Jelang Serangan Balasan Iran, Israel Bongkar dan Pindahkan Jet Tempur F-16 ke Fasilitas Rahasia

Imbas dari serangan udara yang mematikan ke Kedutaan Besar Iran di Damaskus, Suriah, maka Teheran telah mengumandangkan serangan balasan ke Israel. Tidak diketahui persisi kapan Iran atau proxy-nya di Timur Tengah akan melancarkan serangan balasan, namun Badan Intelijen Pusat atau CIA (Central Intelligence Agency) telah memberi peringatan bahwa Iran berpotensi melancarkan serangan besar-besaran dengan kombinasi rudal balistik dan drone kamikaze dalam waktu dekat, bahkan ada yang menyebut dalam tempo 48 jam.

Baca juga: Bersiap Perang dengan Iran, Israel Minta ke AS Percepat Pengiriman 25 Unit Jet Tempur F-15EX

Meski sistem hanud (pertahanan udara) Israel berlapis dan terbilang canggih, namun tetap saja kemurkaan Iran kali ini telah membuat Israel jiper dan dilanda kepanikan. Nah, mengantisipasi serangan balasan yang kemungkinan menargetkan instalasi strategis, maka sejumlah antisipasi dilakukan pihak militer. Salah satu yang viral dalam beberapa jam ini adalah terekamnya konvoi truk trailer yang bergerak di jalan raya menuju kota Eilat.

Konvoi truk tersebut membawa muatan berupa fuselage jet tempur F-16 yang ditutupi kain warna putih. Tidak diketahui persis arah konvoi yang membawa F-16 tersebut, yang jelas ke suatu tempat yang dirahasiakan.

Jet tempur F-16 dapat dibongkar pasang atau dipecah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil untuk perawatan, perbaikan, atau pengangkutan. Ini adalah fitur umum dari pesawat militer modern yang memungkinkan mekanik dan teknisi pesawat untuk mengakses komponen-komponen utama pesawat dengan lebih mudah. Dengan memisahkan pesawat menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, perawatan dan perbaikan dapat dilakukan dengan lebih efisien, dan pesawat dapat diangkut menggunakan pesawat angkut atau truk kargo/trailer jika diperlukan.

Waktu yang dibutuhkan untuk membongkar dan memasang kembali bagian dari jet tempur F-16 dapat bervariasi tergantung pada kompleksitas pekerjaan, jumlah bagian yang harus dibongkar, tingkat keahlian teknisi, dan peralatan yang tersedia. Namun, secara umum, proses ini bisa memakan waktu beberapa jam hingga beberapa hari tergantung pada skala perawatan atau perbaikan yang dilakukan.

Proses yang paling sulit dalam bongkar pasang pesawat seperti F-16 mungkin tergantung pada jenis pekerjaan yang dilakukan. Namun, beberapa proses yang umumnya dianggap sulit dalam bongkar pasang pesawat adalah akses ke komponen tersembunyi, penggantian mesin, perawatan struktural dan koreksi masalah avionik. Semua proses tersebut memerlukan keahlian yang tinggi, peralatan yang tepat, dan ketelitian yang ekstra untuk memastikan bahwa pesawat dapat dioperasikan dengan aman dan efisien setelah selesai dilakukan perawatan atau perbaikan.

Diduga dalam Persiapan Misi Serangan ke Iran, F-16 Israel Tampil dengan Full Tangki Bahan Bakar Eksternal

Angkatan Udara Israel (Israeli Air Force) mengoperasikan sekitar 250 hingga 300 jet tempur F-16 dalam berbagai varian dan ditempatkan di beberapa pangkalan udara, seperti:

1. Pangkalan Udara Ramat David: Terletak di dekat kota Haifa di utara Israel
2. Pangkalan Udara Hatzor: Terletak di dekat kota Ashdod di Israel tengah.
3. Pangkalan Udara Nevatim: Terletak di dekat kota Beersheba di Israel selatan, Pangkalan Udara Nevatim adalah pangkalan udara utama yang digunakan untuk F-16 dan pesawat tempur lainnya serta menjadi basis operasi untuk skuadron F-35 Israel.
4. Pangkalan Udara Ovda: Terletak di Gurun Negev di Israel selatan.
(Gilang Perdana)

One Comment