Singapore AirShow 2020 – Israel Tampilkan Heron MKII, Drone MALE untuk Tugas Mata-mata

Ajang Pameran Dirgantara Singapore AirShow 2020 sebentar lagi akan dihelat, dan salah satu barang baru yang akan diperkenalkan ke publik adalah varian anyar dari drone MALE (Medium Altitude Long Endurance) Heron, yaitu Heron MKII buatan Israel Aerospace Industries (IAI). Sejumlah peningkatan kemampuan ditawarkan dibandingkan seri sebelumnya (Heron MKI) yang sudah lebih dulu dioperasikan AU Singapura, yaitu kapasitas payload lebih besar dan endurance terbang yang lebih lama.

Baca juga: Foto Drone Heron AU Singapura dengan โ€˜Belly Podโ€™ Bocor ke Internet

Dikutip dari Jerusalem Post (29/1/2020), disebutkan Heron MKII kini telah digunakan oleh AU Israel. Dengan perangkat sensor yang lebih baik dan mumpuni, Heron MKII dapat mengumpulkan informasi intelijen dari jarak puluhan kilometer dari jarak tembakan arhanud lawan atau garis perbatasan dengan sensor ELINT (electronic intelligence) dan COMINT (communications intelligence). Heron MKII mempunyai sensor onboard yang memungkinkan operator di Ground Control Station untuk mengakses sejumlah besar data mentah yang berasal dari sensor di drone yang tengah mengudara.

Heron MKII punya bobot maksimum saat tinggal landas 1.350 kg, termasuk di dalamnya payload seberat 470 kg. Sebagai perbandingan, Heron MKI yang dulu sempat dilirik Indonesia, punya bobot maksimum saat tinggal landas 1.250 kg, termasuk payload dengan kapasitas 250 kg. Dilengkapi mesin tunggal Rotax 915 iS, Heron MKII dapat terbang terus-menerus selama 45 jam dan ketinggian maksimum di 10.668 meter.

Bila Heron MKI secara realita dapat terbang 24 jam terus-menerus, maka Heron MKII dapat terbang terus-menerus selama 45 jam pada kecepatan maksimum 259 km per jam. Secara keseluruhan, Heron MKII punya panjang 8,5 meter dan lebar bentang sayap 16,6 meter. (Gilang Perdana)

4 Comments