Inilah USS Wright CC-2 – Kapal Induk dengan Menara dan Antena Raksasa

Kapal perang yang berperan sebagai pusat komando dan kendali (kodal) alias command and control ship, rasanya sudah jamak kita dengar. Dalam kemampuan yang terbatas, seperti TNI AL pun mempunyai beberapa kapal yang legendaris sebagai pusat kodal sejak era Operasi Trikora. Namun, ada yang unik dari sosok USS Wright, pasalnya inilah pertama kalinya dan satu-satuya ada kapal induk yang telah berubah peran sebagai kapal kodal.

Baca juga: KRI Multatuli 561 – “Kapal Markas Yang Misterius”

Meski wujudnya masih identik sebagaimana kapal induk pada umumnya, namun pada deck USS Wright justru ‘tertancap’ beberapa antena monopole berukuran besar. Mengutip dari navy-radio.com, disebutkan beberapa menara yang terlihat bak pohon raksasa itu berupa antena HF (High Frequency) dan LF (Low Frequency). Persisnya HF terdiri dari AN/WRT-2 transmitters dan R-1051/URR receivers, serta LF berupa TAB-7 transmitter (100-555kc, 2kw) dan AN/WRT-1 transmitters. Selain itu, antena USS Wright juga mencakup SVLF (Shipboard Very Low Frequency) yang digelar menggunakan media balon udara dan dikendalikan dari helikopter Kaman QH-43G.

Lantas untuk apa bejibun antena di USS Wright? Dari beberapa literasi disebutkan fungsi USS Wright bertindak sebagai pos kodal darurat dan mendukung akses komunikasi Presiden dan pimpinan militer AS, khususnya saat terjadi konflik dan ancaman serangan nuklir. Dalam sejarahnya, USS Wright pernah ditugaskan untuk mendukung komunikasi Presiden AS Lyndon B. Johnson dalam kunjungannya ke beberapa negara di Amerika Selatan pada tahun 1967. Bisa disebut, USS Wright adalah versi kapal laut dari Boeing E-4B “Doomsday Plane.”

(Foto2: navy-radio.com)

Yang menarik, dari sisi sejarah USS Wright, sebelum menjadi kapal kodal dengan seabreg antena raksasa, kapal induk dengan panjang 208 meter dan lebar 23,4 meter ini adalah peninggalan dari desain akhir Perang Dunia II. Awalnya USS Wright dengan kode CVL-49 didapuk sebagai kapal induk ringan. Dibangun oleh New York Shipbuilding Corporation, USS Wright diluncurkan pada 1 September 1945, namun baru masuk kedinasan AL AS pada 9 February 1947.

Seiring reorganisasi, pada Maret 1962, USS Wright diubah perannya sebagai kapal kodal dengan perubahan kode menjadi CC-2. Setelah beragam modifikasi, pada Mei 1963, kapal komando ini ditugaskan secara penuh dan dioperasikan di kawasan Pasifik Timur sampai akhir 1963. Sejak akhir 1963, USS Wright di mutasi ke palagan Atlantik dengan berlayar melewati Terusan Panama. Kapal induk yang namanya jarang dikenal ini terus aktif dioperasikan hingga lima tahun setelahnya.

Baca juga: Di Luar Kelaziman, Kapal Pelacak Rudal Balistik milik AS Tiba di Singapura

USS Wright resmi dipensiunkan dari armada AL AS pada Mei 1970, dan baru pada tahun 1980, kapal induk berbobot 14.500 ton ini dijual untuk di-scrap. (Gilang Perdana)

12 Comments