Kemampuan tempur dari Combat Boat 90 (CB90) kini semakin terdongkak, setelah kapal serbu cepat produksi Saab, Swedia ini, sukses dalam uji coba instalasi dan peluncuran jenis senjata baru. Jenis senjata yang dimaksud adalah torpedo ringan – Torpedo 47 (Tp 47). (more…)
Bagi armada kapal selam Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy/RAN), torpedo canggih MK48 bukan barang baru, lantaran senjata bawah laut ini telah mencapai kesiapan operasional pada tahun 2006. Masih diproyeksi sebagai senjata andalan pada kapal selam diesel listrik Collins class, Australia dikabarkan akan melakukan pesanan tambahan atas torpedo MK48. (more…)
Selain kapal perusak (destroyer), lawan serius dari kapal selam tak lain adalah wahana udara anti kapal selam, sebut saja seperti pesawat intai maritim dan helikopter dengan kemampuan anti kapal selam (AKS). Bila selama ini kapal selam lebih memilih manuver untuk menghindari deteksi, maka Jerman punya rencana untuk memberi kemampuan kapal selam untuk menyerang helikopter AKS secara langsung. (more…)
Torpedo F21, jenis torpedo berat (heavy torpedo) yang juga ditawarkan sebagai sistem senjata pada kapal selam Scorpene class Indonesia, belum lama ini diuji tembak. Bukan berlangsung di Indonesia, pada 14 Desember 2024, F21 produksi Naval Group diluncurkan dari kapal selam serang nuklir Angkatan Laut Perancis (Marine Nationale) dengan menyasar target berupa eks korvet A69 Premier-Maître L’Her. (more…)
Hari ini dalam sejarah, bertepatan dengan 7 Desember 1941, adalah momen besar dalam babak perang dunia kedua, yakni Jepang berhasil melakukan serangan mendadak ke Pearl Harbor menggunakan strategi yang sangat terencana dan detail untuk menghindari deteksi dini oleh Amerika Serikat. Jepang dalam serangan ini menjalankan Operasi Z, di mana serangan direncanakan dengan tingkat kerahasiaan ekstrem. Hanya sedikit pejabat tinggi yang mengetahui detail operasinya. (more…)
Belum diketahui persis materi latihan bersama (Latma) “Orruda 2024” antara Angkatan Laut Rusia dan Angkatan Laut Indonesia. Namun, dari pengerahan tiga korvet stealth Steregushchiy class berikut satu kapal selam Improved Kilo class dengan satu kapal tanker, maka materi latihan tempur laut mungkin akan cukup komprehensif, termasuk di dalamnya latihan peran anti kapal selam. (more…)
Selain torpedo dan rudal anti kapal, pada kapal selam modern juga lazim meluncurkan sinyal dan umpan (signal and decoy) dari bawah permukaan laut. Bila decoy diluncurkan untuk mengecoh serangan torpedo lawan dengan bubbles dan gema palsu, maka perangkat sinyal (submarine signaling device) berupa tabung berukuran kecil diluncurkan ke permukaan untuk tujuan non lethal (more…)
Meski kapal selam Scorpene class dapat meluncurkan beragam merek torpede berat (heavy-weight torpedo) dengan kaliber standar NATO 533 mm, namun pihak manufaktur tentu berharap agar setiap Scorpene class yang diekspor dapat menggunakan jenis torpedo yang diproduksi oleh Naval Group. Dan torpedo yang dimaksud adalah F21, yang kini telah digunakan oleh Angkatan Laut Perancis, Brasil dan rencananya India. (more…)
Proses pelepasan Exocet SM39 dari Véhicule Sous Marin (VSM).
Meski secara teori dapat dilakukan oleh kebanyakan kapal selam modern, namun faktanya, tidak dengan mudah negara operator kapal selam mampu mengoperasikan dan meluncurkan rudal jelajah yang dilepaskan dari kapal selam (submarine launched). Sebagai ilustrasi, di Asia Tenggara, baru Angkatan Malaysia dengan kapal selam KD Tunku Abdul Rahman (Scorpene class) pernah meluncurkan Exocet SM39 Block 2 saat Exercise Taming Sari 2021. (more…)
Rudal anti kapal Exocet MM40 Block 3 meluncur dari KCR 60M.
Dalam gelaran Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) 2024 yang dilaksanakan di wilayah perairan Laut Bali dari tanggal 8 sampai dengan 9 Mei 2024, TNI AL menyatakan telah sukses melaksanakan penembakkan sejumlah senjata khusus. (more…)