Shahed Drone SeriesKlik di Atas

Modernisasi Kilat US Army: AMPV Hadir Gantikan M113 yang Dikirim ke Ukraina

Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) secara resmi mempercepat langkah modernisasi armada kavaleri mereka melalui pengadaan kendaraan lapis baja terbaru, Armored Multi-Purpose Vehicle (AMPV). Langkah strategis ini diambil sebagai respons langsung atas pengosongan stok kendaraan pengangkut personel (APC) lawas, M113, yang telah dikirim dalam jumlah besar ke Ukraina sebagai bantuan militer.

Baca juga: Di Tangan Ukraina, Ranpur APC M113 dan Kanon ZU-23-2 di ‘Kawin Silang’

Berdasarkan dokumen rekonsiliasi pengeluaran Pentagon yang baru saja diajukan ke Kongres AS, Angkatan Darat AS berencana mengalokasikan dana sebesar US$250 juta (sekitar Rp3,9 triliun) untuk membeli 50 unit AMPV tambahan.

Investasi besar ini merupakan bagian dari upaya replenishment atau pengisian kembali inventaris tempur yang telah dialihkan ke garis depan Ukraina. Kontrak pengadaan ini ditargetkan rampung sebelum April 2026, yang bertujuan untuk segera memulihkan kesiapan tempur unit-unit lapis baja AS setelah pengiriman bantuan keamanan skala besar.

AMPV, yang diproduksi oleh BAE Systems, kini bukan sekadar pengganti, melainkan lompatan teknologi yang jauh lebih mematikan dan tahan banting dibandingkan pendahulunya yang berasal dari era Perang Vietnam.

John Cockerill Garap Refurbish Ranpur APC M113 yang Akan Dikirim ke Ukraina

Secara teknis, AMPV dibangun di atas sasis yang merupakan evolusi dari kendaraan tempur M2 Bradley, namun tanpa kubah meriam (turret). Hal ini memberikan ruang internal yang 78% lebih luas dibandingkan M113, sekaligus memberikan proteksi yang setara dengan Main Battle Tank (MBT).

Didukung oleh mesin Cummins VTA903T bertenaga 600 hp, AMPV mampu melaju hingga kecepatan 61 km/jam, memungkinkannya untuk terus mengimbangi pergerakan MBT M1 Abrams di medan off-road yang berat. Selain itu, sistem suspensi terbaru pada platform ini dirancang khusus untuk meredam guncangan di medan ekstrem, menjaga stamina personel di dalamnya tetap prima.

BAE Systems Luncurkan Prototipe Ranpur AMPV dengan Turret Mortir Patria Nemo 120mm

Aspek perlindungan menjadi keunggulan mutlak AMPV. Ranpur ini dilengkapi dengan lapisan zirah komposit terbaru dan desain lambung yang dioptimalkan untuk menahan ledakan ranjau serta Improvised Explosive Devices (IED). Dari sisi modularitas, AMPV hadir dalam lima varian utama yang sangat fleksibel: General Purpose untuk angkut personel, Mission Command sebagai pos komando berjalan, Mortar Carrier yang membawa mortir 120mm, serta varian evakuasi dan perawatan medis tempur yang dilengkapi fasilitas bedah darat.

Salah satu fitur paling mutakhir pada AMPV adalah penggunaan arsitektur elektronik terbuka (Open Architecture). Sistem ini memungkinkan integrasi perangkat peperangan elektronik dan sistem komunikasi digital terenkripsi secara mudah di masa depan. Dengan kapasitas daya listrik yang besar, AMPV juga disiapkan untuk memasang sistem perlindungan aktif (APS) guna mencegat rudal anti-tank musuh secara otomatis.

Pengadaan 50 unit awal ini hanyalah permulaan dari transformasi total Brigade Combat Team (ABCT) AS dalam menghadapi dinamika peperangan darat modern yang kian kompleks. (Gilang Perdana)

Australia Mulai Kirim Ranpur M113AS4 ke Ukraina, Inilah Spesifikasi Varian APC M113 Khas Negeri Kanguru