Latest

Indra Tawarkan Paket Airborne EW Systems untuk C-295M TNI AU

Pada awal tahun 2017, jagad alutsista di Tanah Air sempat santer dengan isu kehadiran pesawat misterius C-295 “Special Mission” untuk Indonesia. Tambah misteri lagi dengan pernyataan Fernando Alonso, Head of Military Aircraft, Airbus Defence and and Space saat bertandang ke Jakarta pada Agustus 2016, menurutnya C-295 Special Mission punya peran khusus, meski Ia tak mau menjelaskan apa yang khusus dari C-295 Special Mission. (more…)

Dari Total Pesanan 72 Unit, AU Australia Telah Terima Dua F-35A Perdana

AUAustralia (RAAF) kian kekar posturnya, setelah Senin (10/12) kemarin telah mendarat gelombang perdana Joint Strike Fighter yang terdiri dari 2 unit F-35A Lightning II. Dengan dikawal empat unit F/A-18 Hornet, kedua jet tempur siluman buatan Lockheed Martin tersebut mendarat di Lanud Williamtown, sebelah utara Sydney di Negara Bagian New South Wales. (more…)

Ejder Yalcin 4X4 – Penantang Baru di Kelas Ranpur MRAP

Di ajang Indo Defence 2018 yang digelar 7 – 10 November lalu, sejatinya bukan hanya prototipe medium tank PT Pindad dan FNSS yang diberi livery bendera Indonesia dan Turki, ada sosok ranpur 4×4 di booth indoor yang juga tampil dengan identitas dua bendera tersebut. Yang dimaksud adalah Ejder Yalcin 4X4 buatan Nurol Makina, manufaktur peralatan militer asal Turki. (more…)

Tak Ingin Ketinggalan, Balitbang Kemhan dan LAPI ITB Garap Radar Pasif Mobile

Berita tentang rencana pengadaan radar pasif untuk pengamanan di Pulau Natuna rupanya membawa angin segar pada dunia litbang alutsista di Tanah Air. Era penggunaan radar pasif jelas memberi efek deteren, pasalnya sistem radar pasif mampu mendeteksi sasaran secara senyap, karena tidak memancarkan sinyal radar, mampu juga mendeteksi emisi di daratan dan lautan, handal terhadap jammer, bekerja secara rahasia, mudah diintegrasikan, serta dapat diintegrasikan dengan sensor radar pertahanan udara aktif yang sudah ada. (more…)

Dronebuster Block 3: Tactical Drone Jammer Gun Ringkas Laksana Pistol

Bagi operator tactical anti drone jammer, perangkat ideal adalah yang mempunyai kinerja maksimal dengan desain ringkas, bahkan jika mungkin dapat masuk kategori ergonomis. Namun pada kenyataan, tactical drone jammer gun membutuhkan perangkat pendukung yang terlihat kurang praktis, diantaranya keberadaan baterai, beserta kabelnya yang terhubung dari senapan ke cell baterai pada backpack. (more…)

Tatra T815 Patriot 4×4 – Dengan Adjustable Ground Clearance, Jadi Bintang di Indo Defence 2018

Nama Czechoslovak Group (CSG Ceko) santer disebut dalam Indo Defence 2018 bulan November lalu, persisnya setelah perusahaan konglomerasi pertahanan asal Ceko ini menanamkan investasi sebesar 100 juta dolar AS (setara Rp 1,49 triliun) untuk membangun industri pertahanan di Indonesia. Dan dibalik berita tersebut, Excalibur Army yang merupakan anak perusahaan CSG Ceko, membawa sesuatu yang baru diperlihatkan di Indonesia. (more…)