Seputar DSEI 2019Klik di Atas

Dari Citra Satelit, Cina Diketahui Tempatkan Jet Tempur J-10 di Woody Island

Kilas balik ke Mei 2018, saat itu kabar pembom strategis supersonic Xian H-6K milik Cina yang berhasil lepas landas dari Woody Island, telah membuat geger beberapa negara di kawasan Laut Cina Selatan. Pasalnya dengan dengan combat radius hingga 3.500 km, maka Xian H-6K dari Woody Island dapat menjangkau seluruh negara di Asia Tenggara. Tentu yang dikhawatirkan bukan sebatas combat radius, melainkan kemampuan H-6K yang dapat menghantarkan senjata nuklir. Nah, masih terkait pulau terumbu karang tersebut, belum lama ini diwartakan jet tempur multirole Chengu J-10 telah berada di Woody Island.

Baca juga: Xian H-6K Mampu Lepas Landas dari Woody Island, Kini Seluruh Asia Tenggara dalam Jangkauan

Dikutip dari Janes.com (24/6/2019), disebutkan keberadaan J-10 diketahui dari citra satelit komersial pada 19 Juni lalu. Lebih detail, citra foto satelit menampak ada empat unit J-10 di Woody Island. Selanjutnya kabar keberadaan J-10 disiarkan secara luas oleh saluran berita CNN pada 21 Juni. Oleh beberapa analis, armada J-10 di Woody Island dianggap belum bersifat permanen, besar kemungkinan sebatas rotasi, mengingat pada 4 Juni dan 12 Juni juga tertangkap foto beberapa jet tempur Shenyang J-11.

Bagi Amerika Serikat, setiap perkembangan militer Cina di kawasan Laut Cina Selatan (LCS) wajib menjadi perhatian, mengingat tensi ketengangan dua negara ini terbilang tinggi, khusus J-10 disebut-sebut ini pertama kalinya jet tempur bersayap delta dan ber-canard tersebut hadir di Woody Island.

J-10 buatan Chengdu Aircraft Industry Group memang bukan jet yang terlalu baru, lantaran sudah digunakan AU Cina pada tahun 2006. Meski begitu, J-10 diketahui terus ditingkatkan kemampuannya. Seperti diwujudkan dalam hadirnya J-10C, dimana jet tempur ini telah dipasangkan teknologi radar AESA (Active Electronically Scanned Array)
dan rudal udara ke udara generasi baru, PL-10 dan PL-15. Tidak itu saja, J-10C dikabarkan juga dibekali kemampuan mesin dengan thrust vector 3D.

J-10C juga memiliki kemampuan untuk mengintegrasikan dan menembakkan rudal udara-ke-udara jarak pendek PL-10 dan rudal udara-ke-udara jarak jauh PL-15 yang juga disebut sebagai “AEW&C Killer.“ Pihak Cina sesumbar bahwa J-10C mampu mengalahkan kemampuan Sukhoi Su-35SK dan F-16 Viper. Dengan mesin tunggal WS-10A turbofan, J-10 melesat hingga Mach 2.2. Sementara jarang jangkau dengan ferry range mencapai 3.200 km (internal fuel tank), namun J-10 dapat memperpanjang endurance dan jankauan terbang berkat kemampuan isi bahan bakar di udara. Combat radius normal dari J-10 adalah 1.250 km.

Foto udara Woody Island yang diambil pada Januari 2016.

Baca juga: Xian H-6K: Pembom Strategis Andalan Militer Cina, Ikut ‘Meronda’ di Laut Cina Selatan?

Kembali tentang Woody Island, pulau ini dalam bahasa Cina disebut Yongxing Island. Woody Island dikenal sebagai pangkalan militer terbesar Cina di LCS, tepatnya di kawasan Kepulauan Paracel. Selama ini Woody Island dengan luas 213 hektar diketahui punya runway yang paling panjang (2.700 meter) di kawasan tersebut dan memungkinkan didarati oleh bomber. (Haryo Adjie)

6 Comments