Reward untuk Prajurit Rusia, “Tiap Satu Unit MBT Leopard yang Dihancurkan Dapat 1 Juta Rubel”

Kemenangan dalam pertempuran akan dipegaruhi oleh beragam faktor, selain kecanggihan alutsista, motivasi dan militansi prajurit di palagan pertempuran adalah faktor yang juga sangat menentukan. Seperti pada perang di Ukraina yang berlarut dan berlangsung hampir dua tahun, maka urusan mendongkrak motivasi bertempur prajurit adalah kunci.

Baca juga: Di Tangan Hamas, Rudal Anti Tank Kornet Sukses Pukul Mundur MBT Israel di Gaza

Dan memasuki season peperangan kavaleri jilid baru, yang mana pasokan Main Battle Tank (MBT) dari AS dan Barat terus berdatangan memperkuat Ukraina, maka kubu Rusia memerlukan siasat baru, yang tak melulu berpegang pada keunggulan senjata anti tank.

Dikutip dari RIA Novosti – russian.rt.com (7/11/2023), disebutkan bahwa militer Rusia memberikan reward kepada prajurit yang berhasil menghancurkan setiap MBT dalam perang di Ukraina. Seperti belum lama ini, prajurit Western Group of Forces of the Russian Armed Forces, menerima tidak hanya lencana penghargaan, melainkan prajurit yang berhasil merontokan MBT Leopard 2 mendapat serifikat pembayaran, yakni senilai 1 juta rubel (sekitar Rp169 juta) untuk setiap MBT yang dihancurkan.

Untuk menciptakan efek viralitas, penyerahan 1 juta rubel dilakukan oleh penyani top Rusia Grigory Leps dan presenter TV Yulia Baranovskaya. Sebelumnya, Leps telah membayar seorang prajurit dengan call sign Venom 1 juta rubel untuk tank MBT Leopard yang rusak. Masih dari sumber yang sama, dikatakan beberapa penghargaan serupa telah diberikan otortitas militer kepada prajurit yang bertugas di medan tempur.

“Tugas kami adalah mencegah musuh maju ke posisi kami. Saat tank Leopard mendekat, saya sudah berada di posisinya. Dan dengan satu tembakan saya menghancurkan tank itu. “Dia menyala seperti lilin bengal,” kata pemimpin pasukan dengan call sign “Pomor.”

Tentang jenis senjata yang digunakan adalah rudal anti tank Kornet. Rudal yang belakangan naik pamor setelah digunakan milisi Hamas, disebut juga mengambil peran siginifikan dalam peperangan di Ukraina.

Komposisi dari sistem Kornet terdiri dari rudal 9M133 bersama dengan peluncur tripod 9P163-1 dan perangkat penglihatan termal 1PN79-1, yang kesemuanya membentuk sistem rudal 9K135, yang dapat dibawa dan dioperasikan oleh dua personel infanteri.

Baca juga: Ukraina Kehilangan Tiga Unit MBT Leopard 2 dalam Serangan Rusia Berturut-turut

Dengan detonasi impact fuze, rudal Kornet dapat menyerang sasaran sejauh maksimal 5.500 meter. Mengandalkan sistem pemandu laser beam riding, tingkat akurasi rudal ini mencapai 5 meter. (Gilang Perdana)

4 Comments