Cockerill i-X 4×4 – Mampu Menembak Akurat Saat Melaju 120 Km Per Jam

John Cockerill Defense yang bermarkas di Belgia, secara khusus merancang ranpur (kendaraan tempur) Cockerill i-X 4×4 untuk pasar Timur Tengah. Sebagai bukti, Cockerill i-X diluncurkan pertama kali pada Pameran Pertahanan Internasional WDS (World Defense Show) 2022 yang diadakan di Riyadh, Arab Saudi. Dan dua tahun berlalu, pada WDS 2024 (4 – 8 Februari 2024), John Cockerill mengumumkan pencapaian Cockerill i-X, yakni sebagai ranpur darat pertama di dunia yang mampu menembak tepat sasaran, saat melaju 120 km per jam.

Baca juga: Cockerill i-X 4×4 – Ranpur “Interceptor” Futuristik dengan Tenaga Hibrida

John Cockerill Defense mengklaim Cockerill i-X sebagai kendaraan tempur beroda (ban) tercepat di dunia yang mampu mencapai sasaran dengan akurasi luar biasa pada kecepatan laju hingga 120 km per jam.

Cockerill i-X adalah produk kolaborasi ambisius yang menggabungkan penguasaan sistem senjata dari John Cockerill Defense dengan advanced rally raid performance techniques. Perpaduan strategis ini menghasilkan kendaraan yang berbeda dari desain kendaraan militer tradisional, sehingga membentuk paradigma baru dalam operasi perang darat. Ini menandakan penyimpangan dari konsep konvensional, yang mewujudkan pendekatan holistik terhadap desain dan fungsionalitas kendaraan tempur.

Cockerill i-X mampu bergerak dengan kecepatan sangat tinggi di jalan raya dan di luar jalan raya (dengan drive train termal atau hibrida termal listrik), ringan, tersembunyi dengan mengintegrasikan teknologi fusi data multi-sensor (smart helmet, on-board intelligence AI, kamera, sensor: LWS, deteksi dan lokalisasi Tembakan Akustik) dan mampu mengintegrasikan serangkaian senjata efektif, seperti kanon kaliber 25 mm, 30mm, rudal anti tank dan peluncur roket, yang dioperasikan secara remote.

Mengandalkan kanon otomatis 25 mm, di dalam kubah (turret) dapat dimuati 120 amunisi siap tembak. Dalam konfigurasi anti-tank, kubah dapat dipersenjatai dengan 2 atau 4 rudal anti tank, atau 7 tabung peluncur untuk RPG (Rocket Propelled Grenades). Berat kubah hanya 650 kg, dengan tambahan sekitar 60 kg untuk amunisi.

Kubah Cockerill i-X dapat berputar 360° dengan elevasi laras dari -10° hingga +60°. Kubah dilengkapi dengan 360° two-axis stabilized electro-optical sighting system termasuk televisi, IR (Infra-Red), dan laser range finder yang memungkinkan kedua awak untuk mendeteksi target pada jarak hingga 16,8 km, dan deteksi lewat thermal imager memiliki jangkauan deteksi 13,5 km.

Proteksi balistik kendaraan dapat mencapai Level 2 STANAG 4569 terhadap tembakan senjata ringan kaliber 7,62 mm API (Armor Piercing Incendiary), sedangkan proteksi ranjau Level 3 mampu menahan ledakan 8 kg TNT di bawah roda dan lantai kendaraan.

Cockerill i-X dapat ditenagai mesin termal yang menghasilkan tenaga 750 hp atau mesin elektrik termal hibrida dengan tenaga 800 hp. Cockerill i-X dapat mencapai kecepatan di jalan raya maksimum 200 km per jam dan 160 km per jam dalam kondisi gurun dengan jarak jelajah maksimum 600 km.

Dengan mesin termal, i-X dapat mencapai kecepatan 100 km per jam dalam waktu kurang dari 6 detik dan memiliki jarak pengereman 40 meter pada kecepatan 100 km per jam. Dalam mode elektrik penuh, jarak jelajah dibatasi hingga 30 km tetapi memberikan keuntungan taktis dengan thermal and acoustic signature reduction.

Otokar Akrep II: Ranpur Lapis Baja dengan Tenaga Listrik

Sasis Cockerill i-X didasarkan pada desain pabrikan mobil reli AS yang dirahasiakan, yang dikembangkan khusus untuk balapan Dakkar. Suspensi sasis hidropneumatik telah dimodifikasi oleh John Cockerill untuk meningkatkan mobilitas kecepatan tinggi di segala medan. Itu juga dapat dilengkapi dengan mekanisme ketinggian yang dikontrol (controlled height mechanism).

Cockerill i-X – “i” berarti “interceptor” dan “X” artinya “modular-multi weapons system” – adalah generasi baru kendaraan ringan serang cepat berpenggerak 4×4. (Gilang Perdana)

One Comment