Shahed-147 – Iran Jadi Negara Keempat di Dunia yang Mampu Produksi Drone HALE

Bila mengacu pada standar internasional, drone yang mampu terbang di ketinggian  10.000 meter ke atas maka dapat digolongkan sebagai drone HALE (High Altitude Long Endurance). Dan sejauh ini, baru Amerika Serikat, Cina dan Turki yang berhasil memproduksi drone HALE. Namun ada kabar anyar datang dari Persia, bahwa Iran boleh jadi adalah negara keempat yang berhasil membuat drone HALE.

Baca juga: Lanud Changi Singapura Jadi Basis Operasi Drone Intai HALE RQ-4 Global Hawk

Disarikan dari beberapa sumber media internasional, drone HALE buatan Iran yang dimaksud adalah Shahed-147 dengan status sebagai reconnaissance UAV alias drone intai. Shahed-147 punya lebar bentang sayap 26 meter, mampu terbang sampai ketinggian 60.000 kaki (18.000 meter) dan dapat menjelajah hingga jarak 1.000 km.

Berbeda dengan drone HALE seperti RQ-4 Global Hawk (AS) dan Soar Dragon (Cina) yang bermesin jet, maka Shahed-147 mengusung mesin turboprop seperti halnya Bayraktar Akinci. Drone dengan desain twin boom ini diwartakan dibekali teknologi canggih seperti Synthetic Aperture Radar (SAR), yang meningkatkan kemampuan pengawasannya ke tingkat yang belum pernah terjadi pada drone buatan Iran sebelum ini.

Baca juga: Cina Tampilkan Perdana CH-6, Drone Tempur HALE Pertama dengan Dua Mesin Jet

Integrasi SAR pada Shahed-147 memungkinkan untuk menghasilkan citra resolusi tinggi bahkan dalam kondisi cuaca yang sangat menantang. Penggunaan SAR memperkuat posisi Iran sebagai pemain kunci dalam armada drone mata-mata di masa depan. Sayangnya, informasi tentang Shahed-147 masih sangat terbatas. (Gilang Perdana)

6 Comments