Latest

AS565 MBe Panther TNI AL Akan Dibekali Teknologi HELRAS DS-100 dan Peluncur Torpedo

2

PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dalam beberapa bulan kedepan bakal menerima order pekerjaan yang lumayan banyak, salah satunya adalah merakit sebelas unit helikopter AKS (Anti Kapal Selam) AS565 MBe Panther dari Airbus Helicopters (d/h Eurocopter). Menurut informasi, PT DI akan mengirimkan kesebelas unit helikopter tersebut dalam kurun waktu tiga tahun. Dan, seperti kabar yang dinanti-nanti, akhirnya terkuak sistem senjata dan sensor AKS yang bakal melengkapi sang Panther Puspenerbal TNI AL. (more…)

Conformal Fuel Tanks, Terobosan Eurofighter Typhoon Untuk ToT di Indonesia

Typhoon-CFT-Al-Ain

Dengan pertimbangan bahwa pemerintahan Presiden Jokowi mencanangkan kepentingan maritim sebagai target utama pembangunan, maka pihak pabrikan yang ingin berkompetisi memenangkan tender pengadaan jet tempur pengganti F-5 E/F Tiger II TNI AU, harus pintar-pintar meracik strategi untuk mencari celah pemasaran yang mengena pada kebutuhan yang bersinggungan dengan elemen maritim. Eurofighter Typhoon bisa jadi contoh menarik, penempur berlabel multirole dan air superiority ini menawarkan solusi yang lumayan lengkap, baik dari sisi adopsi teknologi anyar hingga tawaran produksi komponen Typhoon di dalam negeri. (more…)

Jelang Babak Akhir Kompetisi, Eurofighter Typhoon Hadirkan Full Mockup di PT Dirgantara Indonesia

6

Sampai tulisan ini dibuat, belum juga ada keputusan final dari pemerintah Indonesia terkait pemenang tender pengadaan jet tempur pengganti F-5 E/F Tiger II Skadron Udara 14. Di sisi lain, publik pemerhati alutsista, pengambil keputusan, dan pihak user (TNI AU) telah mulai mengkristal pada ‘pilihannya’ masing-masing. Nama-nama besar seperti Sukhoi Su-35BM, Rafale, JAS 39 Gripen NG, F-16 Block 60, dan Typhoon masih harap-harap cemas menunggu putusan final dari Kementerian Pertahanan. (more…)

Ilyushin Il-14 Avia: Legenda Pesawat Angkut Sedang TNI AU, Dari Air Force One Hingga Angkut Personel

il-14-0EE7C2751FBC4A42AC504

Bagi TNI AU dan TNI AL, kebesaran nama Ilyushin adalah masa lalu, dimana saat masa keemasan militer Indonesia di dekade 60-an, kedua matra pernah mengoperasikan pembom Ilyushin Il-28 Beagle. TNI AU (d/h AURI) menggunakan versi Il-28s yang kemampuannya standar. Sementara TNI AL (d/h ALRI) mengoperasikan Il-28T yang punya kemampuan melepaskan torpedo. Tapi tahukah Anda, bahwa sejatinya masih ada produk besutan Ilyushin lainnya yang aktif digunakan TNI AU. Jauh dari kesan sangar, Ilyushin yang satu ini merupakan pesawat angkut sedang. (more…)

SMG Sa Vz 61 Skorpion: Pernah Jadi Andalan Paskhas Dalam Misi CQB

1

Heckler & Koch MP5 kini lazim digunakan di setiap pasukan elit TNI, meski begitu, tak bisa dipungkiri SMG (Sub Machine Gun) besutan Jerman ini dipopulerkan oleh Kopassus (Komando Pasukan Khusus) yang mengawali adopsi MP5 pada awal tahun 80-an. Selain MP5, ada SMG lain yang awalnya populer oleh satuan khusus tertentu, tapi kemudian juga dipakai satuan lain. Salah satunya adalah Sa Vz 61 Skorpion, SMG buatan Cekoslovakia. (more…)

Pindad PM-2: Generasi Submachine Gun dengan Sentuhan Senapan Serbu

LU012192

Meski sebagian besar berstatus prototipe, PT Pindad terbilang gigih dalam meluncurkan berbagai inovasi alutsista, salah satu segmen yang cukup kentara adalah pengembangan senjata perorangan, terkhusus di lini Submachine Gun (SMG). TNI dan Polri memang familiar dengan beragam SMG besutan luar negeri, sebut saja Daewook K7 dan keluarga H&K MP5 yang melegenda. Namun sebagai BUMN strategis, adalah keharusan bagi Pindad untuk terus menciptakan terobosan-terobosan baru. (more…)

H&K MP5SD-2: Senjata Serbu Kopassus dalam Operasi Woyla

1

Saat ini boleh dikata setiap unit pasukan elit TNI mengandalkan jenis SMG (Sub Machine Gun) MP5 buatan Heckler & Koch, Jerman, utamanya untuk melaksanakan raid dan peperangan jarak dekat. Tapi harus diakui, bahwa hadirnya MP (MaschinenPistole) 5 di militer Indonesia tak lepas dari sepak terjang Kopassus (Komando Pasukan Khusus), terkhusus pada aksi Sat-81 Gultor. Lewat insiden pembajakan pesawat DC-9 “Woyla”Garuda Indonesia di bandara internasional Don Muang, Bangkok, Thailand pada Maret 1981, debut MP5 mampu menorehkan tintas emas bersama aksi heroik prajurit Korps Baret Merah. (more…)