Ranpur Rheinmetall Boxer 8×8 Block II Dirancang dengan Input Desain dari Prajurit AD Australia

Lantaran membeli dalam jumlah besar, Australia mendapatkan hak eksklusif dalam pengadaan kendaraan tempur (ranpur) Boxer 8×8, termasuk kebagian porsi untuk berkontribusi dalam desain ranpur roda ban produksi Rheinmetall tersebut. Kontribusi desain untuk Boxer 8×8 disebut berdasarkan input dan saran langsung dari personel Angkatan Darat Australia (Australian Army) yang selama ini telah mengoperasikan batch perdana Boxer 8×8.

Baca juga: Australian Army Umumkan Kemampuan Operasional Awal Ranpur Rheinmetall Boxer 8×8

Mengambil lokasi di fasilitas pengembangan Rheinmetall di Unterluss, Jerman, personel Angkatan Darat Australia dari 2nd/14th Light Horse Regiment (Queensland Mounted Infantry) (2/14 LHR [QMI]) secara aktif berpartisipasi dalam pengujian dan pengembangan varian terbaru dari Boxer 8×8 Combat Reconnaissance Vehicle (CRV).

Disebut sebagai Boxer 8×8 CRV Block II, ranpur ini rencananya akan mulai dikirim ke Australia pada tahun ini. Selain menguji tembak kanon MK30-2 dan senapan mesin MAG58, serta mengevaluasi kemampuan amunisi baru yang dapat diprogram. Fokus lain dari para personel Australian Army adalah menguji kemampuan kubah (turret) Lancer 2.0 yang dipasang pada Boxer 8×8 Block II.

Boxer 8×8 CRV Block II adalah versi lanjutan dari kendaraan pengintai tempur yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan militer modern akan pengintaian, pengawasan, dan kemampuan tempur. Evolusi Boxer CRV ini adalah hasil kolaborasi erat antara Australia dan Jerman, yang bertujuan untuk menyediakan kendaraan lapis baja yang sangat mobile, modular, dan mudah beradaptasi untuk berbagai misi medan perang.

Keunikan Boxer 8×8 CRV Block II terletak pada desain modularnya yang memungkinkan penambahan atau modifikasi modul berdasarkan kebutuhan spesifik misi. Kendaraan ini dilengkapi dengan turret Lance 2.0 (dengan dua awak) yang ditingkatkan dan mampu menembakkan amunisi yang dapat diprogram serta peluru standar kaliber 30 mm.

Selain itu, Boxer Block II mengintegrasikan sistem pengintaian dan pengawasan canggih, secara signifikan meningkatkan kesadaran situasional awak dan kemampuan untuk mendeteksi dan menyerang target secara akurat.

Masukan dari prajurit, yakni berdasarkan pengalaman praktis mereka dengan versi sebelumnya, sangat penting dalam merancang model turret baru ini. Hal ini mencakup peningkatan keselamatan kru, yang ditandai dengan diperkenalkannya pintu evakuasi darurat bagi pengemudi, sebuah fitur yang menurut personel Australia dapat lebih meyakinkan dalam pengoperasian.

Keterlibatan personel AD Australia melampaui pengujian untuk berpartisipasi dalam kelompok kerja dengan Rheinmetall di Kassel, yang bertujuan untuk mengeksplorasi perbaikan desain Boxer di masa depan, seperti mengintegrasikan sistem perlindungan aktif. Mereka juga diberi pengarahan tentang program pengujian balistik dan ledakan yang dilakukan di Jerman dan Australia, sehingga mendapatkan wawasan tentang standar keselamatan dan kinerja yang ketat yang harus dipenuhi oleh kendaraan tersebut.

Angkatan Darat Australia telah menerima 25 unit Boxer 8×8 Block I antara tahun 2019 dan 2021 sebagai kemampuan kavaleri sementara, selanjutnya Australia akan meningkatkan armada lapis bajanya dengan penambahan 186 unit Boxer 8×8 Block II.

Pada 2 Juni 2021, Rheinmetall dari Jerman telah mengapalkan bacth pertama yang terdiri dari 25 unit Boxer 8×8 pesanan Australia. Ke-25 unit Boxer 8×8 yang dikirim adalah 12 unit varian intai tempur (combat reconnaissance) dan 13 unit adalah varian multipurpose. Varian intai tempur akan diakuisisi sebanyak 131 unit dan menjadi varian terbesar dari total 244 unit Boxer 8×8 yang dibeli militer Negeri Kanguru.

(Australian Army)

Inisiatif pengembangan pada Block II mencerminkan komitmen untuk memanfaatkan pengalaman prajurit guna mengembangkan kendaraan tempur yang lebih efektif, aman, dan berteknologi maju untuk operasi masa depan. (Bayu Pamungkas)

Bikin Kejutan! Rheinmetall Tampilkan Ranpur Boxer dalam Platform Roda Rantai