MAKS 2021: Rusia Raih 13 Kontrak Penjualan Alutsista Senilai 1 Miliar Euro

Dibuka pada 20 Juli, hajatan pameran militer dan kedirgantaan MAKS 2021 telah ditutup pada 25 Juli 2021. Selain memberi kejutan dengan peluncuran perdana prototipe jet tempur stealth Sukhoi Checkmate, kabar yang juga ditunggu publik adalah seberapa kuat Rusia untuk mampu menjual produk alutsistanya ke pasar global. Pasalnya situasi global sedang sulit, banyak negara yang terkena krisis keuangan akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Sepanjang 2021, Rusia Raih US$5 Miliar Penjualan Alutsista, 80 Persen Didominasi Pesanan Angkatan Udara dan Sistem Hanud

Belum lagi, secara bisnis manufaktur persenjataan Rusia banyak mengalami hambatan penjualan akibat tekanan Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA) yang dikipaskan oleh Amerika Serikat. Untuk menjawab kinerja pemasaran produk alutsista Rusia, Rosoboronexport JSC selaku agen penjualan resmi produk persenjataan Rusia, belum lama ini memberikan pernyataan, bahwa selama MAKS 2021 Rusia telah menandatangani 13 kontrak ekspor berbagai persenjataan dengan nilai lebih dari 1 miliar euro.

Alexander Mikheev, Director General of Rosoboronexport mengatakan, “Dari hasil negosiasi selama MAKS 2021, beberapa produk berhasil ditawarkan, di antaranya di matra udara ada jet tempur Sukhoi Su-30SME, helikopter serang Mi-35M, helikopter angkut Mi-17V-5, radar Protivnik-GE dan ruda hanud MANPADS Verba. Sebagai tambahan, beberapa rantis lapis baja juga telah dipesan,” ujar Mikheev dalam siaran pers yang diterima Indomiliter.com (23/7/2021).

Dihadiri oleh 30 delegasi dari 20 negara, disebutkan mitra asing mitra telah menyakatakan minat untuk mengakuisisi jet tempur MiG-35D dan Su-30SME, pesawat angkut IL-76MD-90A(E), pesawat tanker IL-78MK-90A, helikopter serang Mi-28NE dan Kamov Ka-52, helikopter angkut militer Mi-171Sh serta helikopter serba guna Ka-226T, dan sistem hanud Pantsir-S1.

Baca juga: 9K333 Verba – Generasi Keeempat Rudal MANPADS Terbaru Rusia

Dibandingkan pada ajang sebelumnya, pada MAKS 2021 Rusia memberi penekanan pada kerja sama industri persenjataan dengan pelanggan dari kawasan Asia-Pasifik, Timur Tengah, Amerika Latin, Afrika dan CIS. (Gilang Perdana)

11 Comments