Persiapan Ferry Flight ke Indonesia: Rafale T-0301, T-0302, dan T-0303 Tiba di Pangkalan Udara Istres

Menjelang pengiriman batch pertama jet tempur Rafale pesanan Kementerian Pertahanan RI untuk Skadron Udara 12 “Black Panther”, kini ketiga unit Rafale B (tandem seat) dengan nomer T-0301, T-0302, dan T-0303 yang sudah dicat dengan livery abu-abu TNI AU, telah diterbangkan dari fasilitas Dassault Aviation di Bordeaux-Merignac ke Pangkalan Udara Perancis – Istres-Le Tubé Air Base pada 8 Januari 2026.
Baca juga: Januari 2026: Batch Pertama (Tiga Unit) Rafale Diterbangkan Ferry Flight ke Indonesia
Bila Bordeaux-Mérignac merupakan fasilitas perakitan akhir (Final Assembly Line) utama Dassault Aviation, maka Istres bukan merupakan fasilitas produksi utama seperti di Bordeaux-Mérignac, melainkan sebuah pangkalan udara militer strategis milik Angkatan Udara Prancis (Armée de l’Air et de l’Espace).
Meski bukan pabrik, Istres memiliki peran vital dalam industri kedirgantaraan karena merupakan rumah bagi Dassault Aviation Flight Test Center, yaitu pusat pengujian penerbangan yang lebih mendalam untuk sistem persenjataan dan pengisian bahan bakar di udara, selain itu juga sebagai Pusat Pengujian DGA (Direction Générale de l’Armement): Lembaga pengadaan dan pengujian pertahanan Perancis, dan markas dari Skuadron Tanker, Istres adalah pangkalan utama bagi pesawat tanker A330 MRTT Phénix.
Diduga penerbangan dari Bordeaux ke Istres dilakukan dalam rangka persiapan akhir sebelum ferry flight batch pertama Rafale ke Indonesia.
3 Rafale b Indonesia pic.twitter.com/ly7URzXTGL
— MARKICAP (@RizkyAgungW5) January 8, 2026
Di Istres akan dilakukan uji coba pengisian bahan bahan bakar di udara (air-to-air refueling). Istres adalah lokasi terbaik untuk menguji sistem refueling Rafale dengan pesawat tanker. Karena perjalanan ke Indonesia sangat jauh, memastikan probe pengisian bahan bakar pada pesawat T-0301-0303 berfungsi sempurna dengan pesawat tanker (kemungkinan A330 MRTT) adalah prosedur keselamatan yang wajib dilakukan.
Di Istres, pesawat biasanya dipasangi tangki bahan bakar eksternal (drop tanks) tambahan untuk memaksimalkan jarak tempuh. Penerbangan Bordeaux ke Istres berfungsi sebagai uji terbang profil tinggi dengan beban bahan bakar penuh.
https://www.indomiliter.com/lima-unit-rafale-pesanan-india-telah-diterbangkan-secara-ferry-flight-dari-perancis/
Istres sering menjadi titik tolak keberangkatan bagi pengiriman jet tempur ke luar negeri. Fasilitas militernya yang sangat aman dan landasan pacunya yang sangat panjang (salah satu yang terpanjang di Eropa, sekitar 5 km) memudahkan operasional pesawat militer dalam jumlah banyak beserta tim pendukungnya sebelum melakukan perjalanan lintas benua.
Sebagai catatan, pengiriman jet tempur Rafale ke India, Qatar dan Mesir, juga menggunakan Pangkalan Udara Istres-Le Tubé (Base Aérienne 125) sebagai titik tolak utama untuk penerbangan ferry flight mereka.
Pergerakan ke Istres adalah sinyal kuat bahwa fase pabrikan telah selesai dan pesawat kini masuk ke fase operasional transisi. Dari Istres lah biasanya perjalanan “mudik” jet-jet tempur baru dimulai menuju negara pemesan. (Gilang Perdana)
https://www.indomiliter.com/la-tribune-bukan-12-indonesia-ingin-pesan-tambahan-24-unit-jet-tempur-rafale-tni-au-total-bisa-punya-66-rafale/



“Karena perjalanan ke Indonesia akan sangat jauh dan melintasi samudra, memastikan probe pengisian bahan bakar pada pesawat T-0301-0303 berfungsi sempurna dengan pesawat tanker (kemungkinan A330 MRTT) adalah prosedur keselamatan yang wajib dilakukan.”
Melintasi samudera? Arah terbangnya bukan ke timur setelah take off dari Prancis? 🤔
Terima kasih atas koreksinya 🙂
3 hawk sudah pindah ke Pontianak
Gantinya di Pekanbaru ya 3 Rafale ini.
Segera kebut target 14 skuadron pesawat tempur berbagai jenis, walaupun jumlahnya hanya 12 unit per skuadron. Sesudah itu perlahan jumlah unitnya ditambah.