Sheshnaag-150: Drone Kamikaze India Mirip Shahed-136 Iran, Punya Jangkauan 1.000 Km

Dunia pertahanan global kembali dikejutkan dengan langkah strategis India dalam ajang World Defense Show (WDS) 2026 di Riyadh. Setelah Amerika Serikat, Cina dan Perancis menunjukkan taringnya dalam pengembangan amunisi pintar, kini India resmi memperkenalkan Sheshnaag-150.
Baca juga: Cina Luncurkan Sunflower 200 – Drone Kamikaze ‘Copy-an’ Shahed-136
Drone kamikaze atau loitering munition jarak jauh ini hadir sebagai jawaban India terhadap kebutuhan peperangan modern yang menuntut efektivitas tinggi dengan biaya yang lebih efisien.
Secara visual, konfigurasi yang ditampilkan di WDS memperlihatkan desain sayap delta low-aspect yang kompak dengan sirip dorsal sentral serta bagian propulsi di ekor. Tata letak ini dioptimalkan untuk kemudahan manufaktur massal, volume bahan bakar internal yang maksimal, serta stabilitas saat melakukan jelajah jarak jauh.
Meski pihak pengembang belum merinci metode peluncurannya, angka daya tahan terbang yang muncul dalam berbagai laporan menunjukkan penggunaan arsitektur mesin kecil yang efisien, alih-alih desain bertenaga listrik murni, guna menopang bobotnya yang masuk dalam kelas 150 kg.

Apa yang membuat Sheshnaag-150 lebih dari sekadar drone serangan satu arah biasa adalah penekanan proyek ini pada otonomi dan perilaku kolaboratif antar unit. Pengembangnya, NewSpace Research Technologies (NRT), menitikberatkan pada sistem nirkabel siber-fisik yang cerdas, termasuk kemampuan self-healing swarms, penugasan ulang dinamis (dynamic retasking), serta jaringan mesh tingkat lanjut. Teknologi ini memungkinkan peluncuran beberapa wahana yang saling bekerja sama secara aktif, bukan sekadar terbang di rute yang sama secara bersamaan.
Kemampuan teknis ini didukung oleh performa serangan yang mematikan. Dengan daya tahan terbang sekitar 5 jam dan jangkauan operasional hingga lebih dari 1.000 kilometer, drone kamikaze ini mampu menembus jauh ke dalam wilayah musuh.
Lebih Canggih dari Shahed-136, Inilah LUCAS Drone Kamikaze AS yang Debut Tempur di Venezuela
Dalam aktivitas uji terbang awal, sistem ini dilaporkan berhasil mendemonstrasikan penguncian target dengan tingkat akurasi CEP (Circular Error Probable) hanya 5 meter. Detail ini menempatkan Sheshnaag-150 lebih dekat dengan tingkat presisi rudal jelajah daripada amunisi loitering generasi lama.
Peluncuran Sheshnaag-150 bukan sekadar pamer kekuatan teknis, melainkan perwujudan nyata dari visi “Make in India” yang kini mulai merambah pasar ekspor pertahanan global. Dengan menawarkan solusi serangan jarak jauh yang memiliki akurasi tinggi dan kemampuan kerja sama antar drone yang cerdas, India kini memposisikan diri sebagai pemain kunci dalam peta persaingan teknologi drone tempur dunia, siap bersaing dengan negara-negara adidaya dalam memenangkan peperangan asimetris di masa depan. (Gilang Perdana)


