Kornet-EM – Generasi Baru Rudal Anti Tank Berpresisi Tinggi Rusia

Melanjutkan generasi rudal anti tank Kornet yang legendaris, dari ajang International Military-Technical Forum “ARMY-2021″, Rusia menampilkan varian terbaru dari rudal Kornet yang diberi label Kornet-EM multipurpose long-range missile system yang ditempatkan dalam platform ranpur lapis baja K-4386 Typhoon 4×4.

Baca juga: VDV K-4386 4×4 “Typhoon Airborne” – Ranpur MRAP Spesialis Pasukan Lintas Udara

Mengutip sumber dari npovk.ru, Kornet-EM digadang untuk menghancurkan tank modern yang dibekali perlindungan dinamis, kendaraan lapis baja ringan, basis perkubuan lawan, sampai sasaran udara berkecepatan rendah (helikopter dan drone). Dan sudah barang tentu, rudal anyar ini dapat diguakan sepanjang hari, dalam kondisi cuaca ekstrem dan di kondisi gangguan elektronik dan optik dari lawan.

Karakteristi teknis dari Kornet-EM yaitu punya jarak tembak minimum 150 meter dan jarak tembak maksimum 10.000 meter. Sementara daya penetrasi rudal ini dapat menembus lapisan baja dengan ketebalan 1.100 – 1.300 mm. Sebagai pengendali, Kornet-EM mengandalkan sistem otomatis lewat laser beam. Dari ranpur K-4386 Typhoon dapat diluncurkan dua rudal secara simultan untuk menangani dua sasaran sekaligus.

Seperti terlihat di foto, ada delapan peluncur rudal yang siap tembak di atas kendaraan, selebihnya ada stok amunisi 16 unit rudal yang disiapkan di dalam kendaraan. Bicara tentang peluncur, dapat berputar horisontal 180 derajat dan elevasi -5 sampai 45 derajat. Bobot tiap modul peluncur adalah 75,2 kg, dimana ada dua modul peluncur pada K-4386 Typhoon 4×4.

(Foto-foto: Istimewa)

Bila diperdalam, Kornet-EM terdiri dari dua sub pilihan rudal, pertama 9M133M-2 – rudal anti tank ini punya jarak tembak maksimum 8.000 meter. Bobotnya dalam kontainer mencapai 31 kg. kedua 9M133FM-3 – punya jarak tembak maksimum 10.000 meter, berat hulu ledak 7 kg dan bobot dalam kontainer 33 kg.

K-4386 masuk kategori ranpur dengan kualifikasi MRAP (Mine-Resistant Ambush Protected) menawarkan perlindungan menyeluruh bagi pasukan dan awak di dalam kompartemen. Spesifikasi proteksi sesuai dengan standar OTT level 3 yang menjamin keselamatan awak dari efek ledakan ranjau dan pecahan granat berpeluncur roket. Lambung kendaraan sendiri telah memenuhi standar perlindungan OTT level 4 untuk menahan terjangan proyektil dari senjata kaliber kecil dan pecahan artileri.

Baca juga: Kalashnikov Sukses Uji Coba Rudal Anti Tank “Vihr” Varian Upgrade

Typhoon K-4386 dirancang dengan satu ruangan kabin tunggal, dimana kendaraan ini mengadopsi dua pintu pada bagian depan, dan satu pintu akses pasukan di bagian belakang. Plus terdapat pintu palka untuk akses penumpang dan senjata. (Gilang Perdana)

8 Comments