Category: Meriam

Roem/Sigma 155mm – Self Propelled Howitzer Generasi Terbaru Israel

Di masa mendatang, artileri medan Israel akan mengusung self propelled howitzer berbasis roda ban, menggantikan self propelled howitzer berbasis roda rantai. Persisnya, Armed Negeri Yahudi itu akan mengadopsi Roem/Sigma 155 mm self-propelled howitzer (SPH) yang didasarkan pada sasis truk militer Oshkosh 10×10 buatan Amerika yang dimodifikasi dengan kabin lapis baja di bagian depan yang dapat memberikan perlindungan balistik dan ranjau bagi awaknya. (more…)

Dapatkan Alih Teknologi dari Korea Selatan, Mesir Produksi Fire Control System K9 Self Propelled Howitzer

Seperti diwartakan sebelumnya, Hanwha Defense dari Korea Selatan berhasil meraih kontrak pengadaan alutsista ‘berat’ ke salah satu negara di Afrika, yakni penjualan self propelled howitzer K9 Thunder ke Mesir senilai lebih dari 2 triliun won (US$1,65 miliar) dan menandai untuk pertama kalinya K9 dijual ke pelanggan di Afrika. Seperti pada lazimnya kontrak pertahanan dalam nilai besar, Korea Selatan juga memberikan transfer teknologi, dan dipastikan paket self propelled howitzer tracked K9 akan dibuat secara lokal di Mesir. (more…)

Nexter dan Thales Rilis Desain Akhir RapidFire – Meriam Kapal Kaliber 40mm Generasi Terbaru

Apa jadinya bila dua manufaktur persenjataan kampiun asal Perancis berkolaborasi, hasilnya bisa diperkirakan bakal berkualitas tinggi. Seperti Nexter Systems dan Thales yang telah merilis desain akhir untuk naval air defense system di segmen kaliber 40 mm. Kedua perusahaan yang juga dikenal sebagai pemasok alutsista untuk TNI itu, mengharapkan pengiriman produk yang disebut sebagai RapidFire, dapat dilakukan untuk Angkatan Laut Perancis dalam beberapa bulan ke depan. (more…)

Northrop Grumman Rayakan Pengiriman Ke-100.000 GPS Guided Kits, Ubah Munisi Artileri 155mm Konvensional Menjadi Berpresisi

Perang bak dua mata pisau, satu sisi melahirkan nestapa, namun pada sisi lain menjadi berkah bagi manukfaktur senjata. Dari sekian banyak manufaktur atau vendor yang mendapatkan ‘kue’ dari melonjaknya anggaran pertahanan adalah Northrop Grumman. Kali ini bukan tentang produksi radar, rudal atau pesawat pembom, melainkan Northrop Grumman merayakan telah mengirim 100.000 kit berpemandu GPS (GPS guided kits) untuk dipasangkan pada munisi artileri konvensional (tanpa pemandu). (more…)

Angkatan Darat Filipina Kerahkan Self Propelled Howitzer Atmos untuk Operasi Militer di Mindanao

Tak hanya digunakan saat parade atau latihan rutin, ada kabar bahwa angkatan bersenjata Filipina akan menggunakan salah satu alutsista terbarunya untuk berperang, mengatasi separatis bersenjata di dalam negeri. Dikutip dari Philippine News Agency – na.gov.ph (22/9/2022), Angkatan Darat Filipina pada hari Rabu lalu mengadakan upacara pengiriman dua baterai atau delapan unit self propelled howitzer 155mm Autonomous Truck Mounted Howitzer System (Atmos) 2000 yang baru dibeli dari Soltam Systems (Elbit Systems), Israel. (more…)

Korea Selatan Kembangkan GGRM-5 – Munisi Berpemandu untuk Meriam Kapal Perang dengan Jarak Tembak 100 Km

Meski strategi peperangan di lautan telah berkembang begitu pesat, namun kemampuan tembakan meriam kapal sebagai elemen fire power tak bisa dikesampingkan, pasalnya meriam kapal akan terus hadir mengikuti rekam jejak pengembangan teknologi sistem senjata di kapal perang itu sendiri. Dan bicara tentang meriam tentu tak bisa dilepaskan dari jenis dan kemampuan munisi yang dapat dilontarkannya. Salah satunya adalah kemampuan meriam kapal untuk melepaskan munisi pintar, selain punya akurasi tinggi berkat sistem pemandu, munisi pintar juga punya jangkauan tembak yang ekstra jauh, bahkan bisa mencapai ratusan kilometer. (more…)

Malaysia Pilih “Eva” 155mm/52 – Self Propelled Howitzer di Platform Truk Tatra 6×6

Slovakia terbilang maju dalam pengembangan senjata artileri medan, diberi nama laksana wanita cantik, di Slovkia kini setidaknya Zuzana dan Eva. Yang tak lain keduanya adalah jenis self propelled howitzer atau howtizer swagerak di kaliber 155 mm. Zuzana nama lengkapnya adalah Zuzana 2000 8×8 buatan ZTS Defence, sementara Eva adalah self propelled howitzer (SPH) yang dipasang di truk 6×6 dan dibuat oleh Konstrukta Defence. Tentang jeng Zuzana telah kami kupas pada artikel terdahulu, yang lengkapnya dapat Anda baca pada tautan di bawah ini. (more…)