Bagi Anda yang besar di dekade 80/90-an, tentu mengenal sosok helikopter milik TNI AU ini, meski secara spesifikasi adalah helikopter angkut sedang, namun kala tu, inilah helikopter yang paling bongsor dioperasikan oleh TNI. Dan jadilah SA-330 Puma disebut sebagai helikopter “angkut berat.” Selain kenyang dioperasikan dalam misi tempur dan non tempur, SA-330 juga kerap digunakan Presiden Soeharto dalam misi safari ke daerah-daerah terpencil. (more…)
Bila AU Australia (RAAF) baru akan mengoperasikan drone intai HALE (High Altitude Long Endurance) MQ-4C Triton pada tahun 2023, maka lain hal dengan AL Amerika Serikat (US Navy), dimana kini telah mulai menggelar MQ-4C Triton di Lanud Andersen, Guam, Pasifik Barat. (more…)
Kabar duka datang dari keluarga Sukhoi, setelah pada Senin, 27 Januari 2020, sebuah jet tempur Su-30MKA milik AU Aljazair jatuh dengan menewaskan kedua awaknya di daerah tak berpenghuni di dekat desa Ain Zitoun di distrik Oum El Bouaghi. Saat itu, Su-30MKA yang nahas sedang melakukan latihan terbang malam di kawasan Afrika Utara. Sejauh ini belum diketahui pasti penyebab jatuhnya pesawat tempur twin engine tersebut. Bagi sebagian netizen, label Sukhoi Su-30MKA masih terasa asing, dan banyak yang membandingkan dengan Su-30MK2 yang dioperasikan TNI AU. (more…)
Dengan bobot 6.600 ton, sudah barang tentu heavy frigate Iver Huitfeldt sangat siap untuk mengarungi lautan lepas, termasuk kapal perang dengan panjang 138,7 meter ini dapat menghadapi tingginya gelombang di samudera lepas. Namun, apa yang terjadi bila frigat yang bakal dibeli TNI AL ini dihajar gelombang setinggi 15 meter dan terus-menerus selama 24 jam? (more…)
Beberapa hari lalu nama Gowind Class sempat menjadi trending dalam pemberitaan jagad alutsista nasional, lantaran media Perancis menyebut Menteri Pertahanan Prabowo Subianto tertarik pada kapal perang besutan Naval Group tersebut. Indomiliter.com pun belum lama ini telah menurunkan artikel tentang Gowind 2500 Class yang juga pernah ditawarkan ke TNI AL pada tahun 2017 silam. (more…)
Kabar duka datang Angkatan Udara Amerika Serikat, kamis pagi, 27 Januari 2020, sebuah pesawat komunikasi udara, E-11A BACN (Battlefield Airborne Communications Node) dengan nomer registrasi 11-9358 dilaporkan telah jatuh dan terbakar di Ghazi, Afghanistan, dimana wilayah tersebut dikuasai oleh milisi Taliban. Meski belum ada keterangan resmi dari AU AS, beberapa media internasional menyebut pesawat yang total lost tersebut turut menewaskan seluruh awaknya. (more…)
Sebagai negara dengan kekuatan militer termodern di Asia Tenggara, adopsi Weapon Locating Radar (WLR) jelas bukan barang baru bagi Singapura. Tidak tanggung-tanggung, guna melakukan proteksi atas wilayah daratannya, Artileri Medan AD Singapura telah mengoperasikan jenis WLR – AN/TPQ-36, AN/TPQ-37, Saab Arthur dan Elta ELM-2311 CRAM (Counter Rocket, Artilery, Mortar). Namun, masih ada yang lebih baru dari nama-nama tersebut, yaitu AN/TPQ-53 weapon-locating radars besutan Lockheed Martin. (more…)
Bangkrutnya Hanjin Heavy Industries and Construction, perusahaan yang berbasis di Korea Selatan, rupanya mulai mencemaskan pihak Angkatan Laut Filipina, lantaran Hanjin yang selama ini menjadi pengguna lahan di pelabuhan Teluk Subic terancam angkat kaki. Dan sebagai gantinya, Teluk Subic yang eks pangkakan angkatan laut Amerika Serikat terancam jatuh ke investor baru dari Cina. Pihak AL berupaya agar Subic tidak ‘jatuh’ ke tangan investor Cina, dimana hal tersebut dapat berdampak negatif pada kepentingan stragegis, terutama terkait eskalasi di Laut Cina Selatan. (more…)
Nelayan Cina di Laut Cina Selatan mungkin menjadi nelayan yang paling ‘bahagia’ di dunia, mengapa? Mulai dari ongkos bahan bakar yang mendapat subsidi tinggi dari pemerintah, sampai melaut pun mendapat pengawalan dari kapal penjaga pantai (China Coast Guard/CCG). Tidak itu saja, nelayan Cina malah mendapat rejeki tambahan, bukan lantaran menangkap ikan, melainkan karena prestasi mereka menangkap drone bawah laut. Lho? (more…)
Keberadaan target drone sudah jamak dalam dunia militer, di Indonesia misalnya, target drone lazim digunakan dalam sesi latihan di satuan Artileri Pertahanan Udara. Umumnya target drone yang digunakan menggunakan platform tenaga propeller, ada juga yang menggunakan platform turbin, meski sangat terbatas, seperti target drone PMRobotics JT-240 dan Jalak yang dikembangkan PT Sari Bahari. (more…)