Latest

Menyambangi Basis Fasilitas Produksi Gripen di Linköping

Gripen+E+production

Saab AB, manufaktur peralatan militer dari Swedia pernah menyebut bahwa sanggup mengirim pesanan perdana jet Gripen C/D ke Indonesia dalam tempo satu tahun setelah kontrak pembelian ditandatangan. Boleh dibilang pernyataan Saab terbilang berani, sebab jarang ada order jet tempur berstatus ‘baru’ yang bisa dirampungkan dalam kurun waktu satu tahun. (more…)

Demam Sukhoi Su-35 Telah Mencapai Anti Klimaks

su-35.24804

Demam Sukhoi Su-35 Super Flanker ibarat mencapai anti klimaks, setelah beberapa kali mengalami penundaan penandatanganan kontrak, publik pendukung Su-35 di Tanah Air lantas berharap banyak pada kunjungan Kenegaraan Presiden Jokowi ke Rusia (18-20 Mei 2016). Dalam pertemuan dengan Presiden Vladimir Putin, memang disinggung mengenai kerjasama militer dan pertahanan, tapi sayangnya tidak ada pembicaraan secara khusus terkait pembelian paket Su-35. (more…)

Gripen NG Resmi Rollout, Dihadiri Petinggi dari Kemhan RI

P_20160518_160420_BF

Linköping – Mengambil tempat di hanggar fasilitas produksi Saab Aeronautics, hari ini (8/5/2016), Saab AB resmi me-rollout jet tempur multirole Gripen NG (Next Generation). Di dahului dengan demo aerobatik STOL (Short Take Off and Landing) Gripen C, momen peluncuran pesawat tempur yang dijuluki smart fighter ini juga diramaikan dengan kehadiran perwakilan fighter pilot dari negara-negara pengguna Gripen, lengkap dengan kostum G-suit.
(more…)

Jelang Rollout, Saab Pamerkan Duo Mockup Gripen di Hadapan Jurnalis

IMG_0111

Linköping – Khusus menyambut ratusan jurnalis yang akan meliput rollout Gripen NG (Next Generation), kemarin sore dua unit jet Gripen sengaja diparkir di halaman depan Swedish Air Museum (flyvapen museum). Masing-masing adalah Gripen C dan Gripen E. Unit yang disebut terakhir adalah representasi dari Gripen NG. Meski desain ‘final’ Gripen NG baru akan diperlihatkan dalam beberapa jam lagi, sekilas pandang sudah terlihat beberapa perbedaan yang kentara dari sisi desain.
(more…)

Besok! Gripen NG Resmi Rollout dan Unjuk Demo Udara di Linköping

gripen-ng

Stockholm – Dalam hitungan jam, titik perhatian dunia militer dan dirgantara akan tertuju ke Linköping. Di kota sebelah selatan Swedia ini besok dijadwalkan digelar acara peluncuran resmi (rollout) jet tempur multirole Gripen NG (Next Generation). Gripen NG yang kini dalam status produksi untuk AU Swedia dan AU Brasil, rencananya juga akan unjuk kemampuan demo udara di atas langit Linköping. (more…)

Pindad SS2-V7: Senjata Subsonic dengan Kaliber 5,56 mm

oke

PT Pindad baru-baru ini merilis senjata baru untuk kebutuhan pasukan khusus, mencomot basis SS2, resmilah SS2-V7 diperkenalkan ke publik. Meski punya receiver dan popor khas SS-2, namun SS2-V7 ini tampil beda, yakni tidak nampak handle diatas receiver, meski tetap dilengkapi picatinny rail, laras lebih pendek, langsung dibekali peredam, plus uniknya tidak dilengkapi pengokang. Bahkan disebut-sebut senjata ini punya kecepatan subsonic.
(more…)

E-7A Wedgetail: Stasiun Radar Terbang Perisai Ruang Udara Australia

a30-001-royal-australian-air-force-boeing-737-7es-wedgetail-8732

Bisa dibilang Boeing adalah manufaktur pesawat yang beruntung, di segmen pesawat komersial, Ia masih jadi raja. Mengandalkan basis pesawat komersial, Boeing juga sukses menelurkan beberapa pesawat intai maritim dan pesawat AEW&C (Airborne Early Warning and Control System) yang paling laris di dunia. TNI AU pun sampai saat ini masih setia menggunakan Boeing 737 200 yang dilengkapi radar SLAMMR (Side Looking Airborne Modular Multi Mission Radar) buatan Motorola untuk meronda lautan NKRI.
(more…)

Transall C-160: Berstatus Sipil di Indonesia, Moncer Sebagai Pesawat Taktis Militer di Luar Negeri

Foto: Sam Chui
Foto: Sam Chui

Namanya memang kalah kondang dibanding C-130 Hercules, tapi C-160 tergolong pesawat angkut taktis yang kenyang berbagai pengalaman operasi militer. Debutnya sebagai pesawat angkut (kargo) sipil juga tak kalah moncer, bahkan dua dekade lebih C-160 aktif mengundara di langit Nusantara. Meski resminya tak menjadi pesawat militer di Indonesia, C-160 adalah pesawat yang fenomenal, seperti wara wirinya pesawat ini saat mendukung operasi INTERFET (International Force for East Timor) di Timor Timur. (more…)

Roket Hydra 70: Satu dari Tiga Kombinasi Senjata Maut AH-64E Apache Guardian

KBjpoVa

Hampir di setiap operasi, helikopter tempur AH-64 Apache mengandalkan tiga kombinasi senjata maut, yakni kanon internal M230 30mm chain gun, rudal AGM-114 Hellfire, dan roket Hydra kaliber 70 mm. Untuk item senjata pertama dan kedua, informasinya telah tertuang dalam kontrak pembelian delapan unit AH-64E Apache Guardian Longbow untuk Puspenerbad TNI AD. Lantas bagaimana dengan roket Hydra 70? (more…)