Seputar DSEI 2019Klik di Atas

Skadron Udara 15 Uji Tembak Roket WAFAR, Apa Bedanya dengan Roket FFAR?

Meski saat ini baru dalam proses dilengkapi radar, namun tingkat kesiapan pesawat tempur taktis T-50i Golden Eagle Skadron Udara 15 terus dijaga. Mulai dari latihan terbang malam, sampai penempatan flight di wilayah perbatasan dilakoni secara rutin oleh penerbang tempur pada pesawat yang menyandang label lead in fighter trainer ini. Aktivitas rutin penerbang di skadron ini pun dapat dilihat publik pada akun Instagram @skadronudara15official.

Baca juga: Lama Dinanti, Akhirnya Jet Tempur T-50i TNI AU Bakal Dilengkapi Radar

Dan salah satu aktivitas terbaru dari Skadron Udara 15 adalah uji penembakan roket  di Pulung AWR (Air Weapon Range) dan di Pandan Wangi ASR (Air Shooting Range).  Uji penembakan jenis senjata bom, kanon dan roket tentu sudah lazim dilakukan oleh warga skadron tempur. Untuk penembakan roket, kali ini selain menggunakan roket FFAR (Fin Folding Aerial Rocket), juga digunakan roket WAFAR (Wrap Around Fin Aerial Rocket).

Dikutip dari Instagram Skadron Udara 15 (14/2/2019), dengan menggunakan dua unit T-50i , kadron Udara 15 telah melaksanakan uji dinamis rocket launcher dengan aman dan lancar. Rocket launcher tersebut diisikan 7 roket FFAR dan 7 roket WAFAR.  Nah yang menarik adalah jenis roket WAFAR, pasalnya identitas jenis roket ini jarang terdengar, berbeda dengan roket FFAR yang sudah begitu sering karena masif digunakan oleh helikopter serbu TNI AD dan beragam jet tempur TNI AU sejak masa lalu.

Peluncuran roket FFAR.

Masih dari sumber yang sama, disebutkan pada prinsipinya yang membedakan antara FFAR dan WAFAR dalam latihan uji tembak adalah warhead-nya. FFAR menggunakan smoke warhead dengan kode roket M151, sedangkan WAFAR yaitu RD702 dengan kode MK66. Soal jangkauan disebutkan keduanya sama, hanya saja pada M151 dengan smoke warhead, asap yang dihasilkan lebih banyak.

Lain dari itu, dari sisi desain ada sedikit perbedaan, meski sama-sama mengusung kaliber 70 mm atau 2.5 inchi, ada perbedaaan pada model sirip saat roket meluncur, dimana ada pola bukaan sirip yang berbeda. Salah satu jenis roket WAFAR adalah roket Hydra yang populer digunakan pada helikopter serbu AH-64E Apache.

Rudal AGM-114 Hellfire dan roket Hydra 70.

Baca juga: Roket Hydra 70 – Satu dari Tiga Kombinasi Senjata Maut AH-64E Apache Guardian

Model fin (sirip) pada roket FFAR.

Desain awal roket FFAR dan WAFAR adalah untuk menggasak sasaran di udara (air to air rocket). Adopsi roket FFAR untuk pertempuran udara ke udara cukup masif digunakan dalam Perang Korea. Kemudian seiring permbangan, FFAR lebih banyak difungsikan untuk melibas target di permukaan. Dengan pola tembakan salvo, FFAR yang dilepaskan dari helikopter dan pesawat tempur mampu merobek basis pertahanan musuh. (Bayu Pamungkas)

9 Comments