Latest

Kekurangan Pelaut, Frigat HMAS Perth Tak Melaut Selama 2 Tahun

Masyarakat pembayar pajak di Australia belum lama ini dibuat kaget, lantaran baru mengetahui bahwa frigat HMAS Perth (FFH 157) – Anzac Class sudah dua tahun ini berada di dok kering (dry dock) Henderson shipyard, Australia Barat. Padahal frigat canggih dengan bobot mati 3.810 ton ini sudah merampungkan proses upgrade pada sistem elektronik dan persenjataannya. Tidak beroperasinya frigat ini tentu mengundang pertanyaan besar bagi khalayak di Negari Kangguru. Memang ada rencana untuk memesiunkan frigat Anzac Class secara bertahap, tapi itu baru dilakukan mulau tahun 2030, seiring dengan diterimanya frigat anyar Hunter Class untuk AL Australia (RAN). (more…)

Setelah Insiden di Udara Mediterania, Kini Dua Kapal Perang AS dan Rusia Nyaris Bertabrakan di Laut Cina Timur

Hanya berselang 3 hari dari insiden intercept P-8A Poseidon AL AS oleh Sukhoi Su-35 Rusia di atas Laut Mediterania, hari Jumat (7/6/2019) ketegangan antara Washington dan Moskow kembali terjadi, kali ini mengambil lokasi di Laut Cina Timur, dua kapal perang AS dan Rusia dilaporkan nyaris bertabrakan. Insiden di perairan internasional ini melibatkan USS Chancellorsville (CG-62), yaitu kapal penjelajah Ticonderoga Class dengan kapal perusak Admiral Vinogradov (Udaloy Class). (more…)

Jadi Drone, Helikopter UH-60 Black Hawk Sukses Terbang Perdana Tanpa Awak

Setelah ‘dijiplak’ sebagai Harbin Z-20 “CopyHawk” oleh Cina, menjadikan Amerika Serikat harus berpikir lebih kreatif untuk mengembangkan helikopter angkut medium serbaguna UH-60 Black Hawk. Seperti yang belum lama ini santer diberitakan, yakni helikopter besutan Sikorsky ini dikabarkan sukses melakukan terbang perdana. Ya, terbang perdana, tapi yang ini adalah terbang perdana pada UH-60A Black Hawk nirawak, alias terbang tanpa pilot. (more…)

Terbang Mengarah Ke Suriah, P-8A Poseidon AS ‘Terpaksa’ Di-intercept Sukhoi Su-35 Rusia

Entah mungkin karena sedang sepi promosi dan butuh sensasi, pada 4 Juni 2019 terjadi ketegangan di langit Laut Mediterania. Pangkal musababnya adalah sebuah pesawat intai maritim P-8A Poseidon yang beroperasi di bawah komando Armada ke-6 AL Amerika Serikat, di intercept oleh sebuah Sukhoi Su-35C Super Flanker. Tidak tanggung-tanggung, pencegatan dilaporkan hingga 3x dalam waktu 175 menit. Sontak insiden ini mendapat respon keras dari pihak AS, terutama Armada Ke-6 US Navy. Selain penuh provokasi di wilayah internasional, apa yang dilakukan Su-35 mengancam keselamatan penerbangan. (more…)

Lockheed Martin Condor UAS: Drone Intai Taktis dengan Desain Modular untuk Pasukan Khusus

Drone intai sudah jamak dirilis, termasuk dari dalam negeri, produksi drone intai sudah jamak dilakukan oleh pabrikan swasta sekalipun. Meski begitu akan tetap jadi pusat perhatian, apabila pabrikan sekelas Lockheed Martin merilis sosok drone intai terbarunya. Yang dimaksud adalah Condor UAS (Unmanned Aircraft System) yang untuk pertama kali diperlihatkan ke publik dalam ajang Special Operations Forces Industry Conference (SOFIC) 2019 di Tampa, Floria, 20 – 23 Mei lalu. (more…)

PT DRU Luncurkan Kapal Keempat LST Bintuni Class, KRI Teluk Palu 523

Meski tengah menghadapi gonjang-ganjing kasus korupsi oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), nyatanya tak membuat perusahaan galangan kapal swasta nasional, PT Daya Radar Utama (DRU) menjadi kendor dalam target peluncuran pesanan kapal perang dari Kementerian Pertahanan (Kemhan). Persisnya pada 1 Juni 2019, PT DRU dari fasilitasnya galangan di Lampung telah meluncurkan kapal keempat dari Landing Ship Tank (LST) Bintuni Class, kapal keempat ini diberi label sebagai KRI Teluk Palu 523. (more…)

Grumman E-2C Hawkeye: Pesawat Airborne Early Warning and Control (AEW&C) Pertama di Asia Tenggara

Di Asia Tenggara, Indonesia dikenal sebagai negara penggguna kapal selam dan kapal perang berpeluru kendali pertama, namun Singapura juga berhak mendapat label yang pertama di Asia Tenggara, yaitu dalam kepemilikan dan pengoperasian pesawat intai berkualifikasi Airborne Early Warning and Control (AEW&C). Persisnya 111 Squadron “Jaeger” yang berpangkalan di Lanud Tengah, sejak 1987 telah mengoperasikan empat unit “mini AWACS” E-2C Hawkeye produksi Northrop Grumman. Setelah itu, barulah Thailand yang ikutan menggunakan pesawat AEW&C dengan mengusung Saab 340 Erieye pada tahun 2012. (more…)

KRI Teluk Amboina 503: Dibeli dari Jepang, Inilah Landing Ship Tank ‘Retro’ Perang Dunia II

Pada akhirnya alutsista tua akan dipensiunkan secara bertahap, tapi karena dinilai masih mumpuni, tak semuanya masuk dalam daftar yang akan masuk masa purna tugas. Di lini armada TNI AL, ada dua kapal perang buatan Jepang yang usianya sudah tak muda, diluncurkan pada tahun yang sama dan sampai kini masih aktif digunakan dalam beragam operasi. Yang dimaksud adalah kapal markas KRI Multatuli 561 buatan galangan Ishikawajima Harima, Tokyo, dan kapal pendarat KRI Teluk Amboina 503 buatan Sasebo Heavy Industries. (more…)

Thailand Upgrade 12 Unit T-50TH dengan Radar Warning Receiver dan Flare Dispenser

Sebagai pengguna T-50 Golden Eagle, Indonesia adalah yang paling senior di kawasan Asia Tenggara. Persisnya kontrak pengadaan 16 unit T-50i dilakukan pada Mei 2011 dengan nilai US$400 juta, yang kemudian gelombang pengiriman perdana tiba pada September 2013 dan tuntas pada Januari 2014. Baru setelah itu, dalam jumlah yang lebih sedikit, Filipina dan Thailand turut menjadi pengguna keluarga varian T-50. (more…)