Tag: 4×4

ULV 1000: Rantis Buggy dengan Dua Pilihan Penggerak

Kilas balik ke tahun 2014, Dislitbang TNI AD dan PT Fin Komodo pernah meluncurkan rantis buggy Komodo KIT 250AT. Dan masih berupa rantis model buggy, kedua institusi tersebut kembali merilis rantis baru yang disebut ULV 1000. Dibanding Komodo KIT 250AT yang hanya menggunakan dua seat (kursi), maka ULV 1000 nampak lebih besar ukurannya, rantis dengan rangka tubular ini dilengkapi empat kursi. (more…)

IAG Jaws 4×4: Opsi Baru Rantis Lapis Baja Unit Anti Teror Mabes Polri

Toyota mestinya patut berbangga telah merilis seri Land Cruiser dan Hilux, selain kondang di jagad kendaraan off road sipil. Kehandalan Toyota Land Cruiser rupanya juga menarik minat pengembang industri karoseri pertahanan untuk menciptakan rantis (kendaraan taktis) dari basis Toyota Land Cruiser dan Hilux. Entah yang ‘diambil’ adalah sasis atau mesinnya, di pasaran kini terwujud sosok rantis tangguh yang beberapa dioperasikan untuk kebutuhan pasukan khusus. (more…)

Fox RRV-x: (Lagi) Rantis Serbu dari Platform Toyota Hilux

Di Indo Defence 2016 lalu, BUMN Strategis PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dan PT Jala Berikat Nusantara Perkasa (PT Jala) telah merilis rantis serbu ringan yang diberi label ILSV (Indonesia Light Strike Vehicle). Salah satu yang menarik dari pengembangan rantis tersebut, bahwa sasis dan mesin yang digunakan berasal dari Toyota Hilux. Dan, ternyata jauh di Tanah Britania, Jankel Armouring LTD malahan belum lama ini turut menghadirkan rantis serbu yang juga menggunakan basis Toyota Hilux. (more…)

Lihat Dari Dekat Aligator CPV, Sang Pengendali Tembakkan RM70 Vampire Korps Marinir

Dalam skenario pertempuran, unit infanteri dan kavaleri dapat meminta bantuan tembakkan artileri medan dari baterai MLRS RM70 Vampire Korps Marinir. Mungkin jadi pertanyaan bagi sebagian orang, bagaimana jalur komunikasi yang dilakukan dalam ‘meminta’ bantuan tembakkan tersebut? RM70 Vampire yang bergerak dalam sistem baterai (kompi) dirancang untuk beroperasi secara terintegrasi dengan Command Post Vehicle (CPV), yakni berupa ransus (kendaraan khsusus) Aligator (bukan Alligator-red) 4×4 produksi Kerametal, manufaktur persenjataan dari Slovakia. Aligator CPV inilah yang menjadi hub komunikasi antara unit yang meminta bantuan tembakkan dan unit pucuk RM70 Vampire. (more…)

ILSV 4×4: Rantis Serbu Multirole dengan Sasis dan Mesin Toyota Hilux

indonesian-light-strike-vehicle-ilsv-kendaraan-tempur-karya-bangsa-b865ad

Meski fokus bisnisnya pada produksi dan pengembangan pesawat terbang, namun ini bukan pertama buat PT Dirgantara Indonesia (PT DI) melakukan kolaborasi pada penciptaan rantis (kendaraan taktis). Setelah di tahun 2007 merilis rantis serbu DMV-30 T/A untuk kebutuhan Detasemen Bravo Paskhas TNI AU, kini BUMN Strategis yang bermarkas di Bandung ini kembali meracik rantis serbu ringan yang diberi label ILSV (Indonesia Light Strike Vehicle). (more…)

Barracuda 4×4: Rantis Lapis Baja Buatan Korea Selatan Titisan Jerman

download

Bagi kebanyakan orang, rantis (kendaraan taktis) panser APC (Armoured Personnel Carrier) Barracuda 4×4 adalah ‘identitas’ dari kehadiran Korps Brimob Polri dalam beragam operasi. Eksistensi panser produksi Doosan Infracore, Korea Selatan ini seolah menggeser popularitas Tactica buatan BAE Land System, Inggris. Tactica adalah rantis lapis baja yang kondang digunakan Brimob pada dekade 90-an. (more…)

Ada Raisa di Depan Istana Negara, Siap Mengurai Massa!

P_20160817_180819_BF

Tampilannya lumayan mencolok di sudut utara Jalan Merdeka Barat, dibalut warna hijau loreng, sosok Raisa yang berjarak tak jauh dari gerbang Istana Negara sontak menjadi perhatian banyak orang. Inilah Raisa (Kendaraan Pengurai Massa) yang digelar untuk suatu waktu diperlukan guna mengurai konsentrasi massa di depan Istana dan area sekitar lapangan Monas saat perayaan HUT RI ke-71 hari Rabu lalu. (more…)

Iveco Trakker 380: Truk yang Disulap Jadi Bus Anti Peluru

img_20121119215109_50aa475db05be

TNI menjadikan truk offroad 4×4 sebagai salah satu rantis (kendaraan taktis) untuk menunjang berbagai operasi. Semasa konflik di NAD (Nanggroe Aceh Darussalam), truk TNI tak jarak dipasangi plat baja untuk menahan terjangan proyektil, kemudian populer disebut sebagai “truk anti peluru.” Hampir mirip saat operasi militer di NAD, PT Freeport Indonesia (PTFI) di Timika, Papua juga menggelar truk yang dimodifikasi sebagai bus anti peluru. (more…)