Gantikan Ultimax 100, Pasukan Infanteri Singapura Borong 1.885 Pucuk Colt IAR M4A1

Angkatan Bersenjata Singapura dikabarkan telah mendapatkan persetujuan dari pemerintah Amerika Serikat untuk pembelian 1.885 pucuk senapan mesin otomatis Colt kaliber 5,56 mm seharga $3.189.420. Hal ini menyusul konfirmasi dari Kementerian Pertahanan Singapura pada bulan Mei 2023 bahwa Negara Pulau tersebut telah memilih Colt Infantry Automatic Rifle (IAR) Colt M4A1, sebagai senjata otomatis standar berikutnya di angkatan bersenjatanya.

Baca juga: Ultimax 100 – Senapan Mesin Regu Andalan Taifib Korps Marinir dan Kopassus TNI AD

Pembelian ribuan pucuk senapan mesin otomatis tersebut dimaksudkan untuk menggantikan Ultimax 100 Mk.2 light machine gun di segmen Squad Automatic Weapon, yang usianya telah menua. Singapura memiliki sejarah panjang dalam memproduksi senjata perorangan untuk tentaranya, dimulai dengan produksi lisensi senapan serbu Colt AR-15 dan M-16 sebagai senapan standar yang dimulai pada tahun 1970-an dan akhirnya memperkenalkan desain dalam negeri sendiri.

Colt IAR akan menggantikan Ultimax 100 produksi ST Engineering Land Systems, yang telah digunakan oleh militer Singapura sejak tahun 1982 dalam subvarian Mk.2 dan Mk.3. Colt, yang kini merupakan anak perusahaan dari perusahaan Ceko Colt CZ Group, sebelumnya telah menjual IAR-nya ke Korps Marinir Meksiko.

Colt IAR Model 6940, sekarang dikenal sebagai Colt IAR, dikembangkan sebagai tanggapan terhadap kebutuhan Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) untuk pengganti M249 Squad Automatic Weapon (SAW). yang sudah tua. Dalam hal ini, Colt Defense, LLC, produsen senjata api terkenal Amerika, mengemban tugas merancang senjata yang lebih ringan dan andal.

Colt IAR mengandalkan direct gas impingement operating system, mirip dengan yang digunakan pada senapan AR-15, M16, dan M4. Sistem ini memastikan kompatibilitas dengan amunisi dan komponen standar militer AS, membuat pemeliharaan dan pengenalan menjadi lebih mudah bagi personel militer.

Untuk mengatasi kekhawatiran tentang panas berlebih selama penembakan yang berkepanjangan, Colt IAR dilengkapi dengan heavyweight barrel 16,1 inci yang dilengkapi dengan heat sink atau radiator, yang sebagian besar dibuat dari paduan aluminium. Desain ini menggabungkan heat sink ke dalam pelindung tangan bawah, memungkinkan pembuangan panas lebih efektif, sehingga meningkatkan daya tahan laras dan mengurangi risiko panas berlebih.

Desain receiver atas Colt IAR mengintegrasikan pelindung tangan atas ke dalam receiver itu sendiri, sehingga menghasilkan Picatinny rail berukuran penuh. Rel yang diperpanjang ini menawarkan platform serbaguna untuk memasang berbagai aksesori, seperti optik, laser, dan pegangan, sehingga meningkatkan stabilitas dan daya tahan untuk operasi militer.

Fitur penting dari Colt IAR adalah kontrol ambidextrousnya, yang dirancang untuk mengakomodasi penembak kidal dan kanan. Desain yang ramah pengguna ini meningkatkan kemampuan adaptasi senjata dan kemudahan penggunaan dalam beragam skenario pertempuran.

Sementara Colt IAR Model 6940 menjadi model produksi, Colt mengeksplorasi berbagai versi dan prototipe lainnya. Colt IAR6940H menampilkan desain heat sink/radiator berbeda yang dikembangkan oleh Knight’s Armament Co., memberikan opsi tambahan.

Selain itu, Colt IAR6940P memperkenalkan sistem piston langkah pendek sebagai alternatif sistem gas pelampiasan langsung tradisional, yang memenuhi beragam preferensi pengguna.

Senapan otomatis ini dilengkapi dengan peluru NATO 5,56×45 mm, memastikan kompatibilitas dengan amunisi militer AS standar. Dengan bobot kosong sekitar 4,3 kilogram, senapan ini mempertahankan profil yang relatif ringan dibandingkan rekan-rekannya. Kecepatan tembaknya berkisar antara 700 hingga 1000 peluru per menit, sehingga cocok untuk meredam tembakan dan mempertahankan daya tembak selama pertempuran.

Baca juga: SAR21 –  Senapan Serbu Bullpup Kopasgat dengan Desain Modular

Colt IAR mengandalkan magasin untuk amunisi, dengan kapasitas berkisar antara 30 hingga 150 butir peluru, yang dapat mengakomodasi berbagai skenario operasional. Dimasukkannya lug bayonet pada laras menambah keserbagunaan dan fungsionalitas senjata api ini sebagai pegangan pasukan infanteri. (Gilang Perdana)

One Comment