
Digunakan secara aktif oleh unit infanteri ringan dan unit reaksi cepat (Quick Reaction Force/QRF) dalam konflik di perbatasan dengan Kamboja, Angkatan Darat Thailand (RTA) belum lama ini memutuskan program upgrade besar-besaran untuk ranpur Styrker 8×8, berupa pemasangan advanced Battle Management System (BMS) dari Leonardo DRS, yang mengubah Styrker menjadi platform tempur digital yang terhubung dalam jaringan. (more…)

Kemampuan Shoot-and-Scoot, yakni mampu menembakkan amunisi pertama dalam waktu kurang dari 30 detik dan dapat segera bergerak untuk menghindari tembakan balasan (counter-battery fire), menjadi ciri khas dari self propelled howitzer (SPH) beroda ban seperti CAESAR (Perancis) dan Archer (Swedia). Berangkat dari keunggulan kemampuan tersebut, Turki pun punya solusi tersendiri yang dapat dipenuhi oleh industri pertahanan dalam negeri. (more…)

Guna meraih kontrak pada program Mobile Tactical Cannon yang dihelat oleh Angkatan Darat AS (US Army), Hanwha Aerospace (melalui anak perusahaannya, Hanwha Defense USA) kini mengembangkan varian baru self propelled howitzer K9 Thunder. (more…)

Meski profil ranpur amfibi ini sudah pernah kami ulas pada artikel terdahulu, namun membahas kembali Armored Wheeled Amphibious Vehicle (AWAV) 8×8 rasanya masih menarik, terlebih untuk pertama kalinya AWAV 8×8 dengan tongkrongan yang besar dan sangar, ikut dipamerkan dalam demo statis di Indo Defence 2024 (11-14 Juni 2025). Apakah akan AWAV akan ditawarkan ke Indonesia? (more…)

Aselsan, perusahaan pertahanan dan teknologi elektronik dari Turki, dikabarkan akan memamerkan beberapa produk alutsista dalam pameran Indo Defence 2024 yang akan dihelat di JIExpo Kemayoran, Jakarta (11-14 Juni 2025). Salah satu yang akan dipamerkan adalah sistem radar pertahanan udara (hanud) mobile dengan fungsi early warning dan tracking berbagai jenis ancaman udara. Radar yang dimaksud adalah Aselsan ALP-300G. (more…)

General Dynamics Land Systems–Canada (GDLS-C) belum lama ini meluncurkan ranpur di kelas roda ban 8×8, melanjutkan kesuksesan LAV 25 dan LAV III, pada pameran pertahanan CANSEC 2025 (28-29 Mei 2025) di Ottawa, diluncurkan ranpur jenis Infantry Fighting Vehicle (IFV) yang diberi label LAV 6.0 MK II. (more…)

Dalam sebuah parade militer di Astana, angkatan bersenjata Kazakhstan belum lama ini memperkenalkan kendaraan tempur (ranpur) Infantry Fightingf Vehicle (IFV) beroda ban, Taimas 8×8. Yang menarik dari Taimas 8×8, ternyata ranpur lapis baja ini dikembangkan melalui kemitraan trilateral yang melibatkan Kazakhstan, Turki dan Cina. (more…)

Setelah dikembangkan sejak tahun 2021 dan telah menggelontorkan dana jutaan dollar, ada kabar mengejutkan datang dari Taiwan, yakni program panser Fire Support Vehicle (FSV) dengan meriam 105 milimeter, CM-32 Clouded Leopard D2 8×8 telah dihentikan pengembangannya. (more…)

Nama ranpur (kendaraan tempur) roda ban ini adalah Rabdan 8×8, statusnya telah dioperasikan Angkatan Darat Uni Emirat Arab, dan bukan produk yang baru-baru amat, lantaran telah diperkenalkan ke publik di ajang IDEX 2019 di Abu Dhabi. Namun, yang menjadi menarik adalah Rabdan 8×8 ternyata mencomot turret dari ranpur IFV BMP-3 buatan Rusia. (more…)

Sebagai negara dengan pengaruh politik paling kuat dan pemangku segudang teknologi inti, maka tak jarang Amerika Serikat mengambil peran dalam persetujuan atas penjualan produk alutsista, meski badan hukum dan basis produksi atas produk yang dimaksud bukan berada di AS. Seperti contoh dalam penjualan dan potensi produksi lokal atas ranpur lapis baja Stryker 8×8 ke India. (more…)