Prototipe Kedua KF-21 Boramae Lakukan High Angle of Attack (AoA) Tests, Apakah Itu?

Menjelang produksi massal, jet tempur rancangan Korea Selatan – Indonesia, KF-21 Boramae dikabarkan melakukan high angle of attack (AoA) tests. Pengujian tersebut dimulai pada bulan Januari ini dengan menggunakan prototipe kedua dari enam prototipe KF-21. Prototipe kedua KF-21 dilengkapi dengan spin recovery chute untuk melakukan high angle of attack tests.

Baca juga: Dengan Warna Cat Lebih Gelap, Prototipe Kedua KF-21 Boramae Sukses Terbang Perdana

Dikutip flightglobal.com (31/1/2024), pengujian high AoA dilakukan di atas lautan dekat fasilitas produksi Sacheon milik Korea Aerospace Industries (KAI). Untuk mencegah kemungkinan hilangnya kendali, saat uji coba pesawat dilengkapi dengan saluran pemulihan putaran (spin recovery chute) di antara ekor kembarnya.

Video dari DAPA (Defense Acquisition Program Administration) menunjukkan pesawat berputar ke AoA sekitar 70 derajat sebelum pilot mendorong hidungnya ke bawah, menyelesaikan manuver. Selama manuver high AoA yang dilakukan pada ketinggian 38.000 kaki (11.582 meter), kecepatan udara jet yang dikalibrasi turun menjadi hanya 20 knots (37 km per jam). Kabarnya high AoA test tambahan akan dilakukan dalam waktu dekat.

Menyusul penerbangan prototipe pertama KF-21 pada Juli 2022, lima prototipe tambahan telah bergabung dalam kampanye pengujian, sehingga armada pengujian menjadi empat pesawat kursi tunggal dan dua pesawat kursi ganda.

Tahun lalu beberapa pencapaian pengujian telah diselesaikan, termasuk memecahkan penghalang suara serta mengatasi integrasi sensor dan senjata. Selubung penerbangan pesawat juga telah dieksplorasi selama ratusan pengujian.

Prototipe Kedua KF-21 Boramae Luncurkan Rudal Udara ke Udara IRIS-T

Secara keseluruhan, kampanye uji coba akan dilakukan hingga 2.000 penerbangan, dan pengembangan diperkirakan akan selesai pada tahun 2026. Produksi massal KF-21 akan dimulai tahun ini, dan pengiriman ke Angkata Udara Korea Selatan akan dimulai pada paruh kedua tahun 2026.

High Angle-of-Attack (AoA) Tests
High Angle-of-Attack (AoA) tests adalah serangkaian uji yang dilakukan pada pesawat untuk memahami perilaku dan kinerjanya ketika menghadapi sudut serang tinggi. AoA merujuk pada sudut antara sayap pesawat dan arah aliran udara yang melaluinya. High AoA berarti pesawat beroperasi pada sudut serang yang tinggi, mendekati atau bahkan melampaui sudut serang di mana stall dapat terjadi.

Beberapa hal yang dicari atau dipelajari selama high AoA tests melibatkan:

Stall Characteristics
Mengevaluasi perilaku pesawat selama stall (kehilangan daya angkat akibat sudut serang yang tinggi). Ini melibatkan pemahaman tentang bagaimana pesawat menunjukkan gejala stall dan bagaimana pilot dapat merespons dalam kondisi tersebut.

Control Effectiveness
Memeriksa efektivitas kendali pesawat pada sudut serang tinggi. Ini mencakup penilaian kemampuan pilot untuk menjaga kontrol dan stabilitas pesawat selama kondisi high AoA.

High AoA Test pada F-35A.
High AoA Test pada F-35A.

Aerodynamic Characteristics
Memahami karakteristik aerodinamis pesawat pada sudut serang tinggi, termasuk bagaimana distribusi tekanan berubah di sepanjang sayap dan permukaan pengendali.

Enhancing Maneuverability
Melihat potensi untuk meningkatkan manuverabilitas pesawat pada sudut serang tinggi. Beberapa pesawat dirancang untuk dapat melakukan manuver agresif, dan high AoA tests membantu mengoptimalkan desain untuk tujuan tersebut.

Envelope Expansion
Memperluas batas-batas operasional pesawat dengan memahami bagaimana pesawat dapat berperilaku pada kondisi ekstrem dan mengidentifikasi batas-batas aman yang diperbolehkan.

High AoA tests dapat dilakukan dalam simulasi penerbangan, uji terowongan angin, atau bahkan dalam penerbangan nyata dengan menggunakan pesawat uji yang dilengkapi dengan peralatan pengukuran yang sesuai. Hasil dari uji ini membantu insinyur dan desainer untuk mengoptimalkan desain pesawat, meningkatkan keselamatan, dan memahami batas-batas operasionalnya. (Gilang Perdana)

4 Comments