Category: Roket

Skadron Udara 15 Uji Tembak Roket WAFAR, Apa Bedanya dengan Roket FFAR?

Meski saat ini baru dalam proses dilengkapi radar, namun tingkat kesiapan pesawat tempur taktis T-50i Golden Eagle Skadron Udara 15 terus dijaga. Mulai dari latihan terbang malam, sampai penempatan flight di wilayah perbatasan dilakoni secara rutin oleh penerbang tempur pada pesawat yang menyandang label lead in fighter trainer ini. Aktivitas rutin penerbang di skadron ini pun dapat dilihat publik pada akun Instagram @skadronudara15official. (more…)

Norinco PF-89: Roket Anti Tank/Bunker Disposable, Dikabarkan Dimiliki Indonesia

Sampai saat ini memang belum ada foto yang memperlihatkan penggunaan senjata anti tank ini oleh militer Indonesia. Namun, situs Wikipedia.org menyebut PF-89 sebagai salah satu dari sekian ragam senjata anti tank yang digunakan oleh TNI AD. PF-89 adalah senjata anti tank tanpa pemandu, alias roket. Dirancang sejak dekade 80-an, PF-89 yang diproduksi China North Industries Group Corporation (Norinco) mempunyai prinsip sebagai senjata anti tank disposable. (more…)

Smokewinder: Pertunjukan di Udara Serasa Belum Lengkap Tanpa yang Satu Ini

Siapa yang tak suka melihat demo aerobatik dan terbang manuver dari pesawat tempur. Dibalik atraksi memukau yang kerap disuguhkan para penerbang TNI AU, ada satu perangkat yang cukup penting dalam pertunjukan udara tersebut. Inilah yang disebut sebagai Smokewinder, sosok yang memang mirip rudal udara ke udara AIM-9 Sidewinder dan ditempatkan pada bagian wingtip. Sesuai namanya, Smokewinder tidak bisa meluncur, melainkan memancarkan asap guna memperindah visual pertunjukan udara. (more…)

Tornado-G: Berhulu Ledak Lebih Tinggi, Inilah Sistem MLRS 122mm Terbaru dari Rusia

Dalam jagad alutsista TNI, nama MLRS (Multiple Launch Rocket System) RM70 Grad dan Vampire miliki Resimen Artileri Korps Marinir jelas punya tempat tersendiri, maklum dengan diluncurkannya 40 roket kaliber 122 mm secara salvo, maka sasaran seluas 3 hektar akan luluh lantak dari jarak 20 km. Dengan daya gempur yang tinggi, beberapa orang menjuliki RM70 sebagai alutsista paling lethal dalam dunia artileri di Indonesia. (more…)

Peluncur Roket 70mm dengan Sistem Mekatronik

Teknologi peluncur roket, khususnya pada segmen MLRS (Multiple Launcher Rocket System) pelan-pelan telah dikuasasi, meski masih dalam koridor prototipe, peluncur roket FFAR (Folding Fin Aerial Rocket ) 2,75 Inchi kaliber 7 0mm towed (tarik) dan peluncur roket balistik R-Han 122B versi self propelled dengan platform truk telah dirilis ke hadapan publik. Namun, peluncur roket dengan teknologi mekanika elektronik (mekatronik) terbilang masih langka dalam penelitian litbang pertahanan. (more…)

[Video] Intip Lebih Dekat Kendaraan Peluncur Roket R-Han 122B

Sosoknya yang tampil beda memang langsung membetot perhatian jagad netizen, apalagi truk dengan desain futuristik ini seperti dijelaskan mengemban peran sebagai self propelled MLRS (Multiple Launcher Rocket System). Tampak Muka sebagai panser Anoa, sementara tampak bagian tengah dan bagian peluncur desainnya laksana M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) yang digunakan AD Singapura. Tak pelak ransus (kendaraan khusus) yang disebut sebagai Kendaraan Peluncur Roket MLRS R-Han 122B ini menarik perhatian pada awal Februari 2018 lalu. (more…)

RIMPAC 2018: Marinir AS Jajal Penembakan RPG-7 Korps Marinir TNI AL

Selain dipadatkan dengan latihan artileri medan, Kompi Korps Marinir dalam RIMPAC (Rim of Pacific) 2018 yang terdiri dari pasukan infanteri juga menggelar latihan bersama dengan Marinir Tuan Rumah (USMC). Salah satu silabus dalam latihan tersebut adalah penggunaan Senjata Bantu Infanteri (Senbanif). Dari beragam Senbanif TNI, Korps Marinir punya ciri khas tersendiri, yaitu bekal RPG (Rocket Propelled Grenade)-7, yang dalam laga RIMPAC 2018 dilakukan uji tembak dan pengenalan kepada Marinir AS di Pusat latihan US Army di Pohakuloa Training Area, Hawaiian Island, Hawaii, Amerika Serikat, Jumat (20/7/2018). (more…)

Jet Tempur TNI AU Jajal BLA-25: Bom Latih Asap dengan Ukuran Mungil

Latihan penembakkan dari udara ke permukaan sudah barang tentu jamak dilakukan oleh para pilot fighters TNI AU. Mulai dari penembakkan beragam jenis rudal, kanon, dan bom sudah dijalani. Seperti yang paling baru dilalukan adalah pelaksanaan latihan “Weapon Delivery” yang dilakukan Hawk 109/209 Skadron Udara 12 dan F-16 C/D Block52ID Lanud Roesmin Nurjadin. Yang digadang sebagai materi penembakkan kali ini adalah sosok bom latih asap berukuran imut BLA-25 dan roket FFAR (Folding-Fin Aerial Rocket). (more…)