India Lakukan Negosiasi Lanjutan untuk Leasing Pesawat Tanker Airbus A330 MRTT

Setelah diwartakan pada November 2020, Angkatan Udara India kini telah semakin mantap untuk mendatangkan alutsistanya lewat program leasing (sewa). Wujud konkritnya, Kementerian Pertahanan India saat ini sedang dalam negosiasi lanjutan dengan Pemerintah Perancis untuk menyewa satu unit pesawat tanker Airbus A330 Multi-Role Tanker Transport (MRTT) untuk tujuan pelatihan.

Baca juga: India Mantapkan Pengadaan Alutsista Lewat Jalur Leasing untuk Angkatan Laut dan Udara

Dikutip dari Janes.com (30/4/2021), rencananya AU India akan menyewa satu unit Airbus A300 MRTT milik AU Perancis, namun itu hanya bersifat sementara, sebagai program lanjutan, AU India akan melakukan leasing untuk lima unit Airbus A330 MRTT baru. Hal tersebut telah disampaikan pejabat AU India pada 28 April lalu.

Perwira senior di AU India mengatakan, bahwa wajar bagi India untuk memilih A330 MRTT, karena pesawat tanker jenis inilah yang dioperasikan oleh Angkatan Udara Perancis dan Angkatan Udara Uni Emirat Arab. Disebut wajar juga karena pesawat tanker inilah yang selama ini memberikan dukungan air refueling pada saat delivery armada jet tempur Rafale dari Perancis ke India secara non stop.

AU India saat ini IAF mengoperasikan enam kapal tanker Ilyushin Il-78 buatan Rusia yang diakuisisi pada tahun 2003 – 2004. Tetapi hampir semuanya kini tidak berfungsi karena menghadapi masalah pemeliharaan serta kekurangan suku cadang.

Dalam kesempatan terpisah, KSAU India Marsekal R.K.S. Bhadauria mengatakan, angkatan Udara bisa memperoleh pesawat tanker baru dengan leasing di bawah kebijakan baru pemerintah. “Leasing tidak ada hubungannya dengan kendala anggaran, tetapi merupakan evolusi dari proses dan prosedur akuisisi pertahanan. Proses ini akan memberikan layanan beberapa fleksibilitas. AU India berusaha untuk mengakuisisi pesawat tanker sebagai bagian dari kebutuhan yang dianggap kritis,” ujar Bhadauria.

Seorang pejabat Kemhan India menyatakan bila Leasing menyediakan sarana untuk memiliki dan mengoperasikan aset tanpa pengeluaran modal awal yang besar dengan cara pembayaran sewa berkala. Ia menambahkan bahwa opsi leasing tidak hanya berguna untuk mendapatkan pengalaman operasional pada suatu persenjataan tetapi juga opsi yang lebih baik dibandingkan dengan biaya akuisisi satu kali (pengadaan normal).

Baca juga: [Polling] Airbus A330 MRTT – Jadi Pilihan Utama Pesawat Tanker untuk TNI AU

Nah, bagaimana dengan Indonesia? Sudah sejak tahun 2015 pengadaan pesawat tanker masuk ke dalam agenda Minimum Essential Force (MEF). Mengingat keterbatasan anggaran, pengadaan lewat leasing layak dipikirkan, terlebih Indonesia juga akan mengakuisisi jet tempur Rafale. (Gilang Perdana)

7 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *