Pasukan Infanteri Israel Gunakan Kit 300, Lembar Kamuflase Anti Deteksi Thermal

(Polaris Solutions)

Kemampuan tempur dan adopsi teknologi militer Israel kerap menjadi rujukan bagi banyak negara. Dari segmen infanteri, ada kabar bahwa pasukan jalan kaki Negeri Zionis tersebut kini mendapatkan perlengkapan baru yang disebut Kit 300, yaitu lembar kamuflase yang dapat digunakan untuk menutupi sebagian dari tubuh dari deteksi kamera thermal saat bergerak.

Baca juga: Pasukan Infanteri Singapura Punya Helm Tempur Anyar dan New Personal Equipment

Dikutip dari Janes.com (15/12/2020), disebutkan Kit 300 merupakan produk dari Polaris Solutions yang telah lulus uji oleh angkatan bersenjata Israel, dan kabarnya saat ini dalam rencana pengadaan. Defense Research and Development (DDR&D) Kementerian Pertahanan Israel menggambarkan Kit 300 sebagai lembaran material yang ringan dan kompak, serta mudah digunakan untuk beragam keperluan di lapangan.

Gal Harari, Kepala DDR&D mengatakan bahwa hanya ada sedikit investasi dalam model kamuflase infanteri dalam beberapa tahun terakhir, sementara pada saat yang sama sistem penglihatan malam telah meningkat dan berkembang begitu cepat. Ia menambahkan, inisiatif pendirian Polaris Solutions tak lain akibat pengalaman Israel dalam konflik bersenjata dengan pejuang Hizbullah di Lebanon pada tahun 2006.

(Polaris Solutions)

Gahari menyebut Kit 300 terbuat dari bahan thermal visual concealment (TVC) yang menggabungkan mikrofiber, logam, dan polimer untuk membuat prajurit lebih sulit dilihat dengan berbagai kamera thermal. Kit 300 berupa lembaran yang beratnya hanya 500 gram dan dapat dilipat menjadi gulungan kecil.

Baca juga: Lawan Suhu dan Cuaca Ekstrem, Pasukan Cina di Perbatasan India Dilengkapi Fasilitas Thermal Shelters

Prajurit dapat menggunakan Kit 300 sebagai pelindung/pembungkus ransel. Bahkan beberapa lembar Kit 300 dapat digabungkan menjadi sprei untuk membuat menjadi perisai dari deteksi kamera thermal. “Seorang sniper yang menatap mereka dengan teropong dari jauh tidak akan melihatnya,” kata Harari. (Bayu Pamungkas)

18 Comments