Rosoboronexport Pamerkan GRK 700 Vizir – USV Multirole dengan Tenaga Hibrida

Rosoboronexport JCC (bagian dari Rostec State Corporation) yang merupakan agen penjualan ekspor persenjataan Rusia, mengumumkan untuk pertama kalinya akan memperkenalkan beberapa seri drone laut atau Unmanned Surface Vehicle (USV) dalam International Maritime Defence Show “Fleet 2024” di Kronstadt (St. Petersburg) pada 19-21 Juni 2024. Salah satu USV adalah GRK 700 Vizir yang dirancang untuk misi multirole dalam meladeni peperangan mordern.

Baca juga: GShG-7.62 “Minigun” – Senjata Laras Putar Andalan Rusia untuk Hancurkan USV Kamikaze

Dikembangkan oleh KMZ (Kingisepp Machine Building Plant), Vizir adalah USV dengan tenaga penggerak hibrida (hybrid), yang mana sebagian sumber tenaga disokong dari baterai (listrik). USV ini dapat dipersenjatai dengan senapan mesin kaliber besar dan rudal ringan untuk mempertahankan diri dari potensi ancaman seperti drone USV lawan.

Dengan sekali pengisian daya, Vizir dapat menempuh jarak hingga 600 kilometer dengan kecepatan rendah. Namun seiring bertambahnya kecepatan, jangkauannya akan berkurang, meski bisa mencapai kecepatan hingga maksimum 80 kilometer per jam.

Vizir dapat memetakan wilayah pesisir dan dasar laut serta dapat dilengkapi dengan alat sonar canggih. Pihak pengembang menyebut dapat mengendalikan hingga enam unit Vizir secara bersamaan hanya dari satu stasiun kendali.

Fitur unik dari USV ini adalah sistem navigasi bawaannya, yang memungkinkannya kembali ke pangkalannya secara mandiri. Jika Vizir terancam atau tertangkap, maka ada protokol untuk mengalihkan ke titik evakuasi yang aman. Vizir dapat melaksanakan berbagai tugas – mulai dari mengerahkan pasukan di lokasi tertentu, menjaga jarak aman di lepas pantai, hingga kembali ke markasnya secara mandiri.

Dari spesifikasi, lambung Vizir terbuat dari fiberglass, dan punya kapasitas muatan hingga 500 kg, mobilitas operasional 500 km (atau 270 mil laut) jika menggunakan mesin listrik, kecepatan maksimum 43 knots.

Pihak Rusia menyatakan bahwa Vizir dibuat seluruhnya dari peralatan yang diproduksi di dalam negeri, termasuk fathometer, side scan sonar, sistem kendali jarak jauh, sistem komunikasi dan navigasi. Algoritma tersebut dapat secara mandiri membawa drone kembali ke pangkalan angkatan laut jika koneksi terputus.

GRK-700 Vizir dapat berubah peran menjadi drone kamikaze, serupa dengan yang digunakan Angkatan Laut Ukraina untuk menyerang kapal perang, pangkalan angkatan laut, dan galangan kapal Rusia. (Gilang Perdana)

[Video] Helikopter Kamov Ka-29 Helix-B AL Rusia Buru dan Hancurkan USV Kamikaze Ukraina