Category: Radar

Thomson TRS-2215/TRS-2230: Radar Andalan Pertahanan Udara RI Era 80-an

F-5E tiger dan Radar Thomson TRS-2215
F-5E tiger dan Radar Thomson TRS-2215

Pasca pecah kongsi antara Indonesia dan Uni Soviet di tahun 1966, membawa implikasi pelik bagi konfigurasi alutsista di Tanah Air. Khususnya di lingkungan TNI AU, hampir semua alutsista asal Uni Soviet dan Eropa Timur harus di grounded lantaran ketiadaan pasokan suku cadang. Kalaupun ada yang masih bertahan hingga tahun 70-an, seperti jet tempur MiG-21 dan pembom Tu-16, tak lain hanya mengandalkan pola kanibalisasi suku cadang. (more…)

TH-5711 Smart Hunter: Radar Pemandu Rudal Paskhas TNI AU

Bila dirunut kebelakang, nampak TNI kian fokus pada kelengkapan rudal anti serangan udara (SAM/surface to air missile) dengan basis MANPADS (man portable air defence systems).  Ini bisa dilihat dari hadirnya sista rudal Bofors RBS-70, Strela, Mistral, Grom, dan QW-3. Dengan basis MANPADS, rudal dapat dioperasikan secara mandiri oleh satu atau dua orang awak, atau dalam beberapa platform dapat diintegrasikan dengan pola penembakkan otomatis dalam suatu sistem peluncur, dalam hal ini adalah Mistral berpeluncur Tetral dan Grom dengan peluncur Poprad. (more…)

Sewaco: Sistem Senjata Terpadu Armada TNI AL

KRI Diponegoro 365, salah satu kapal perang TNI AL dengan Sewaco mutakhir
KRI Diponegoro 365, salah satu kapal perang TNI AL dengan Sewaco mutakhir

Kecanggihan pesenjataan suatu kapal perang dapat diukur dari sistem Sewaco (Sensor, Weapon, and Command) yang menyertainya. Sistem Sewaco kapal perang dipusatkan pada ruang PIT (pusat informasi tempur) , yang juga merupakan pusat pengendalian kapal atau lazim disebut pos komando umum. Di ruang PIT atau disebut juga sebagai Combat Information Center (CIC), terdapat berbagai peralatan yang diawaki oleh beberapa operator, termasuk di dalamnya komandan kapal. Peran komandan kapal adalah memimpin dan mengendalikan kapal dalam menyikapi berbagai ancaman. (more…)

C-MOV: Kepanjangan Mata Kohanudnas

cmov-3

Perangkat yang satu ini bukan tergolong alutsista, tapi jangan salah C-MOV (Central Monitoring and Observation Vehicle) adalah perangkat penunjang tempur andalan Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas). Dioperasikan oleh Satkomlek (Satuan Komunikasi Elektronik) TNI AU, kendaraan dengan cat loreng biru ini mengemban peran sebagai alat komunikasi dan pengendalian, penunjang perang elektronika, serta memonitoring keadaan dan situasi udara di wilayah Indonesia. (more…)

Meneropong Kekuatan Rudal Singapura

F-16 D Block 52 AU Singapura
F-16 D Block 52 AU Singapura

Dari segi geografis, negara pulau dengan luas daratan 704 Km2 ini menjadi negeri dengan luas wilayah termungil di Asia Tenggara. Tapi untuk urusan lainnya, seperti industri, ekonomi dan kemiliteran, Singapura jadi negara yang terkuat saat ini di kawasan Asia Tenggara. Arti terkuat disini dilihat dari keragaman alat perang serta kecanggihan yang menyertai. (more…)

Giraffe : Radar Intai Mobile Arhanud TNI AD

Radar Giraffe Arhanud TNI AD

Dalam menangkal upaya penyusupan serta serangan dari pesawat tempur lawan, kesatuan artileri pertahanan udara (Arhanud) mutlak membutuhkan dukungan radar untuk pengintaian dan pengendali pertempuran. Begitu juga halnya dengan sista (sistem senjata) rudal yang dioperasikan oleh TNI AD. Dari beragam rudal anti serangan udara yang dimiliki TNI AD, kesemuanya jelas memerlukan kehadiran radar, termasuk rudal manpad (rudal panggul) sekalipun idealnya memerlukan informasi taktis berupa panduan dari tim radar. (more…)