Samudra Prahari – Kapal Patroli Penjaga Pantai India Sambangi Asia Tenggara, Tandingi CCG?

Dengan tonase yang besar, selama ini kapal-kapal patroli Penjaga Pantai Cina (China Coast Guard) kerap berlayar jauh untuk mengawal pergerakan kapal nelayan Cina yang memasuki zona yang menjadi sengekat internasional. Meski belum tentu berkaitan, India sebagai ‘musuh bebuyutan’ Cina dalam konflik perbatasan, rupanya tak ingin ketinggalan pamor dalam pengerahan kapal patroli penjaga pantai dalam pelayaran jarak jauh.

Baca juga:Β Haijing 3901 (CCG 5901) Masuki Perairan Natuna, Inilah Kapal Penjaga Pantai Terbesar di Dunia

Dikutip dari economictimes.indiatimes.com (17/9/2023), Kapal Penjaga Pantai India – Indian Coast Guard (ICG) Samudra Prahari (Samudra class), sebuah kapal khusus pengendali polusi (Pollution Control Vessel), saat ini sedang ditempatkan di luar negeri ke negara-negara ASEAN, kata para pejabat pada hari Minggu. Pengerahannya dilakukan mulai 11 September hingga 4 Oktober, menurut pernyataan resmi.

Pengerahan ini merupakan bagian dari inisiatif India di ASEAN untuk menanggapi polusi laut, yang menunjukkan kemampuan ICG dalam menanggapi polusi dan komitmennya untuk mengatasi masalah polusi laut dan meningkatkan kapasitas di wilayah tersebut, kata pernyataan itu.

Kapal patroli ini dilengkapi dengan helikopter Chetak dalam konfigurasi respons polusi, sehingga meningkatkan kemampuannya di area tersebut. Inisiatif ini diumumkan oleh Menteri Pertahanan Rajnath Singh pada pertemuan para menteri pertahanan ASEAN dan juga pada pertemuan di Kamboja pada November 2022, tambahnya.

Selama penempatan, kapal tersebut dijadwalkan melakukan kunjungan pelabuhan di Bangkok, Ho Chi Minh City, dan Jakarta. Hal ini akan menunjukkan kemampuan ICG dalam menanggapi polusi dan dedikasinya terhadap upaya kolaboratif dalam menanggapi polusi laut, kata para pejabat.

Meski disebut sebagai Pollution Control Vessel, Samudra class adalah jenis kapal pengaga pantai yang canggih dengan kemampuan khusus. Samudra class terdiri dari tiga kapal – Samudra Prahari CG201, Samudra Paheredar CG202 dan Samudra Pavak CG203.

Samudra class dibagun oleh galangan lokal ABC Shipyard di Gujarat. Namun, rancangan kapal ini dilakukan oleh Rolls-Royce Holdings. Samudra class memiliki panjang 94 meter, dengan bobot perpindahan 3300 ton dan draft maksimum 4,5 meter. Kapal tersebut dirancang untuk mencapai kecepatan 20,5 knot.

Samudra class mempunyai daya jelajah 6.500 mil laut (setara 11.000 km) dengan kecepatan ekonomis dan mampu bertahan di laut selama 20 hari. Kapal tersebut diawaki oleh 10 perwira dan 100 pelaut yang berspesialisasi dalam berbagai bidang ilmu.

Pollution Control Vessel
Kapal ini punya kemampuan khusus untuk penahanan, pemulihan, pemisahan dan penyebaran polutan. Sistem kontrol berteknologi tinggi memungkinkan tugas simultan dilakukan oleh satu operator. Kapal ini dilengkapi dengan peralatan pengendalian polusi terbaru termasuk dua lengan penyapu kaku (rigid sweeping arms) yang memungkinkan kapal menahan tumpahan minyak saat bergerak. Serta perangkat lunak canggih akan membantu dalam memprediksi penyebaran pola tumpahan minyak yang kompleks.

Kapal ini dirancang untuk mengambil minyak paling ringan hingga paling kental dengan kecepatan 300 ton per jam. Air yang terkontaminasi dapat dipompa ke kapal dan dianalisis di laboratorium. Minyak tersebut kemudian dapat dipisahkan dan disimpan dalam tangki penyimpanan berkapasitas 300 ton atau 1000 ton dalam tongkang tiup yang dapat ditarik di belakang kapal untuk mengosongkan ruang dek. Kapal ini juga dilengkapi dengan sistem pemadam kebakaran dan penyelamatan.

Tetap Mampu Lakukan Penindakan di Lautan
Sebagai kapal patroli penjaga pantai, Samudra class tak dibiarkan ‘ompong.’ Untuk peran sekundernya mencakup patroli masa damai, pemadaman kebakaran, dan penyelamatan. Untuk penegakan hukum maritim, pengawasan ZEE, anti penyelundupan, dan perlindungan perikanan, kapal ini dibekali dengan kanon otomatis CRN 91 Naval Gun kaliber 30 mm, helikopter ringan, lima High Speed Boat dan empat Water Scooter.

Sistem Pengawasan Infra Merah juga dipasang di kapal sehingga memberikan kemampuan tambahan bagi awak kapal untuk mendeteksi target di malam hari. Kapal-kapal tersebut juga dilengkapi dengan sistem pemadam kebakaran dan penyelamatan.

Baca juga:Β Kapal Penjaga Pantai Cina Makin Garang, Ada Potensi Berubah Peran Jadi Kapal Kombatan

Samudra class ditenagai 2 x Bergen Diesel B32, 40 L6P(3000KW each) dan 1 x 883 KW UlsteinAquamaster bow thruster. Khusus untuk Samudra Prahari yang akan bertandang ke Jakarta, kapal ini diluncurkan pada 20 Meret 2007 dan resmi beroperasi pada 9 Oktober 2010 dengan basisnya di Mumbai. (Gilang Perdana)

3 Comments