Category: Kanon

PIT-Radwar AG-35, Kanon Hanud Model Tarik untuk Pertahanan Titik

Selain diperlihatkan sosok radar pasif mobile PET-PCL, dalam lawatan delegasi militer Indonesia ke markas PIT-Radwar di Warsawa, juga turut di pamerkan sosok kanon pertahanan udara (hanud) jenis AG-35 kaliber 35 mm. Kanon yang masih dalam tahap uji coba ini digadang sebagai bagian dari Short Range Air Defence (SHORAD), dimana kelak akan difungsikan untuk bersinergi dengan rudal MANPADS (Man Portable Air Defence) Grom yang diluncurkan dari platform POPRAD, jenis rudal dan peluncur yang juga telah lama digunakan oleh Arhanud TNI AD. (more…)

Aselsan CIWS: Kanon Reaksi Cepat Laras Ganda untuk Hanud di Kapal Perang

Beberapa waktu lalu jagad alutsista nasional diramaikan dengan kabar instalasi kanon reaksi cepat – CIose In Weapon System (CIWS) Oerlikon Millennium Naval Gun 35 mm di frigat KRI RE Martadinata 331. Dan nun jauh di utara Indonesia, tepatnya di International Defence Industry Fair (IDEF) 2019, Negara Ottoman resmi merilis kanon serupa dengan kemampuan serupa Millennium Gun, yaitu Aselsan CIWS, berupa kanon reaksi cepat laras ganda kaliber 35 mm yang digadang untuk penempatan di kapal perang. (more…)

Akhirnya! PKR Martadinata Class Mulai Dipasangi Peluncur Rudal Mica dan Kanon Millenium

Sumber: Instagram military_buzz

Foto Perusak Kawal Rudal KRI RE Martadinata 331 dengan tenda biru pada bagian haluan telah beredar luas di media sosial. Dengan posisi tenda yang menutupi area peluncur rudal hanud VLS (Vertical Launch System) dan area dudukan kanon reaksi cepat di depan anjungan, membuat publik menduga bahwa kapal kombatan andalan Satuan Kapal Eskorta (Satkor) ini tengah dalam proses instalasi kanon CIWS (Close In Weapon Sysrtem) Oerlikon Millenium 35 mm dan rudal hanud jarak sedang Mica VLS. Tapi benarkah dugaan warganet tersebut? (more…)

Mengenal M963 F2, Kanon Kaliber 20mm di Tank AMX-10P IFV Korps Marinir

Belum lama berselang kami telah mengupas sosok ranpur lapis baja AMX-10P Marines yang kini telah dijadikan monumen di depan pintu gerbang Markas Komando Resimen Kavaleri 2 Korps Marinir di Surabaya. Selain menarik perhatian dengan cat loreng khas KKO, disebutkan dapur pacu ranpur amfibi ini masih ‘aktif,’ dan tak kalah menarik perhatian lainnya adalah jenis persenjataan yang tersemat di area kubah yang masih terlihat modern dan kokoh. (more…)

Oerlikon High Energy Laser Gun: Sistem Hanud Masa Depan dari Rheinmetall Defence

Sosok kanon hanud yang satu ini rasanya sudah tak asing bagi kebanyakan netizen di Tanah Air. Lumayan sering dipamerkan, wujud kanon Oerlikon Skyshield besutan Rheinmetall Defence terbilang akrab di mata. Namun, apa jadinya bila wujud kubah Skyshield yang serupa, larasnya diganti dengan jenis senjata lain, bukan lagi kanon konvensional, melainkan senjata futuristik yang awalnya digadang untuk peperangan di luar angkasa, yaitu senjata laser. (more…)

Aselsan SMASH 30mm: Opsi Lain Kanon RCWS untuk Kapal Patroli

Meski kini pasar kanon RCWS (Remote Control Weapon System) untuk kaliber 30 mm di kapal patroli TNI AL dominan dari Leonardo Finmeccanica dengan kanon Oto Melara Marlin WS (Modular Advanced Remotely controlled Lightweight Naval Weapon Station), namun faktnya baru sedikit kanon tersebut yang terpasang, sementara target pengadaan kapal patroli generasi terbaru terus berjalan. Melihat masih adanya peluang, Aselsan, manufaktur persenjataan dari Turki memperkenalkan apa yang disebut SMASH 30 mm. (more…)

Nexter Type 15 Naval Gun – Jadi Senjata Andalan di KP Yudistira 8003

Nexter Type 15A

Berita peresmian kapal patrol Ditpolairud KP Yudistira 8003 membawa keingintahuan tersendiri bagi warganet pecinta alutsista. Selain sosok kapal yang disebut tercanggih dan terbesar yang dimiliki Polri saat ini, adanya sosok senjata yang terlihat ‘unik’ pada bagian haluan kapal, menjadi pertanyaan tersendiri, pasalnya desain casing pada receiver dan laras senjata tersebut belum pernah terlihat pada jenis kapal patroli di Tanah Air. (more…)

Rheinmetall: Indonesia Akan Terima Second Batch Kanon Oerlikon Skyshield di Akhir 2019

Tugas yang dipercayakan kepada Detasemen Pertahahan Udara (Denhanud) Paskhas TNI AU memang tidak mudah, pengamanan maksimal pada Lanud tipe A serta deployment pada beberapa obyek vital nasional, menjadikan fungsi penggelaran sista hanud titik punya tantangan tersendiri. Lepas dari proses pengadaan rudal hanud jarak sedang NASAMS (National Advanced Surface to Air Missile System) yang kini sedang berjalan, tumpuan hanud titik masih dipercayakan pada kombinasi kanon reaksi cepat Oerlikon Skyshield dan rudal Chiron untuk meladeni elemen SHORAD (Short Range Air Defence). (more…)