KRI Waigeo 961: Namanya Baru “Terdengar” Setelah Akhiri Masa Tugas

Dalam jagad pemberitaan seputar kapal perang TNI AL, nama KRI Waigeo 961 nyaris tak pernah disebut. Namun ada yang berbeda pada 28 Februari 2018, nama KRI Waigeo (WGO) 961 mendadak ramai diwartakan media nasional, lantaran kapal yang masuk dalam armada Satuan Kapal Bantu (Satban) Koarmatim ini resmi dipensiunkan dalam inventaris armada TNI AL.

Baca juga: KRI Karimata 960 – Setelah Terbakar Hebat, Kini Resmi Pensiun dari Kolinlamil TNI AL

Lewat upacara penurunan ular-ular perang dan lencana perang, KRI Waigeo 961 yang telah bertugas sejak 9 Agustus 1985 akhirnya mengakhiri pengabdiannya setelah 33 tahun beroperasi. Dan yang perlu jadi catatan, KRI Waigeo 961 adalah kapal produksi dalam negeri, tepatnya dibangun oleh galangan Fasharkan Manokwari pada tahun 1982. Dan boleh jadi, KRI Waigeo 961 merupakan kapal produksi dalam negeri yang pertama kali purna tugas dari jajaran TNI AL.

Bila mencermati dari foto-foto yang dimuat, walau usianya belum terlalu tua, nampak KRI Waigeo 961 sudah cukup lama tak berlayar, pun sekujur lambung kapal telah dipenuhi karat. Dalam arsenal Satban Koarmatim, KRI Waigeo 961 merupakan jenis kapal Angkut Serba Guna (ASG). KRI Waigeo 961 memiliki panjang 31,3 meter, lebar 6,26 meter, tinggi lambung 2,6 meter, diameter taktis 130 meter, pendorong pokok Diesel Engine dengan kecepatan 20 knot. Kapal dengan bobot 200 ton ini dapat membawa 50 personel dan jarak jelajah 1.609 km.

Menyandang status sebagai KRI, tak lupa bekal senjata disematkan pada KRI Waigeo 961. Ini nampak dari dua mounting untuk dudukan senapan mesin berat kaliber 12,7 yang ada di atas anjungan.

Baca juga: KRI Balikpapan 901 – Kapal Tanker Tua Peninggalan Perang Dingin

Selama 33 tahun masa kedinasannya, KRI Waigeo 961 telah melaksanakan berbagai penugasan berupa mendukung pergeseran personel maupun material ke seluruh wilayah tanah air, baik dalam rangka operasi militer maupun mendukung pembangunan nasional. Dengan kiprahnya selama ini, kehadirannya telah banyak memberikan kontribusi positif bagi terlaksananya tugas-tugas yang di emban TNI Angkatan Laut dan meninggalkan kebanggaan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. Waigeo sendiri diambil dari nama salah satu kerajaan di Kepulauan Raja Ampat, Papua. (Bayu Pamungkas)

9 Comments