Seputar DSEI 2019Klik di Atas

DroneGun Tactical: Jammer Gun dengan Desain Futuristik

Dengan desain yang ringkas, tactical drone jammer gun full integrated ramai ditawarkan. Setelah sebelumnya ada Kalashnikov Rex-1, Drone Zoro DZ-02 Pro, dan Dronebuster Block 3, kini DroneShield memperkenalkan DroneGun Tactical pada ajang IDEX2019 di Uni Emirat Arab. Secara asasi, fungsi dan kapasitasnya bisa ditebak, namun yang unik dari jammer gun dari Australia ini adalah tampilan ‘laras antena’-nya yang bak senjata luar angkasa di film fiksi.

Baca juga: Dronebuster Block 3 – Tactical Drone Jammer Gun Ringkas Laksana Pistol

Sebagai tacticakl drone jammer gun, kata full integrated mengacu pada penempatan komponen baterai yang menyatu pada senjata (built in). Pihak DroneShield dalam rilisnya menyebut bahwa DroneGun punya kemampuan lebih banyak untuk menghadapi beragam tipe drone. Dengan fitur safe countermeasure, alih kendali pada drone sasaran yang bermuatan payload, seperti bahan peledak dapat dilakukan dengan lebih aman. Drone dapat dialihkendalikan dan didaratkan dengan aman ke titik yang ditentukan, menjadikan langkah forensik atas drone yang dimaksud lebih mudah dilakukan.

DroneGun Tactical punya jarak jangkau sampai 1 kilometer, dan dapat dioperasikan pada berbagai kondisi cuaca, dengan syarat suhu di rentang -20 sampai maksimum 55 derajat celcius. Tactical drone jammer gun ini berjalan di frekuensi simultan – 433MHz, 915MHz, 2.4GHz & 5.8GHz. Jenis sinyal yang dapat ditaklukan lainnya adalah GPS dan GLONASS.

Baca juga: Kalashnikov Rex-1 – Andalan Rusia di Pasar Tactical Anti Drone Jammer Gun

Dengan tenaga baterai lithium ion yang dapat diisi ulang, DroneGun Tactical dengan voltase 14,8 VDC punya waktu siaga 30 menit secara terus-menerus. Termasuk dengan dua baterai, bobot senjata non lethal ini secara keseluruhan 6,3 kg. Sudah mengusung standar NATO, DroneGun Tactical sudah menyandang sertifikasi ketahanan IP54. (Gilang Perdana)

2 Comments