Dari Truk Kontainer Sipil, Iran Sukses Luncurkan Secara Salvo Drone Kamikaze

Buntut serangan drone kamikaze yang dilakukan milisi Houthi di Yaman ke beragam obyek vital milik Arab Saudi, membuka mata dunia arti penting dari kehadiran drone kamikaze atau loitering munition. Meksi berukuran kecil, namun jika digabungkan dengan konsep kawanan (swarm drone), maka tingkat kerusakan yang diciptakan bisa signifikan, lantaran ada potensi sistem hanud lawan kebobolan.

Baca juga: Cina Perlihatkan Kemampuan Meluncurkan 48 Unit Drone Kamikaze dari sebuah RantisΒ 

Satu yang tak bisa dikesampingkan dari deployment drone kamikaze adalah wahana peluncurnya. Guna mengemas beberapa drone, diperlukan platform yang memadai sebagai peluncur. Bukan itu saja, sebisa mungkin wahana peluncur tidak terlalu kentara, atau lebih bagus bila dapat disamarkan.

Seperti belum lama ini, Iran dalam latihan militer dengan tajuk “Great Prophet 17” memperlihatkan demo peluncuran drone secara salvo dari truk kontainer. Berbeda dengan teknik peluncuran dari truk yang diadopsi Cina dan Taiwan, maka teknik peluncuran drone secara salvo mengandalkan hidrolik truk dan drone meluncur dari sisi atas kontainer.

Siapa sangka, truk kontainer sipil bercat putih ternyata dapat dimuati lima drone kamikaze. Sebuah teknik penyamaran yang baik. Sementara drone yang diluncurkan disebut adalah Shahed-136. Drone ini dikatakan sudah pernah digunakan oleh milisi Houthi untuk menyerang ke wilayah Arab Saudi.

Informasi tentang Shahed-136 nampaknya terbatas, meski begitu, bila dilihat dari desain, maka Shahed-136 identik dengan drone kamikaze Harpy produksi Israel Aerospace Industries (IAI). Nama Harpy meroket saat digunakan oleh AD Azerbaijan dalam konflik Nagorno-Karabakh melawan Armenia. Salah satunya, Harpy sukses menyerang MBT T-72A buatan Rusia yang dioperasikan AD Armenia.

Baca juga:Β Inilah β€œHarpy,” Drone Kamikaze yang Sukses Hancurkan MBT T-72 dalam Perang Armenia versus Azerbaijan

Dari spesifikasi, Harpy ditenagai satu unit mesin UEL AR731 Wankel rotary yang punya kekuatan 38 hp. Harpy dapat melaju dengan kecepatan 185 km per jam dan jarak jelajah 500 km. Punya panjang 2,7 meter dan lebar bentang sayap 2,1 meter, Harpy dapat membawa payload berupa hulu ledak high explosive seberat 32 kg. (Bayu Pamungkas)

8 Comments