Rusia Produksi ‘Bom Pintar’ FAB-3000, Punya Bobot 3 Ton dengan Radius Ledakan 900 Meter

FAB-3000

Keluarga bom konvensional atau dumb bomb FAB (Fugasnaya Aviatsionnaya Bomba) series buatan Rusia, serasa tidak ada matinya. Sempat dikira redup pamornya kala era bom pintar mengemuka, namun dalam perang di Ukraina, bom FAB jusrtu sukses diadaptasi oleh Rusia dengan integrasi sistem pemandu berikut modul sayap lipat, menjadikan FAB naik predikat sebagai ‘bom pintar.’

Baca juga: Rusia Sulap ‘Dumb Bomb’ FAB-250 Jadi Bom Berpemandu di Perang Ukraina

Dengan dinamika peperangan yang kian kompleks, ada kabar bahwa Rusia tengah merancang varian bom FAB yang lebih besar dengan integrasi modul UMPK (Unifitsirovannyi Modul Planirovaniya Korrektsii) – modul peluncuran dan koreksi terpadu. Bila selama ini yang dilepaskan dari pembom tempur Su-34 Fullback adalah bom FAB-250 (berat 250 kg) dan FAB-500 (berat 500 kg), maka Rusia akan melibatkan varian bom FAB yang lebih besar dengan daya hancurnya lebih mengerikan, yakni FAB-3000.

Seperti dikutip Bulgarianmilitary.com, berbagai sumber di Rusia, seperti media pemerintah, pengamat, dan berbagai pengguna media sosial, mengungkap video bertanggal 21 Maret, yang menampilkan Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu, berkunjung ke Pabrik yang diberi nama Y. M. Sverdlov, di Dzerzhinsk, yang terletak di wilayah Nizhny Novgorod. Rekaman tersebut dengan jelas menampilkan kumpulan amunisi yang disiapkan untuk dipresentasikan kepada menhan Rusia.

Sumber-sumber Rusia telah mengungkapkan bahwa bom FAB-3000 sekarang sedang diproduksi massal, menunjukkan bahwa instalasi penting Ukraina kini dalam ancaman yang lebih besar.

Seperti halnya FAB-250, FAB-500 dan FAB-1500, bom FAB-3000 juga bukan ‘barang baru’ lagi. FAB-3000 telah diciptakan Uni Soviet sejak tahun tahun 1946. Berbeda dengan FAB-500 dan FAB-1500, ukuran FAB-3000 yang besar membatasi wahana peluncurannya hanya dapat dilakukan oleh pembom strategis Tu-22M3 Backfire. Dan satu unit Tu-22M3 hanya mampu membawa dua bom ini dalam satu penerbangan.

Dengan panjang lebih dari tiga meter dan bobot tiga ton, bom ini membawa daya ledak yang hebat sebesar 1,4 ton TNT (trinitrotoluena). Senjata raksasa ini menggunakan sistem tiga sekering untuk meningkatkan keandalan. Radius ledakan FAB-3000 sangat menakutkan dan dapat menciptakan kehancuran kolateral, yakni mencapai 900 meter.

Seperti FAB-250 dan FAB-500, FAB-3000 akan dipasangi modul UMPK, yang terdiri dari satu set sayap, sistem kendali tingkat atas, dan penerima GPS. Kombinasi ini merevolusi penggunaan bom tradisional. Salah satu keuntungan signifikan adalah jarak luncur yang lebih jauh dari sayap, sehingga menjamin keselamatan pesawat dan awaknya.

Namun, ini lebih dari sekedar menempuh jarak yang lebih jauh. UMPK dilengkapi sistem panduan yang terhubung ke penerima GPS untuk akurasi titik dalam serangan. Sistem ini mengelola informasi pelacakan real-time dari GPS untuk membuat perubahan yang diperlukan pada jalur luncur bom.

Di medan perang saat ini, akurasi sangatlah penting. Memasang modul UMPK pada sebuah bom akan mengubah “bom bodoh” menjadi “bom pintar”. Bom tidak jatuh begitu saja tanpa tujuan – dengan UMPK, bom meluncur menuju sasarannya, menyesuaikan dengan elemen seperti angin dan sasaran bergerak. (Gilang Perdana)

Ngeri! Rusia Sulap ‘Dumb Bomb’ Seberat 1,5 Ton Jadi Bom Berpemandu di Perang Ukraina

2 Comments