Pilot F-16 Fighting Falcon Bawa Senjata ini Pada Survival Kit

Terjun darurat di behind enemy lines adalah momok yang menakutkan bagi setiap penerbang militer dalam operasi pertempuran, namun toh risiko itu harus dipersiapkan secara matang, termasuk kemampuan bertahan hidup dan melarikan diri dari kejaran pasukan lawan yang bakal melakukan penangkapan. Untuk poin yang terakhir, umumnya penerbang dalam misi tempur dibekali senjata terbatas untuk membela diri. Ditempatkan dalam survival kit, seperti pilot tempur NATO yang berlaga di Timur Tengah tak sebatas membawa pistol semata.

Baca juga: Brugger & Thormet MP9 – Submachine Gun Super Ringkas Andalan Kopaska TNI AL

Lebih dari pistol, untuk mengantisipasi kondisi terburuk, pilot yang harus escape dari kokpit dilengkapi senapan mesin jenis submachine gun, berikut bekal beberapa magasin. Pilot jet tempur AU Kerajaan Belanda yang melakukan serangan udara ke basis ISIS misalnya, dibekali Brugger & Thormet MP9 Submachine Gun. Kemudian pilot jet tempur AU Rusia yang melakukan operasi udara di Chechnya dilengkapi karabin AKS-74U pada perlengkapan survival kits.

Lantas bagaimana dengan pilot jet tempur AU AS? Dikutip dari nationalinterest.org (27/12/2019), disebutkan AU AS telah memutuskan untuk menggunakan karabin GAU-5A sebagai aircrew self defence weapon. GAU-5A merupakan varian pendek dari M4. Senjata ini dipilih karena menggunakan quick-detach barrel dan folding pistol grip yang dianggap sesuai pada kompartemen ACES II ejection seat.

Dalam ACES II survival kit, persisnya dapat dibawa satu pucuk GAU-5A dan empat magasin dengan kapasits masing-masing 30 peluru. ACES II ejection seat sejauh ini digunakan pada jet tempur A-10, F-15, F-16, F-22, pembom B-1 dan B-2. Sementara F-35 tidak menggunakan ACES II ejection seat, sehingga belum dipastikan apakah pilot F-35 akan dilengkapi GAU-5A atau tidak.

GAU-5A diprodiksi oleh Midwest Industries. Mengusung basis receiver senapan mesin M4/M16, kaliber GAU-5A adalah 5,56 mm. Saat ditempatkan di ACES II survival kit, senapan ini dalam kondisi semi terurai, dimana laras dan receiver berikut popor terpisah, namun dalam hitungan detik, pilot yang terlatih dapat menyatukan semua komponen dalam sekejap. Seperti terlihat dalam foto, gagang senapan ini bisa dilipat untuk menghemat ruang pada survival kit.

Baca juga: AU Australia Tingkatkan Kemampuan SAR Kit pada Boeing P-8A Poseidon

Selain bekal senjata, pada ACES II survival kit juga terdapat raft (perahu karet) untuk 1 orang, raft repair kit, compass, signal flare, signal kit, mirror, firt aid kit, radio, water drinking, manual surivival, sheath knife, aluminum blanket, baterai, whistle, sea dye marker, plastic bag, matches. (Gilang Perdana)

5 Comments