Mulai Hari ini, Cina Gelar Latihan Militer “Kepung Taiwan” di Enam Zona

Sukhoi Su-35 AU Cina.

Kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat, Nancy Pelosi ke Taipei, Taiwan, pada 2 Agustus lalu rupanya berbuntut panjang. Guna memperlihatkan otot militernya di kawasan tersebut, Beijing telah mengumumkan bahwa akan mengadakan latihan militer besar-besaran yang mencakup live fire drills di enam zona di sekitar Taiwan. Latihan militer bernada provokasi tentu sudah lazim dilakukan, tapi kali ini menjadi yang terbesar.

Baca juga: Di Ambang Perang, Cina Tempatkan Rudal Anti Kapal di Pesisir yang Menghadap Selat Taiwan

Dikutip dari taiwannews.com.tw (3/8/2022), Pemerintah Cina telah mengumumkan latihan militer dengan penembakan langsung di enam wilayah di sekitar Taiwan, mulai 4 – 7 Agustus 2022. Militer Cina telah menandai petak-petak perairan yang luas di lepas pantai Taiwan, termasuk daerah-daerah di barat laut, utara, timur laut, timur, barat daya, dan tenggara Taiwan. Zona di utara, timur laut, dan barat daya negara itu tampak sangat dekat dengan perairan teritorial Taiwan.

Militer Cina mengatakan bahwa “untuk alasan keamanan” kapal dan pesawat yang tidak mendapatkan izin dilarang memasuki area tersebut selama tanggal yang ditentukan. Dibandingkan dengan live-fire zones selama Krisis Selat Taiwan Ketiga dari 1995-1996, area yang latihan perang Cina kali ini tampaknya lebih dekat ke arah Pulau Formosa.

Sebagai tanggapan, Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan (MND) menyesalkan latihan itu sebagai upaya untuk “mengancam pelabuhan penting dan daerah perkotaan, dan secara sepihak merusak regional dan stabilitas. Kementerian Pertahanan Taiwan menekankan bahwa tindakan “intimidasi militer” oleh Partai Komunis Cina dirancang untuk menanamkan rasa takut di benak orang Taiwan.

Baca juga: Lintasi Selat Taiwan, Kapal Induk Shandong dalam Pelayaran Menuju Laut Cina Selatan

Taipei mengatakan bahwa mereka menggunakan intelijen bersama, pengawasan, dan pengintaian untuk menjaga kesadaran situasonal penuh akan dinamika baik di darat dan laut di Selat Taiwan dan menekankan bahwa mereka memiliki “tekad, kemampuan, dan kepercayaan diri” untuk memastikan keamanan nasional.

Berikut ini adalah koordinat lokasi tempat latihan tersebut akan dilaksanakan:

25°15′26″LU 120°29′20″BT, 24°50′30″LU 120°05′45″BT, 25°04′32″LU 119°51′22″BT, 25°28′12 N 120°14′30″E

26°07′00″LU 121°57′00″BT, 25°30′00″LU 121°57′00″BT, 25°30′00″LU 121°28′00″BT, 26°07′00 LU 121°28′00″BT

25°34′00″LU 122°50′00″BT, 25°03′00″LU 122°50′00″BT, 25°03′00″LU 122°11′00″BT, 25°34′00 LU 122°11′00″BT

22°56′00″LU 122°40′00″BT, 23°38′00″LU 122°51′00″BT, 23°38′00″LU 123°23′00″BT, 22°56′00 LU 123°09′00″BT

21°14′00″LU 121°33′00″BT, 21°33′00″LU 121°18′00″BT, 21°07′00″LU 120°43′00″BT, 20°48′00 N 120°59′00″E

7 Comments