Cina Bangun Pabrik Raksasa Buat Produksi Shenyang J-35, Jet Tempur Stealth Bakal Diproduksi Seperti Ponsel

Belum lama ini, Sun Cong, akademisi dan perancang pesawat dari Chinese Academy of Engineering, yang merupakan kepala perancang jet tempur Shenyang J-15, menyampaikan pandangannya tentang pengembangan jet tempur, yang mana Ia menyerukan agar jet tempur diproduksi dan diperbarui seperti ponsel (telepon seluler).
Baca juga: Desainer Pesawat Cina Menyerukan Agar Jet Tempur Diproduksi dan Diperbarui Seperti Ponsel
Nah, terkait dengan produksi jet tempur, Cina dikabarkan tengah membangun pabrik raksana (mega factory) untuk jet tempur stealth Shenyang J-35. Pembukaan pabrik raksasa seluas 270.000 meter persegi di Distrik Baru Shenbei, didedikasikan untuk memproduksi pesawat tempur stealth generasi kelima Shenyang J-35, dengan proyeksi produksi 100 unit pesawat per tahun, menandai langkah penting dalam ekspansi militer Cina.
Fasilitas produksi di Shenbei ukurannya sebanding dengan basis produksi F-35 Lightning II, menyoroti kemampuan produksi independen Cina, yang menghilangkan kerentanan rantai pasokan global (seperti Amerika Serikat) dan memungkinkan manufaktur yang lebih efisien. Sebagai informasi, Shenbei adalah sebuah distrik yang terletak di sebelah utara Kota Shenyang, ibu kota Provinsi Liaoning, Cina timur laut. Jadi Shenbei memang merupakan bagian administratif dari Shenyang.
🇨🇳 BREAKING: China has opened a mega factory to mass-produce its J-35 5th-gen stealth fighters. pic.twitter.com/s8WMbD8YF1
— Defence Index (@Defence_Index) July 13, 2025
Foto udara dan peta tata mega factory tidak hanya menunjukkan besarnya pabrik yang ada saat ini, tetapi juga pembangunan gedung-gedung pendukung baru yang sedang berlangsung. Penambahan ini direncanakan akan menggandakan kapasitas produksi, bahkan akan mengakomodasi produksi pesawat tempur generasi keenam di masa mendatang (Shenyang J-50).
Seperti dikutip extremarationews.com, skala dan arsitektur kompleks industri tunggal ini telah digambarkan sebagai “mengesankan,” menunjukkan bahwa kompleks ini dapat menjadi pusat manufaktur pesawat tempur utama Cina.

Yang terpenting, peran avionik terintegrasi dan jalur produksi berdenyut mengurangi waktu pengembangan dan meningkatkan efisiensi secara dramatis. Hal ini meningkatkan peran strategis J-35 bagi Angkatan Udara dan Angkatan Laut Cina, serta mendorong ambisi masa depan Cina, termasuk produksi pesawat tempur siluman generasi keenam yang saat ini tengah dikembangkan Shenyang.
Secara historis, pengembangan pesawat tempur baru merupakan proses yang panjang, dibutuhkan 15 tahun untuk hadirnya pesawat tempur generasi keempat dan 20-25 tahun untuk pesawat tempur generasi kelima, yaitu dari konsep hingga pengerahan atau operasional.

Namun, dengan skala industri yang fantastis, Cina sedang merevolusi proses ini melalui generasi baru sistem avionik terintegrasi, yang berbasis pada komputer misi dan teknologi pemrosesan pusat yang sangat terintegrasi. Inovasi ini memungkinkan pembaruan dan iterasi cepat pada arsitektur sistem avionik dan sistem kendali penembakan.
Dengan inti prosesor yang tangguh dan antarmuka terstandarisasi, sistem avionik J-35 dapat diperbarui secara berkala. Hal ini tidak hanya menambah fungsi baru tetapi juga secara langsung meningkatkan kinerja teknis melalui penggantian komponen perangkat keras secara “plug-and-play”. Pendekatan “iterasi cepat” ini memastikan peningkatan kinerja dan pengurangan waktu pengembangan suatu jet tempur.
Lockheed Martin Dapat Izin Produksi Tingkat Penuh, 156 Unit F-35 Dapat Diproduksi Per Tahun
Industri kedirgantaraan Tiongkok telah berhasil menerapkan lini produksi berdenyut dan perakitan langkah demi langkah yang berirama untuk pesawat taktis dan strategis. Tujuan selanjutnya adalah untuk lebih meningkatkan efisiensi perakitan in-line dengan mengoptimalkan persiapan material, transfer peralatan, dan tindakan perakitan oleh masing-masing pekerja. Ambisinya adalah untuk memproduksi pesawat tempur “seperti ponsel,” meniru presisi dan kapasitas produksi tinggi dari industri elektronik sipil modern.
J-35 adalah pesawat tempur stealth generasi kelima yang dikembangkan oleh Shenyang Aircraft Corporation (SAC), dengan varian untuk kapal induk (J-35) dan angkatan udara (J-35A). J-35 dirancang untuk superioritas udara dan operasi berbasis kapal induk, J-35 bermesin ganda dan secara signifikan lebih kecil daripada Chengdu J-20. Meskipun versi awal menggunakan mesin rancangan Rusia, mesin tersebut telah digantikan oleh mesin WS-19 buatan Cina. (Gilang Perdana)
Foto Terbaru, Jet Tempur Stealth Chengdu J-20A dengan Mesin Turbofan WS-15



@pierre apa iya.
buktinya GIANT BOW, MLRS, QW-3/19 , C-705, CIWS masih eksis .. memang beberapa sempat ada sedikit masalah tapi masih eksis, bahkan beberapa minggu maren MLRS yg katanya trouble live firing
yg mesti diutamakan KUALITAS dan DAYA TAHAN, krn kita semua punya pengalaman dengan MADE in CHINA… murah stok melimpah dan cepat rusak spy repeat order lancar…
ya cina rantai pasokannya lokal, barat dapat bahan buat f-35 juga dari sini, ya kalau cina mau f-35 lumpuh ya tinggal blokir aja pasokan ini, cuman ya mereka kehilangan keuntungan dari sektor ini minusnya, karena berbeda dengan rusia yang lebih sedikit SDAnya ya cina bisa lebih mampu untuk membuat pesawat high tech, terlebih juga didukung oleh level teknologi dan kualitas SDM yang terus berkembang selama bertahun tahun
amerika,barat bisa gila mendengar ini. cina bisa memiliki 100 ribu pesawat tempur dalam sekejap.. bisa menyeramkan jika mereka menghantui memutari wilayah LCS ..