Polandia Akuisisi Mobile Radar Intai Jarak Jauh P-18PL Produksi Dalam Negeri

Dalam kerangka modernisasi dan peralihan dari sistem senjata standar era Soviet ke standar NATO, Polandia telah menggandeng Korea Selatan untuk kerja sama akuisisi alutsista besar-besaran. Namun, untuk urusan radar permukaan (ground radar) intai jarak jauh, Polandia rupanya fokus pada industri pertahanan dalam negeri yang telah mempunyai rekam jejak dalam produksi radar permukaan.

Baca juga: Rusia Tawarkan P-18-2 Prima ke Asia Tenggara, Mobile Radar Pengendus Sasaran Stealth

Dari defence-blog.com (24/11/2023) yang mengutip informasi dari analis OSINT Jarosław Wolski pada 23 November 2023, melaporkan bahwa dalam sebuah percakapan, anatara Brigadir Jenderal Polandia Artur Kuptel, Kepala Badan Persenjataan Republik Polandia, mengkonfirmasi kontrak yang akan datang pada akhir tahun untuk P-18PL mobile long-range radar systems.

Radar P-18PL dikembangkan oleh konsorsium yang dipimpin oleh PIT-Radwar dan Military University of Technology. Proyek radar P-18PL, yang dimulai pada tahun 2012, kini siap untuk diintegrasikan ke dalam sistem pertahanan udara (hanud) anti pesawat dan anti rudal Polandia.

P-18PL dirancang untuk mendeteksi berbagai ancaman, termasuk pesawat konvensional, ancaman dengan penampang radar rendah (wahana stealth), dan target balistik, radar ini juga dapat berfungsi sebagai alat pengawasan untuk sistem rudal hanud dan sebagai sumber informasi untuk sistem pertahanan udara yang terintegrasi.

Desain P-18PL yang mobile dapat meningkatkan kemampuan bertahan dalam mendukung fleksibilitas operasional. P18PL mampu beroperasi dalam mode aktif dan pasif, dan dapat diintegrasikan dengan jaringan Link 16 dan JREAP-C (Joint Range Extension Application Protocol), P-18PL merupakan tambahan yang berharga untuk sistem pertahanan udara Wisła dan Narew Polandia.

JREAP-C (Joint Range Extension Applications Protocol – C) adalah sebuah protokol komunikasi data militer yang digunakan oleh angkatan bersenjata Amerika Serikat dan sekutunya. Protokol ini dirancang untuk mendukung pertukaran data taktis dan pesan-pesan militer antara sistem komunikasi dan platform sensor di medan perang.

Secara teknis, P-18PL memiliki jangkauan deteksi sampai 900 km dan beroperasi pada pita VHF (Very High Frequency). Rentang frekuensi ini memperluas jangkauan instrumennya dan mampu menghadapi seranga rudal anti-radiasi (anti radar) musuh. Sistem tiga dimensinya (3D radar), merupakan kemajuan dibandingkan pendahulunya P-18 “Laura.”

P-18PL menyediakan data penting mengenai ketinggian penerbangan target, berkat pengenalan antena aktif AESA (Active Electronically Scaned Array) yang memungkinkan pembentukan digital penerimaan berkas dalam azimuth dan bidang elevasi.

Antena P-18PL yang dapat dilipat dan dipasang di heavy truck 8×8 memastikan portabilitas dan penyebaran yang cepat. Konstruksinya menggunakan modul pemancar dan penerima semikonduktor, berdasarkan transistor yang tersedia secara komersial, meningkatkan efisiensi dan efektivitasnya. Radar ini juga mencakup sistem IFF (Identification, Friend or Foe).

Baca juga: PIT-Radwar Perlihatkan Keunggulan Radar Pasif Mobile PET-PCL ke Delegasi Militer Indonesia

Kontrak mendatang untuk radar P-18PL tidak hanya menandai langkah signifikan dalam meningkatkan kemampuan pertahanan udara Polandia namun juga menunjukkan komitmen terhadap kemajuan teknologi dan kemandirian dalam kapasitas pertahanan. (Gilang Perdana)

2 Comments