Inilah Keunggulan M1A2 SEPv3 Abrams, MBT Terbaru Pilihan Australia

Berdasarkan persetujuan penjualan yang dirilis oleh Defense Security Cooperation Agency (DSCA), disebutkan Australia akan mengakuisisi paket MBT Abrams berikut perlengkapannya senilai US$1,68 miliar. Yang menarik dari paket tersebut, dari 160 unit struktur sasis M1A1 Abrams yang dibeli, 75 unit diantaranya akan digunakan untuk memproduksi M1A2 SEPv3 Abrams.

Baca juga: Australia Tambah Tank Tempur Utama, Total Bakal Punya 134 Unit MBT Abrams

Label MBT Abrams pastinya sudah sangat tersohor, namun lain halnya dengan M1A2 SEPv3 Abrams. Inilah varian terbaru dan tercanggih dari keluarga MBT Abrams yang nantinya akan memperkuat Angkatan Darat Australia. SEP (System Enhanced Package)v3 adalah konfigurasi modern MBT Abrams yang dirancang untuk AD AS. Dikutip dari army-technology.com, SEPv3 Abrams menawarkan perlindungan dan survivabilitas yang ditingkatkan, serta daya hancur yang lebih mematikan dari varian sebelumnya. SEPv3 Abrams juga dilengkapi berbagai kemajuan teknologi, termasuk peningkatan lapis baja, komunikasi dan efisiensi bahan bakar.

M1A2 SEPv3 Abrams tetap mempertahankan tata letak M1A2 dengan kabin pengemudi di lambung tengah depan, turret atau kubah di tengah dan paket daya di belakang. Tank ini mengintegrasikan teknologi modular, dimana beberapa komponen dapat diganti dengan mudah.

M1A2 SEPv3 Abrams mengintegrasikan joint tactical radio system (JTRS) handheld, man-pack, dan radio small form fit untuk memastikan kesiapan jaringan dan interoperabilitas dengan tim brigade combat di masa depan. Sebagai senjata utama, M1A2 SEPv3 Abrams mengandalkan meriam M256 120 mm smoothbore yang dapat menembakan munisi kinetik M829A4 dan munisi advanced multi-purpose (AMP) untuk menghadapi sasaran kendaraan lapis baja, personel, dan pesawat yang terbang rendah.

Guna mendeteksi sasaran, tank lawas rasa anyar ini dibekali dengan teknologi improved forward-looking infrared (IFLIR). IFLIR menggunakan teknologi infra merah gelombang panjang dan menengah untuk meningkatkan akuisisi target, identifikasi dan keterlibatan lebih jauh dibandingkan dengan FLIR generasi kedua.

Pada bagian atas kubah, terdapat senapan mesin berat kaliber 12,7 mm yang dikendalikan secara remote control weapon system (RCWS) dan senapan mesin coaxial M240 kaliber 7,62 mm yang bergerak mengikut arah gerakan laras.

M1A2 SEPv3 Abrams juga mendapatkan peningkatan proteksi, khususnya pada bagian lambung dan kubah disiapkan untuk menghadapi efek ledakan dari improvised explosive device (IED). Selain itu, sistem peperangan elektronik IED (RCIED) yang dikendalikan dari jarak jauh (CREW Duke V3) akan melindungi kru dari bom yang ditanam disisi jalan dan serangan IED. Kedua sisi kubah juga dilengkapi dengan pelontar granat asap enam laras M250. Tabir asap juga bisa dipasang dengan sistem yang dioperasikan dengan mesin.

M1A2 SEPv3 ditenagai mesin turbin gas Honeywell AGT1500 yang menghasilkan tenaga 1.500 hp. Unit daya tambahan memungkinkan tank untuk mengoperasikan sistem on-board dengan kemungkinan deteksi yang lebih kecil selama operasi senyap. Generator pada tank ini memungkinkan pengoperasian kubah tanpa tenaga dari mesin utama saat kendaraan dalam posisi diam, sehingga meningkatkan efisiensi bahan bakar.

Abrams boleh dibilang sebagai MBT yang memanjakan krunya, baik dalam hal kenyamanan berkendara maupun optronik yang digunakan oleh penembak maupun komandan. Penembak memiliki gunner primary sight dengan dua day optics, satu untuk jarak jauh dengan magnifikasi 3x โ€“ 10x, sementara satu optik lainnya tanpa pembesaran untuk kewaspadaan maksimal terhadap sasaran. Kontrol kendali penembakan buatan General Dynamics Kanada dibuat sesimpel mungkin. Penembak tinggal menempatkan retikula di dalam GPS dan menembakan laser rangefinder buatan Raytheon untuk menentukan jarak.

Baca juga: [Polling] M1A1 AIM Abrams Australian Army: Lawan Tanding Terberat MBT Leopard 2 A4 TNI AD

Secara keseluruhan, M1A2 SEPv3 punya panjang 9,7 meter, lebar 3,7 meter dan tinggi 2,4 meter. MBT ini diawaki empat personel, yang terdiri dari pengemudi, komandan, loader dan penembak. (Bayu Pamungkas)

23 Comments