MBDA: Instalasi Peluncur Rudal Mica di Frigat RE Martadinata Class Tuntas di 2019

Meski proses yang dilalui terbilang panjang, namun ada kabar baik seputar pengadaan alutsista untuk flagship TNI AL, yaitu PKR (Perusak Kawal Rudal) RE Martadinata Class. Di Indo Defence 2018, telah ada titik lebih terang perihal rudal hanud Mica VLS (Vertical Launching System) yang bakal melengkapi kapal perang andalan di kelas frigat tersebut.

Baca juga: MBDA Mica Naval – Generasi SAM VLS Pertama Untuk TNI AL

Dikutip dari janes.com (9/11), pihak manufaktur rudal Mica, yaitu MBDA telah mengonfirmasi bahwa telah disepakai pengadaan sistem rudal Mica yang akan dituntaskan pada tahun 2019 di KRI RE Martadinata 331 dan KRI I Gusti Ngurah Rai 332. Masih dari sumber yang sama, namun paket penuntasan yang dimaksud baru mencakup pada pemasangan dua set peluncur Mica, dimana masing-masing kapal per set-nya terdiri dari dari 12 peluncur rudal Mica.

Kontrak telah disepakati dan tuntas beberapa waktu lalu, dan proses pemasangan atau instalasi akan dilakukan di fasilitas galangan PT PAL. Sementara pihak lain yang dilibatkan dalam proses pemasangan peluncur akan melibatkan peran Damen dan MBDA. Meski pada prinsipnya adopsi peluncur otomatis akan terkait langsung dengan pengadaan rudal, namun sumber dari MBDA menyebut sampai kini belum ada kontrak final untuk pengadaan rudal Mica. Tapi dipercaya, kontrak untuk paket rudal akan dilangsungkan dalam waktu dekat.

Merujuk ke pemberitaan di Indomiliter.com pada bulan Mei 2018, bahwa telah tiba paket perdana rudal Mica VLS di Surabaya via jalur udara. Dan bila merujuk ke pernyataan dari sumber di MBDA, maka yang datang diangkut dengan Boeing 747-400 Cargo adalah baru komponen peluncur rudal.

Baca juga: Gelombang Perdana VLS Mica Tiba di Surabaya, Era Baru Rudal Hanud di Kapal Perang TNI AL

Bia ada titik terang pada pengadaan sistem rudal Mica, sebaliknya belum ada kabar lebih lanjut untuk pengadaan kanon reaksi cepat/Close In Weapon System (CWIS) di PKR RE Martadinata Class. Berdasarkan spesifikasi, yang digadang kuat sebagai elemen CIWS adalan kanon Oerlikon Millenium 35 mm buatan Rheinmetall Defence.

Bila kocek alias anggaran memungkinkan, rudal Mica sesuai perencanaan akan memperkuat kebutuhan hanud di PKR (Perusak Kawal Rudal) Martadinata Class dan korvet Bung Tomo Class. Jika dihitung keseluruhan, maka ada lima unit kapal perang TNI AL yang kelak dipasangi Mica.

Sementara jika dibedah lebih detail, satu unit korvet Bung Tomo Class sesuai standar dipersiapkan untuk instalasi 16 unit peluncur rudal Mica. Sementara frigat Martadinata Class dipersiapkan pada haluannya dapat membawa 12 unit peluncur rudal Mica. Dengan kebutuhan yang ada, maka setelah ini diperkirakan akan tiba gelombang kedatangan selanjutnya dari paket rudal Mica.

Dari segi kemampuan, Mica dapat menyergap sasaran sejauh 20.000 – 25.000 meter dengan ketinggian 30.000 feet (setara 9.144 meter). Jika kepepet, Mica bisa saja ditembakan dengan jarak minimum sasaran 1 km. Mica dapat melaju hingga Mach 3. Rudal ini punya bobot total 112 kg dengan berat hulu ledak 12 kg. Aktivasi hulu ledak didasarkan proximity radar fuze. (Gilang Perdana)

23 Comments