Qatar Upgrade Ranpur APC VAB 6×6, Inilah yang Berubah

Ada kesamaan alutsista antara Indonesia dan Qatar, yakni sebagai pengguna kendaraan tempur (ranpur) APC Véhicule de l’Avant Blindé (VAB) buatan Perancis. Persisnya, Batalyon Kavaleri 7 Pragosa Satya – Kodam Jaya, adalah operator VAB 4×4, sejak era 90-an. Sementara Angkatan Darat Qatar adalah pengguna VAB 6×6.

Baca juga: Datang dari Perancis, Ranpur VAB MK3 6×6 dengan Logo Pindad Tampil di Indo Defence 2022

Meski usianya tak lagi muda, namun, ada upaya dari militer Qatar untuk melakukan upgrade pada armada VAB 6×6 yang ada, ketimbang mengakuisi ranpur baru yang ditawarkan produsen, yakni VAB MK3 (oleh Pindad disebut Anoa 3). Lantas apa saja upgrade yang dilakukan Qatar pada VAB 6×6? Serta vendor mana yang dilibatkan dalam proses upgrade ini?

Dikutip dari Janes.com (2/6/2023), disebut Qatar meluncurkan VAB 6×6 yang telah dimodifikasi pada 31 Mei 2023, yakni ketika Kementerian Pertahanan Qatar merilis sebuah video yang menunjukkan beberapa ranpur tersebut sedang digunakan dalam latihan.

Video tersebut menunjukkan siswa dari kursus Diploma Ilmu Militer menggunakan tiga unit VAB 6×6 untuk mensimulasikan serangan di fasilitas pelatihan pantai di utara Dukhan sebagai bagian dari Latihan ‘Lebsair’.

VAB 6×6 hasil upgrade telah dilengkapi dengan konsol remote control weapon station (RCWS) Aselsan SARP yang berisi senapan mesin berat kaliber 12,7 mm dan kamera pengintai jarak dekat yang memberikan kesadaran situasional 360 derajat.

Serhan Özsoy, Direktur Program Aselsan Land and Weapon Systems, mengatakan bahwa perusahaannya juga telah melengkapi VAB 6×6 Qatar dengan radio baru dan sistem komunikasi internal. Ia mengatakan bahwa 50 unit VAB 6×6 telah ditingkatkan dan dikirimkan empat bulan sebelum Piala Dunia FIFA 2022 di Doha.

Dari aspek desain, VAB 6×6 hasil upgrade melakukan modifikasi pada knalpot, yang mana knalpot lama telah dilepas dari sisi kanannya dan yang baru dipasang di sisi kirinya, yang menunjukkan bahwa panser ini telah dilengkapi dengan mesin baru, kemungkinan mesin diesel MD7 340 hp yang digunakan di VAB MK3.

Baca juga: Ranpur VAB MK3 6×6 Terintegrasi dengan Drone Lewat Kabel, Terbang Tanpa Batasan Waktu!

Sementara propeller dan layar flotasi lipat (folding flotation screen) juga telah dilepas. Hal ini kemungkinan karena kedua fitur untuk operasi ‘amfibi’ tersebut tidak terlalu dibutuhkan oleh militer Qatar.

Arquus, pabrikan VAB dari Perancis, merilis foto pada Februari 2023 yang menunjukkan empat unit VAB sedang dimodifikasi dengan cara ini di pabriknya. Dilaporkan pada Juni 2021 bahwa Arquus meningkatkan 24 VAB untuk pelanggan di Timur Tengah yang tidak disebutkan identitasnya. (Bayu Pamungkas)

One Comment