Mamba dan Bushmaster – Dua Rantis MRAP yang Mejeng di Victory Park Moskow, Sejenis yang Digunakan Kopassus

Bushmaster

Warga Moskow tengah mendapat tontonan baru, yakni digelarnya pameran alutsista rampasan dari perang Ukraina “War Trophies”, yang berlangsung selama satu bulan di Victory Park. Sekitar 30 kendaraan tempur (ranpur) dan kendaraan taktis (rantis) dari 12 negara donatur Ukraina, dipamerkan dalam kondisi mulai dari rusak ringan sampai rusak berat.

Baca juga: Mulai 1 Mei, Rusia Gelar “War Trophies” di Moskow, Pajang Beragam Alutsista dari Negara-negara ‘Donatur’ Ukraina

Beberapa ranpur sejenis yang digunakan TNI AD, terlihat mejeng di Victory Park, seperti Infantry Fighting Vehicle (IFV) M1A3 Marder, Armored Personnel Carrier (APC) M113, self propelled howitzer CAESAR dan Main Battle Tank (MBT) Leopard 2A4. Nah, selain nama yang disebut tadi, ada dua rantis lapis baja dengan kemampuan kualifikasi Mine-Resistant Ambush Protected (MRAP), yang jenisnya serupa dengan yang digunakan satuan elite Sat-81/Gultor (Penanggulangan Teror) Kopassus TNI AD, yakni Bushmaster dan Mamba. Keduanya adalah rantis berpenggerak empat roda yang dikenal battel proven.

Bushmaster 4×4 adalah produksi Thales Australia. Setidaknya ada 20 unit Bushmaster yang dikirim pemerintah Australia pada tahun 2022. Saat itu, pemerintah Australia memutuskan untuk mengirim 20 unit Bushmaster, dengan 2 di antaranya adalah varian ambulans. Pengiriman paket Bushmaster diberangkat dari Pangkalan udara Amberly di negara bagian Queensland. Satu unit C-17A Globemaster dapat membawa empat unit Bushmaster.

Bushmaster 4×4
Bushmaster yang berbobot 10 ton dibekali dengan mesin diesel enam silinder Caterpillar 3126E ATAAC dengan daya 330hp/246 kW pada torsi 2.400 rpm. Mesin turbocharger-nya mengusung transmisi otomatis ZF. Dengan rasio tenaga berbanding bobot mencapai 30-33hp per ton, maka mudah bagi Bushmaster melaju hingga kecepatan 110 km per jam di jalanan aspal, atau kecepatan maksimal hingga 120 km per jam.

Bushmaster yang masuk kategori rantis MRAP. dikenal punya reputasi yang cukup bagus. Bila melindas ranjau, maka Bushmaster sudah sangat siap untuk menahan impact ledakan. Kemampuan ini berkat bodi monokok Bushmaster yang dibentuk menyatu dari atas sampai ke bawah.

Di bagian bawah, bodi membentuk sudut tajam alias V-hull, sehingga bila dilihat sekilas penampang kendaraan ini aslinya seperti tetesan air. Bentuk V pada sasis bagian bawah adalah kunci rahasia untuk memantulkan efek ledakan ranjau ke arah samping, sehingga tidak seluruh energi ledakan menembus ke dek atas, alhasil risiko cedera awak dan penumpang bisa dikurangi.

Alvis Mamba 4×4
Manba hadir di Ukraina atas hibah dari Estonia, rantis dengan kualifikasi MRAP ini dirancang dengan kelengkapan proteksi dari efek ledakan ranjau. Mamba menggunakan sasis monokok dan tameng ‘V-shaped’ dibawahnya, diciptakan untuk menahan efek ledakan ranjau IED (improvised exposive device) hingga 7 kg yang sengaja dipasang sepanjang jalan.

Mamba persisnya dirancang atas dasar kebutuhan operasi militer Afrika Selatan guna menghadapi konflik di perbatasan yang sarat penggunaan ranjau darat. Varian awal Mamba dibangun oleh Mechmen Consultant, bagian dari Denel Group. Pada awalnya Mamba masih mengusung penggerak 4×2 (two wheel drive). Baru selanjutnya pada Mamba MK2 yang dikembangkan oleh Reumech OMC, rantis ini menggunakan penggerak four wheel drive (4×4) dan lapisan bajanya ditingkatkan 7 mm lebih kuat dari varian terdahulu (MK1).

Produksi Mamba telah berganti-ganti pemilik. Reumech OMC yang menggarap Mamba MK2, kemudian diambil alih oleh Vickers Defence Systems dari Inggris, dan berganti nama jadi Vickers OMC. Dan di akhir tahun 2002, Alvis PLC membeli Vickers Defence Systems and Vickers OMC, yang selanjutnya namanya berganti menjadi Alvis OMC. Terakhir pada tahun 2004, Alvis PLC diambil alih oleh BAE Systems, dan kemudian Alvis OMC berganti nama jadi BAE Systems Land Systems OMC.

Mamba MK2 SWB: Rantis Serbu MRAP Sat-81/Gultor Kopassus TNI AD

Mamba mengusung platform sasis truk Unimog yang legendaris. Baja pada hull dan kaca, dirancang untuk mampu menahan terjangan proyektil kaliber 5,56 dan 7,62 mm. konfigurasi Mamba tak beda dengan rantis APC (armoured personnel carrier) pada umumnya, sopir duduk berdampingan dengan komandan, dan dibekalangnya ada setting kursi untuk sembilan pasukan. Pada posisi komandan terdapat roof hatch yang dapat terkoneksi dengan dudukan senapan mesin atau pelontar granat otomatis.

Untuk urusan dapur pacu, Mamba ditenagai mesin diesel Mercedes Benz 352N 6-cylinder yang menghasilkan tenaga 123 HP, sehingga kendaraan dapat dipacu hingga kecepatan 102 km per jam. Mesin diesel menggunakan empat kecepatan synchromesh gearbox penuh dengan rentang tinggi dan rendah, memberikan total delapan depan dan empat gigi mundur. (Gilang Perdana)

Ukraina Terima Rantis Lapis Baja Alvis Mamba 4×4, Sejenis yang Digunakan Kopassus

3 Comments