Update Krisis IranKlik di Atas

“Proyek Roro Jonggrang” – Kore Utara Berhasil Pulihkan dan Luncurkan Kembali Destroyer yang Gagal Meluncur di Awal Mei

Bagi Kim Jong Un, harga diri bangsa adalah segala-galanya, dan ketika ‘dipermalukan’ dengan kegagalan peluncuran unit kedua kapal perusak (destroyer) Choe Hyon class pada awal bulan Mei lalu, maka kemurkaan Kim dan bayang-bayang hukuman berat telah membuat segala yang tak mungkin menjadi mungkin.

Baca juga: Kim Jong Un Murka, Peluncuran Unit Kedua Destroyer Choe Hyon Class Gagal Akibat Kecelakaan Besar

Dan ibarat ‘Proyek Roro Jonggrang” kini destroyer yang telah menyandang nama “Kang Kon” dengan nomer lambung 52 telah kembali diluncurkan pada 12 Juni 2025, atau hanya berselang satu bulan sejak peluncuran yang gagal.

Kantor Berita Korea Utara – KCNA menyebut, Korea Utara mengatakan telah berhasil meluncurkan kembali kapal perusak terbarunya yang berbobot 5.000 ton, kurang dari sebulan setelah terbalik selama upaya peluncuran pertama, demikian laporan media pemerintah.

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, bereaksi keras terhadap kegagalan peluncuran pada awal bulan Mei, dan menuntut agar kapal itu segera diperbaiki. Setidaknya empat pejabat – tiga pejabat galangan kapal dan satu pejabat senior telah ditangkap atas insiden tersebut.

Media pemerintah mengatakan kapal itu kini telah sepenuhnya diperbaiki. Namun mengingat seberapa cepat kapal itu diluncurkan kembali, para ahli mempertanyakan apakah perbaikannya benar-benar selesai.

Kim dan putrinya, Kim Ju Ae, mengawasi peluncuran hari Selasa di Pelabuhan Rajin di utara negara itu. Kapal perang ini adalah salah satu dari dua kapal perusak angkatan laut baru berbobot 5.000 ton yang dibangun Korea Utara selama setahun terakhir dan diluncurkan sejak April.

Sifat Korea Utara yang sangat tertutup membuat hampir mustahil untuk mengonfirmasi pengumumannya secara independen tentang perbaikan kapal. Pakar luar sebelumnya mengatakan masih belum jelas seberapa parah kerusakan kapal perusak kelas 5.000 ton itu dan mempertanyakan pengumuman Korea Utara bahwa mereka dapat memperbaiki kerusakan kapal itu dalam waktu dekat.

Kapal-kapal itu kini menjadi kapal terbesar yang dimiliki Pyongyang dalam armadanya dan secara teori, mampu meluncurkan senjata nuklir. Kim telah memprioritaskan pengembangan angkatan laut bersenjata nuklir, dan mengatakan bahwa ia berencana untuk membangun dua kapal perusak lagi tahun depan.

Citra Satelit Ungkap Kawanan Balon Udara Misterius di Atas Destroyer Korea Utara yang Rusak Saat Peluncuran

Kim menegaskan kembali klaim sebelumnya bahwa peningkatan angkatan lautnya merupakan respons yang dibenarkan terhadap ancaman yang dirasakan yang ditimbulkan oleh Amerika Serikat dan sekutunya di Asia, yang dalam beberapa tahun terakhir telah memperluas latihan militer gabungan mereka dan memperbarui strategi pencegahan mereka untuk melawan ambisi nuklir Kim.

Kapal perusak itu diberi nama Kang Kon, diambil dari nama seorang jenderal Korea Utara yang tewas dalam Perang Korea. Menurut KCNA, Kim berbicara pada acara hari Jumat, dengan mengatakan bahwa peluncuran awal yang gagal tidak menghambat program modernisasi militer Korea Utara. (Gilang Perdana)

Di Luar Prediksi, Korea Utara Berhasil Mengapungkan Destoyer Choe Hyon Class yang Rusak Saat Peluncuran