Seputar DSEI 2019Klik di Atas

Otokar Akrep II: Ranpur Lapis Baja dengan Tenaga Listrik

Menghadirkan wahana ramah lingkungan rupanya bukan hanya menjadi pakem di lingkup dunia sipil. Meski pelan namum pasti, rintisan alutsista yang ramah lingkungan mulai dikembangkan. Seperti di pameran militer yang tengah berlangsung di Istanbul, Turki – International Defence Industry Fair (IDEF) 2019, Otokar, manufaktur otomotif asal Turki meluncurkan apa yang disebut sebagai Akrep II (Scorpion).

Baca juga: Lebih Ramah Lingkungan, F-16 Fighting Falcon Terbang dengan Bahan Bakar Biofuel

Akrep II disebut oleh Otokar sebagai prototipe ranpur lapis baja pertama yang dibuat Turki dengan mengandalkan tenaga listrik, atau persisnya ranpur 4×4 ini menggunakan baterai layaknya bus listrik yang akan mengular di jalanan Jakarta. Dalam pengembangan prototipe ini, Otokar tidak sediri, melainkan menggandeng AxleTech, dimana peran AxleTech ditekankan pada penyediaan solusi sistem kelistrikan.

Dikutip dari army-guide.com, baterai yang disematkan dari jenis lithiuim ion, konsol baterai ditempatkan pada bagian depan dan belakang kendaraan dengan masing-masing berkapasitas 180 kw. Kapasitas baterai cadangan bisa disiapkan bila pemesan membutuhkan.

Situs resmi Otokar menyebut bahwa dengan kapasitas baterai penuh, ranpur ringan ini dapat menjelajah sejauh 250 km. Sayangnya, dibutuhkan waktu 3 jam lamanya untuk proses re-charhing, alias isi ulang baterai hingga benar-benar penuh. Jika kepepet, bisa dilakukan mode super fast charging, dalam waktu 15-20 menit isi ulang, maka kapasitas baterai bisa mencapai 20-30 persen.

Pihak Otokar menyebut, Akrep II dirancang dalam dua varian, yaitu varian bertenaga listrik dan diesel. Untuk varian listrik sudah siap saat ini, sementara varian diesel diperkirakan dapat segera ditampilkan tahun depan (2020).

Akrep II diawaki oleh tiga orang dengan konfigurasi senjata yang dapat disesuaikan, Otokar menyebut level paling tinggi adalah adopsi meriam kaliber 90 mm, sementara pada produk yang ditampilkan di IDEF 2019 adalah varian yang dipasangi kubah kanon kaliber 25 mm.

Dari spesifikasi, Akrep II punya panjang 5,5 meter, lebar 2,5 meter dan tinggi tanpa kubah meriam 1,8 meter. Bobot penuh ranpur mencapai 13,5 ton dan ground clearance 400 mm. Suspensi sepenuhnya independen dengan coil springs. Akrep II dapat melesat dengan kecepatan maksimum 110 km per jam. Dalam menghadapi medan off road, Akrep II dapat mengatasi tanjakan 60 derajat dan berjalan di kemiringan 40 derajat.

Connector untuk proses charging baterai.

Baca juga: Lama Tak Terdengar Kabar, Panser APR-1V1 Ternyata Masih Eksis

Beberapa fitur lain yang disematkan pada Akrep II mencakup central tire inflation, ban run flat, anti lock bracking system dan  air conditioning. Kedepan Otokar akan mengembangkan sistem pemulihan energi darurat untuk memindahkan sistem listik ke sistem mekanik dan hidrolik. (Gilang Perdana)   

7 Comments