Sesama Kapal Selam Nuklir, USS Helena (Los Angeles Class) Bayangi K-561 Kazan (Yasen M Class) di Kuba

K-561 Kazan memasuki pelabuhan Havana.

Amerika Serikat dan Kanada sejatinya tak perlu repot-repot untuk mengerahkan pesawat intai maritim P-8A Poseidon dan P-3 Orion dalam memburu kapal selam serang nuklir Rusia K-561 Kazan (Yasen M class) yang diduga melintas tak jauh dari Florida, pasalnya K-561 Kazan dengan ‘santai;’ justru berlayar di permukaan saat memasuki pelabuhan Havana di Kuba, bergabung dengan frigat Admiral Gorshkov.

Baca juga: Kerahkan P-8A Poseidon dan P-3 Orion, AS dan Kanada Buru Kapal Selam Nuklir Rusia K-561 Kazan di Lepas Pantai Florida

Meski sosok Kazan telah terungkap, namun tahukah Anda, bahwa AS telah menjalankan operasi buru kapal selam yang lebih dari sekedar pengintaian lewat udara.

Seperti dikutip Business Insider, sebuah kapal selam serang Angkatan Laut AS baru saja tiba di Kuba, tak lama setelah kapal selam Rusia muncul di sana. Kapal selam tersebut adalah USS Helena (Los Angeles class) berada di Teluk Guantanamo, sedangkan kapal selam Rusa Kazan berada di dekat Havana.

Sebuah kapal selam serang bertenaga nuklir USS Helena tiba di Kuba pada hari Kamis, ungkap Pentagon, menempatkan kapal selam AS berada ddi negara Karibia tersebut pada saat yang sama dengan kedatangan salah satu kapal selam paling tangguh Rusia.

US Southern Command mengatakan USS Helena saat ini berada di Teluk Guantanamo sebagai bagian dari kunjungan pelabuhan rutin sambil melakukan “misi keamanan maritim global dan pertahanan nasional” melalui wilayah tanggung jawab US Southern Command.

USS Helena adalah kapal selam Los Angeles class yang mulai dioperasika pada akhir tahun 1980an dan dapat dipersenjatai dengan torpedo, rudal jelajah Tomahawk, dan rudal anti-kapal Harpoon.

Sementara itu, lebih dari 500 mil (804 kilometer) jauhnya di sisi lain Kuba, di perairan dekat Havana, terdapat armada kapal angkatan laut Rusia yang tiba minggu ini menjelang latihan maritim di Karibia. Salah satu kapal tersebut adalah Kazan, kapal selam rudal jelajah bertenaga nuklir Yasan class.

Juru bicara US Southern Command mengatakan kedatangan USS Helena di Kuba bukanlah respons langsung terhadap kapal angkatan laut Rusia. “Aktivitas Rusia tidak menimbulkan ancaman atau kekhawatiran bagi Amerika Serikat, dan kami tidak melihat alasan untuk mengubah aktivitas rutin yang direncanakan sebelumnya sebagai respons terhadap aktivitas Rusia di kawasan tersebut,” kata mereka.

Kunjungan ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Moskow terkait perang Ukraina. AS baru-baru ini mencabut beberapa pembatasan terhadap warga Ukraina, sehingga mengizinkan Kyiv untuk menyerang wilayah Rusia dengan senjata buatan Amerika, sebuah tindakan yang ditanggapi dengan kemarahan oleh Kremlin.

Kapal Selam Serang Bertenaga Nuklir Rusia K-561 Kazan (Yasen class) Berlayar ke Kuba, Hanya Berjarak 150 Km dari Miami

Sabrina Singh, wakil juru bicara Pentagon, mengatakan AS telah melacak pergerakan angkatan laut Rusia dan menggambarkan kunjungan pelabuhan tersebut sebagai kunjungan “rutin” yang tidak mengejutkan.

“Kami akan selalu memantau setiap kapal asing yang beroperasi di dekat perairan teritorial AS,” kata Singh dalam pengarahan pada hari Rabu. “Tentu saja kami menganggapnya serius, namun latihan ini tidak menimbulkan ancaman bagi Amerika Serikat.”

USS Helena
Meksi berusia tua dan kalah modern dari K-561 Kazan (Yasen M class), profil USS Helena SSN-725 (Los Angeles class) tetap menarik untuk dicemati. Kapal selam ini dibangun oleh Newport News Shipbuilding and Dry Dock Company, Newport News, Virginia. Peletakan Lunas dilakukan pada 28 Maret 1985, dan kapal diluncurkan pada 28 Juni 1986. Baru kemudian pada 11 Juli 1987, USS Helena resmi dioperasikan Angkatan Laut AS.

USS Helena

USS Helena punya panjang 110,3 meter, lebar 10 meter dan tenaga penggerak satu reaktor nuklir S6G, dua turbin uap, dan satu poros baling-baling. Kecepatan kapal selam lebih dari 25 knots di bawah air.

USS Helena dilengkapi empat tabung torpedo 21 inchi (533 mm) untuk meluncurkan torpedo Mark 48 dan rudal anti-kapal Harpoon.Bila Kazan mampu meluncurkan rudal jelajah jarak jauh Kalibr, maka USS Helena juga punya kemampuan meluncurkan rudal jejalah jarak jauh Tomahawk.

USS Helena punya kedalaman operasional 244 meter. Nama Kapal ini dinamai sesuai dengan kota Helena, ibu kota negara bagian Montana, Amerika Serikat. (Gilang Perdana)

Kabar Baik Bagi Negara Pemburu Kapal Perang Bekas, Angkatan Laut AS Pensiunkan 19 Kapal di Tahun 2025, Ada Ticonderoga sampai Los Angeles Class

2 Comments