Di luar Amerika Serikat, negara pengguna drone intai HALE (High Altitude Long Endurance) MQ-4C Triton nantinya adalah Australia dan Jerman. AU Australia (RAAF) dikabarkan mulai akan menerima MQ-4C Triton pada tahun 2023, namun lain halnya dengan Jerman, muncul kabar bahwa Pemerintah Jerman telah resmi membatalkan pesanan atas empat unit MQ-4C Triton dari Northrop Grumman senilai US$2,5 miliar. (more…)
Kilas balik ke Maret 2019, saat itu diwartakan kapal selam Type 209 TNI AL akan dibekali apa yang disebut sebagai torpedo jammer dan decoy. Sebagai pemasok adalah manufaktur alutsista asal Turki, Aselsan. Bagi Aselsan, Indonesia adalah pangsa ekspor perdana produk jammer dan decoy tersebut (more…)
Meski tak masuk dalam ‘radar’ kualifikasi untuk pilihan heavy frigate TNI AL, namun dibandingkan frigat Iver Huitfeldt, jenis frigat asal Italia ini justru sudah pernah menyapa publik di Tanah Air, yaitu dalam sebuah persinggahan di Tanjung Priok pada Maret 2017 oleh ITS Carabiniere F593. Dan ada kabar anyar dari frigat yang masuk ke dalam Bergamini Class, bahwa kapal kesepuluh dari Bergamini Class telah diluncurkan pada 25 Januari 2020 lalu. (more…)
Konfigurasi angkut penumpang dan kargo pada Airbus A330 MRTT.
Lewat berbagai persiapan, akhirnya tengah hari tanggal 1 Februari 2020, pesawat yang digunakan untuk misi evakuasi WNI di Provinsi Hebei, Cina, telah diberangkatkan dari Bandara Soekarno-Hatta. Yang digunakan adalah pesawat berbadan lebar (widebody) Airbus A330-300 milik Batik Air (Lion Air Group). Pesawat tersebut disewa pemerintah untuk mengangkut sekitar 250 WNI dari Bandara Internasional Wuhan. Sebelum muncul opsi penggunaan Airbus A330, TNI AU telah menyiapkan dua pesawat Boeing 737-400 dan satu pesawat angkut C-130 Hercules untuk misi evakuasi. (more…)
Ajang Pameran Dirgantara Singapore AirShow 2020 sebentar lagi akan dihelat, dan salah satu barang baru yang akan diperkenalkan ke publik adalah varian anyar dari drone MALE (Medium Altitude Long Endurance) Heron, yaitu Heron MKII buatan Israel Aerospace Industries (IAI). Sejumlah peningkatan kemampuan ditawarkan dibandingkan seri sebelumnya (Heron MKI) yang sudah lebih dulu dioperasikan AU Singapura, yaitu kapasitas payload lebih besar dan endurance terbang yang lebih lama. (more…)
Nama pesawat angkut taktis yang satu ini sudah lumayan dikenal di Tanah Air, yakni sebagai pesawat angkut taktis lapis kedua di TNI AU, tentunya yang pertama adalah C-130 Hercules. Dan belum lama ini ada kabar dari Seville, Spanyol, diwartakan C-295 sukses melakukan uji pernada wet contact dalam misi air refueling – air-to-air (AAR) antara C-295 varian tanker dengan pesawat penerima yang juga C-295 dengan dilengkapi probe. (more…)
Bagi Anda yang besar di dekade 80/90-an, tentu mengenal sosok helikopter milik TNI AU ini, meski secara spesifikasi adalah helikopter angkut sedang, namun kala tu, inilah helikopter yang paling bongsor dioperasikan oleh TNI. Dan jadilah SA-330 Puma disebut sebagai helikopter “angkut berat.” Selain kenyang dioperasikan dalam misi tempur dan non tempur, SA-330 juga kerap digunakan Presiden Soeharto dalam misi safari ke daerah-daerah terpencil. (more…)
Bila AU Australia (RAAF) baru akan mengoperasikan drone intai HALE (High Altitude Long Endurance) MQ-4C Triton pada tahun 2023, maka lain hal dengan AL Amerika Serikat (US Navy), dimana kini telah mulai menggelar MQ-4C Triton di Lanud Andersen, Guam, Pasifik Barat. (more…)
Kabar duka datang dari keluarga Sukhoi, setelah pada Senin, 27 Januari 2020, sebuah jet tempur Su-30MKA milik AU Aljazair jatuh dengan menewaskan kedua awaknya di daerah tak berpenghuni di dekat desa Ain Zitoun di distrik Oum El Bouaghi. Saat itu, Su-30MKA yang nahas sedang melakukan latihan terbang malam di kawasan Afrika Utara. Sejauh ini belum diketahui pasti penyebab jatuhnya pesawat tempur twin engine tersebut. Bagi sebagian netizen, label Sukhoi Su-30MKA masih terasa asing, dan banyak yang membandingkan dengan Su-30MK2 yang dioperasikan TNI AU. (more…)
Dengan bobot 6.600 ton, sudah barang tentu heavy frigate Iver Huitfeldt sangat siap untuk mengarungi lautan lepas, termasuk kapal perang dengan panjang 138,7 meter ini dapat menghadapi tingginya gelombang di samudera lepas. Namun, apa yang terjadi bila frigat yang bakal dibeli TNI AL ini dihajar gelombang setinggi 15 meter dan terus-menerus selama 24 jam? (more…)