Sinergi Turki-Pakistan: Jet Tempur JF-17C Block III Azerbaijan Bakal Dibekali Aselpod Targeting Pod

Upaya Azerbaijan dalam memodernisasi kekuatan udaranya kini memasuki babak baru yang ambisius. Pesanan 40 unit jet tempur JF-17C Block III Thunder dari Pakistan tidak hanya membawa peningkatan pada sisi airframe dan radar, tetapi juga akan dilengkapi dengan sistem penargetan mutakhir Aselpod buatan perusahaan pertahanan Turki, Aselsan.
Langkah ini merupakan sebuah loncatan teknologi yang signifikan bagi Azerbaijan. Keputusan tersebut sekaligus membuktikan fleksibilitas dari Pakistan dan Cina dalam memasarkan jet tempur mereka, yang mampu mengintegrasikan subsistem berstandar NATO ke dalam platform buatan Timur.
Aselpod adalah sistem penargetan elektro-optik (targeting pod) generasi terbaru yang dirancang untuk memberikan kemampuan serangan presisi tinggi, baik siang maupun malam hari. Sebagai “mata” eksternal yang dipasang pada badan pesawat, Aselpod memungkinkan pilot untuk mengidentifikasi dan mengunci target dari jarak aman dengan akurasi luar biasa.
Dengan desain silindris dengan bagian kepala (nose) berupa kubah kaca transparan yang dapat berputar (gimbal) untuk mengarahkan sensor elektro-optik, Aselpod punya berat sekitar 240 kg (termasuk unit pendingin internal). Berat ini tergolong standar untuk targeting pod generasi ketiga, memungkinkan pemasangan pada hardpoint pesawat tempur ringan hingga berat. Dari dimensi, Aselpod punya panjang 2,35 meter dan diameter 0,43 meter.
Aselpod – Targeting Pod Berbasis Laser Produksi Turki untuk F-16 Fighting Falcon
Dibalik fisiknya yang ringkas, Aselpod dibekali dengan:
Sensor Termal Generasi Ketiga: Menggunakan kamera infra-merah (IR) resolusi tinggi dan kamera TV siang hari untuk deteksi target jarak jauh dalam segala kondisi cuaca.
Laser Designator & Ranger: Mampu menandai target dengan laser untuk memandu bom pintar (Laser Guided Bombs) serta mengukur jarak target secara presisi.
Pelacakan Multi-Target: Sistem ini dapat melacak beberapa target darat dan laut secara bersamaan, bahkan saat target sedang bergerak cepat.
Stabilisasi Gambar Unggul: Dilengkapi dengan Inertial Measurement Unit (IMU), Aselpod memastikan citra tetap stabil dan jernih meskipun pesawat melakukan manuver ekstrem atau terbang di ketinggian rendah.
🇦🇿🇵🇰🇹🇷 BREAKING: Azerbaijan has ordered 40 ASELPOD systems from Turkey for use on JF-17 Block III fighter jets to be supplied by Pakistan.
Source: SIPRI Report pic.twitter.com/lkgYzduZeV
— Defence Index (@Defence_Index) March 9, 2026
Integrasi Aselpod pada JF-17C Block III Azerbaijan menegaskan bahwa pesawat tempur ini adalah platform yang sangat adaptif. Sebelum menjadi bagian dari armada Azerbaijan, Aselpod telah mencatatkan rekam jejak integrasi yang sukses pada berbagai pesawat tempur ternama, di antaranya F-16 Fighting Falcon, menjadi perangkat standar Angkatan Udara Turki untuk misi serangan presisi, JF-17 Thunder (Varian Sebelumnya), Pakistan telah lebih dulu mengintegrasikan Aselpod pada armada JF-17 mereka, membuktikan kecocokan sistem Turki dengan teknologi Cina-Pakistan, F-4E Terminator 2020, dan CN-235 MPA Turki, digunakan untuk identifikasi target di permukaan laut.
Bagi Azerbaijan, kehadiran 40 unit JF-17C Block III yang dilengkapi Aselpod adalah sebuah game changer. Kombinasi antara radar AESA canggih, rudal jarak jauh PL-15, dan sistem penargetan presisi dari Turki menciptakan paket jet tempur generasi 4.5 yang sangat kompetitif secara biaya namun memiliki taring yang setara dengan jet tempur Barat. (Gilang Perdana)
Makin Mandiri, F-16 Turki Tuntaskan Uji Coba EDPOD – Sistem Pendeteksi Sinyal Radar Lawan



blok timur itu gak ribet kaya blok barat soal senjata, contoh as dan eropa membatasi aim 120 amraam varian tertentu dan meteor, karena blok barat ga ada downgrade sistem jadi nya senjata yang dijual dibatasi varian tertentu
beda dengan rusia dan china yang gak ada batasan tapi mereka kasih versi ekspor (downgrade) : rudal R77-1 beda dengan R77M (original), PL 15E juga beda dengan PL 15 (original)
gw kok gak suka sama jf17 ya, sama sama jet ringan tapi daya muat senjata + jarak jangkau kalah dibanding j10 china, bahkan kaya nya kalah sama f16 juga
klo gw daripada full jf17 mending combine dengan j10 kan lebih enak wkwk, masa kalah sama indo yang lebih beragam
JF-17 nembakin rudal PL-15 ? Emang boleh sama Cina ? Bukannya PL-15 itu kelengkapan rudal untuk J-10C ? Ntar kayak kisah FA-50 yang dibilangin mau dilengkapi AIM-120 eh ternyata nggak boleh sama Amrik.