Latest

Tomcar TE 4×4: Rantis Serbu Mungil Pengusung Delapan Rudal Spike-NLoS

Kendaraan taktis (rantis) serbu model buggy 4×4 rasanya begitu banyak ragamnya di Indonesia. Dalam hal desain jelas tak kalah dari merek luar negeri. Hanya sayangnya, di Indonesia bekal senjata pada rantis segala medan yang menggunakan rollbar ini ‘mentok’ pada penggunaan senapan mesin kaliber 7,62 mm atau pelontar granat otomatis AGL-40. (more…)

Aermacchi M-346FA: kandidat Jet Tempur Lapis Kedua untuk AU Malaysia

Bagi pabrikan jet tempur, pengadaan alutsista di Indonesia mungkin kini terasa sedang lesu, tapi sebaliknya ada harapan yang sedikit lebih baik di Malaysia. Setidaknya ini tergambar dari program pengadaan Light Combat Aircraft (LCA) atau Fighter Lead-in Trainer (FLIT) yang tengah digadang Kementerian Pertahanan Malaysia untuk memenuhi jet tempur terbaru lapis kedua. AU Malaysia (RMAF) mencangakan 12 unit LCA untuk tahap awal, dan 24 unit tambahan di tahun berikutnya. (more…)

Norinco PF-89: Roket Anti Tank/Bunker Disposable, Dikabarkan Dimiliki Indonesia

Sampai saat ini memang belum ada foto yang memperlihatkan penggunaan senjata anti tank ini oleh militer Indonesia. Namun, situs Wikipedia.org menyebut PF-89 sebagai salah satu dari sekian ragam senjata anti tank yang digunakan oleh TNI AD. PF-89 adalah senjata anti tank tanpa pemandu, alias roket. Dirancang sejak dekade 80-an, PF-89 yang diproduksi China North Industries Group Corporation (Norinco) mempunyai prinsip sebagai senjata anti tank disposable. (more…)

Rudal Jelajah Jarak Jauh Hoveizeh: Hasil Reverse Engineering Terbaru dari Iran

Karena tekanan dan kebutuhan, reverse engineering menjadi prioritas bagi industri pertahanan di Iran. Lepas dari soal seberapa jauh kualitas produk yang dihasilkan, hasil reverse engineering kerap membuat gebrakan, khususnya bila dipandang dari negara dunia ketiga. Dan yang terbaru dari Negeri Para Mullah adalah diperkenalkannya sosok rudal jelajah jarak jauh (long range cruise missile) Hoveizeh. (more…)

Heckler & Koch MP7: Dipercaya Kopassus dan Paspampres, Inilah Submachine Gun dengan Kaliber Khusus

Di arsenal senjata perorangan TNI, ternyata bukan Uzi dan Brugger & Thormet MP9 saja sebagai Submachine Gun yang hadir dengan magasin terletak di dalam grip, ada satu senjata lain dari Jerman, persisnya produksi Heckler & Koch yang telah digunakan oleh Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Yang dimaksud disini adalah H&K MP7, jenis Submachine Gun yang menggunakan kaliber unik, 4,6 x 30 mm. (more…)

Northtrop Grumman MQ-4C Triton: Drone Intai Maritim HALE, Pengganti P-3C Orion Australia

Pada tahun 2023, AU Australia (RAAF) mulai akan mengoperasikan drone intai dengan kualifikasi HALE (High Altitude Long Endurance). Persisnya pada pertengahan 2023, dijadwalkan unit perdana MQ-4C Triton produksi Notrhrop Grumman akan tiba di Lanud Edinburgh, Adelaide, South Australia. Sementara operasional penuh dari total enam unit MQ-4C Triton yang dipesan diperkirakan akan tuntas pada tahun 2025. (more…)

Setelah Lama Dinanti, Kemhan Resmi Akuisisi 2 Kapal Pemburu Ranjau dari Jerman

Bahwa Indonesia akan mengakuisisi dua unit kapal penyapu ranjau, jelas bukan berita baru, bahkan jenis kapal penyapu ranjau yang dipilih pun telah diketahui sejak 2016 silam, yakni Frankenthal Class buatan Jerman. Pun anggaran yang digelontorkan Kementerian Pertahanan untuk dua Mine Countermeasures Vessels (MCMV) ini telah dipatok sebesar US$204 juta. Bila pembaca cermat, mockup Frankenthal Class sempat ditampillan dalam Indo Defence 2018. (more…)

Bumblebee-001: Helikopter Serbu dari Basis NBO-105

Mimpi setinggi langit tentu sah-sah saja, bahkan kadang perlu dilakukan untuk memberikan motivasi. Misalnya dalam jagad industri alutsista, mampu memproduksi helikopter serbu juga sudah dicanangkan, maklum sejatinya kebutuhan helikopter serbu alias gunship cukup besar untuk mendukung pergerakan militer di luasnya wilayah Indonesia. Selain desain Gandiwa yang pernah membuat heboh pada tahun 2014, jauh sebelumnya ternyata sudah ada Bumblebee-001. (more…)

Qods Yasir UAV: ‘Kembaran’ ScanEagle dari Hasil Reverse Engineering

Sejak tahu 2005, AL Amerika Serikat (US Navy) kerap mengandalkan drone/UAV (Unmanned Aerial Vehicle) ScanEagle untuk tugas intai maritim. Karena dipandang ampuh dan mudah dalam deployment, drone buatan Boeing Insitu ini juga laris digunakan oleh negara-negara yang dekat dengan AS. Sebagai pengguna terbesar di luar AS adalah Australia, Inggris, dan Jepang. Indonesia pun dijadwalkan akan mendapat 4 unit ScanEagle sebagai bagian dari hibah dalam program pembangunan kapasitas angkatan laut Asia Tenggara yang dikenal sebagai Maritime Security Initiative (MSI). (more…)