Otokar Cobra II 4×4 – Rantis Lapis Baja Produksi Turki yang Laris di Pasar Internasional

Rumania belum lama ini resmi bergabung sebagai anggota club Otokar, setelah negara di Eropa Timur itu resmi mengakuisisi rantis (kendaran taktis) lapis baja Cobra II 4×4 produksi Otokar, dalam akuisisi ini Otokar mendapatkan kontrak senilai US$1 miliar untuk memasok 1.059 unit rantis Cobra II 4×4 untuk angkatan bersenjata Rumania.

Baca juga: Otokar (Turki) Luncurkan Alpar – Prototipe Robot Tempur Lapis Baja Roda Rantai dengan Berat 15 Ton

Cobra II 4×4 tergolong rantis lapis baja dari Turki yang laris di pasaran, termasuk digunakan oleh Ukraina dalam operasi tempur, Cobra II 4×4 tercatat telah digunakan oleh Azerbaijan, Bangladesh, Ekuador, Ghana, Pantai Gading, Kazakhstan, Kurdistan, Maroko, Rwanda, Senegal, Turki, dan Tunisia. Laris manisnya ranpur ini dipasaran tak terlepas dari pemasaran Cobra I 4×4 yang juga mencetak sukses dalam penjulan internasional.

Cobra II 4×4 berkapasitas sembilan personel termasuk pengemudi dan komandan. Rantis ini memiliki perlindungan tingkat tinggi terhadap ancaman dari alat peledak rakitan dan ranjau darat. Di antara berbagai fungsinya adalah operasi keamanan dan pemeliharaan perdamaian serta perlindungan perbatasan. Cobra II dapat diproduksi dalam versi berbeda, sesuai dengan kebutuhan keamanan pengguna yang berbeda berkat desain modularnya.

Dengan berat 12 ton, panjang keseluruhan Cobra II adalah 5,6 meter dengan lebar 2,5 meter dan tinggi 2,2 meter. Cobra II dibekali fitur run flat, CTIS, sistem AC, sistem penerangan pemadaman listrik, dan towing eye, yang merupakan perlengkapan standar kendaraan. Rantis ini juga dapat dilengkapi dengan winch pemulihan mandiri, kit filtrasi CBRN, sistem pemadam kebakaran otomatis, sistem navigasi, sistem interkom, dan unit daya tambahan.

Secara opsional, Cobra II 4×4 dapat dilengkapi dengan sistem senjata berbasis remote controlled weapon system (RCWS) dengan senapan mesin 12,7 mm atau peluncur granat 30 mm.

Dalam konfigurasi APC, Cobra II 4×4 ini dapat membawa sembilan personel dan dapat dipersenjatai dengan sejumlah senjata berbeda, termasuk senapan mesin yang dioperasikan kru dan RCWS dengan rudal permukaan-ke-udara jarak pendek dan peluncur granat.

Cobra II ditenagai mesin diesel 6,7L, enam silinder, berpendingin air, turbocharged, common rail, yang dipadukan dengan gearbox otomatis (enam maju dan satu mundur). Mesin tersebut menghasilkan tenaga sebesar 360 hp (269 kW) pada 2.650rpm, dan torsi 1.100Nm pada 1.400rpm. Mesinnya juga kompatibel dengan bahan bakar F-34 dan F-54.

Cobra II 4×4 memiliki kecepatan maksimum 110 km/jam dan dapat beroperasi dalam jangkauan 700 km.
Cobra II 4×4 pertama kali diperkenalkan pada pameran pertahanan IDEF (International Defence Industry Fair) 2013 di Istanbul. (Gilang Perdana)

Otokar Akrep II: Ranpur Lapis Baja dengan Tenaga Listrik

One Comment